1 Mei 2021: 150,9 Juta Orang di Dunia Positif COVID-19, 87,9 Juta Pulih

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Total infeksi Virus Corona COVID-19 di seluruh dunia pada hari Sabtu per pukul 10.30 WIB telah mencapai 150.972.476 kasus, dan 87.926.078 di antaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan data Johns Hopkins University.

Total 3.176.054 orang di dunia tercatat telah meninggal dunia akibat COVID-19, seperti dikutip dari gisanddata.maps.arcgis.com, Sabtu (1/5/2021).

Data Johns Hopkins University juga menunjukkan bahwa India berada di posisi teratas untuk pasien pulih yaitu 15.384.418 lalu disusul Brasil sebanyak 12.991.951.

Infeksi di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar di dunia, telah mencapai 32.345.038

Berikut adalah negara dengan kasus infeksi Virus Corona COVID-19 terbanyak di dunia setelah AS:

India: 18.762.976 kasus.

Brasil: 14.659.011 kasus.

Prancis: 5.677.835 infeksi dan 346.480 sembuh.

Turki: 4.820.591 infeksi dan 4.323.897 orang pulih.

Kemudian di Rusia, 4.750.755 positif COVID-19, dan 4.377.504 sembuh.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

India Catat 385.000 Kasus Baru COVID-19 dalam Sehari

Kerabat dan keluarga membawa jenazah korban virus corona untuk dikremasi di Krematorium Nigambodh Ghat, New Delhi, Kamis dinihari (22/4/2021). India melaporkan 2.023 orang meninggal pada Rabu (21/4), menjadikan hari ITU kematian tertinggi sepanjang kasus muncul pada tahun lalu. (Sajjad HUSSAIN/AFP)
Kerabat dan keluarga membawa jenazah korban virus corona untuk dikremasi di Krematorium Nigambodh Ghat, New Delhi, Kamis dinihari (22/4/2021). India melaporkan 2.023 orang meninggal pada Rabu (21/4), menjadikan hari ITU kematian tertinggi sepanjang kasus muncul pada tahun lalu. (Sajjad HUSSAIN/AFP)

Dilansir AFP, India mencatat 385.000 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir - rekor global baru - dan hampir 3.500 kematian baru, menurut data resmi yang diduga banyak ahli kurang dari jumlah sebenarnya.

Lebih dari 40 negara telah berkomitmen untuk mengirimkan bantuan medis ke India, dengan bantuan militer AS yang membawa lebih dari 400 tabung oksigen, peralatan rumah sakit lainnya, dan hampir satu juta alat tes cepat COVID-19 yang tiba di New Delhi pada Jumat (30/4).

Pandemi COVID-19 di India juga diperparah dengan stok vaksin yang semakin menipis.

Hingga saat ini, hanya pekerja "garis depan" seperti staf medis, orang berusia di atas 45 tahun, dan mereka yang memiliki penyakit mendasar yang telah diberi suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca atau Covaxin buatan Bharat Biotech.

Infografis Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker

Infografis Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Berikut Ini: