1 Jemaah Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede Wafat Saat Baru Tiba di Madinah

Merdeka.com - Merdeka.com - Kabar duka menyelimuti kedatangan gelombang pertama jemaah haji di Madinah hari ini, Sabtu (4/6). Satu jemaah kloter satu embarkasi Jakarta Pondok Gede dinyatakan meninggal dunia.

Jemaah atas nama ibu Suhati Rahmat Ali binti Haji Rohmad, usia 64 tahun. Suhati dinyatakan meninggal dunia oleh tim kesehatan tepat pukul 13.30 waktu Saudi. Atau selang dua jam setelah pesawat mendarat pukul 11.30 di Bandara Internasional AMMA Madinah, Saudi. Suhati terbang ke Tanah Suci ditemani suaminya Zainal.

"Untuk kloter JKG 1 tadi ada meninggal atas nama Ibu Suhati binti Haji Rohmad," kata Kepala Daerah Kerja Bandara, Haryanto Sarpin, Sabtu (4/6).

Sebelum kejadian, Suhati dan suami sedang antre proses imigrasi. Tetapi sesaat kemudian, mengaku sakit. Suhati lalu dibawa ke klinik Bandara Madinah dan setelah diperiksa bagian kesehatan dan poliklinik di bandara, beberapa menit kemudian dinyatakan wafat.

Hasil Pemeriksaan Kesehatan

Kepala Pos Kesehatan Bandara, dr Agus Sultoni menambahkan, hasil pemeriksaan menunjukkan Suhati mengalami gangguan irama jantung. Saat dicocokkan, dengan data Siskohatkes, Suhati memang memiliki riwayat sakit jantung, hiperlipidemia dan penyakit faktor usia.

"Saya sempat diperlihatkan rekaman EKG-nya memang ada gambaran irama jantung tidak teratur dan apabila tidak cepat penangananya akan sebabkan kematian," sambungnya.

Agus menambahkan, menurut petugas kesehatan kloter yang mendampingi, sejak perjalanan dari Tanah Air, Suhati tidak menunjukkan gejala sakit. Tetapi saat pesawat telah mendarat, ditambah kemungkinan Suhati juga kurang istirahat sehingga alami kelelahan.

"Jadi langsung pingsan tidak sadarkan diri," jelasnya

Terhadap jenazah Suhati akan ditangani Muassaah Adila. Suami Suhati juga telah mengiklaskan jenazah istri tercinta dilakukan pemulasaraan oleh petugas.

"Akan dimakamkan di Baqi. Adapun suaminya sudah mengikhlaskan dan serahkan ke petugas untuk dilakukan proses pemakaman. Suaminya diantar ke hotel Taba Tower sektor 1," sambung
Haryanto.

Tampak Zainal tak kuasa membendung air matanya. Dia tidak menyangka istri tercinta meninggal dalam perjalanan bersama mereka memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci. Menurutnya, mereka masih sempat bercanda saat menuruni anak tangga pesawat seusai mendarat.

"Ya Allah tadi masih bercanda saat menuruni anak tangga," kata Zainal singkat. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel