1 Provinsi dan 10 Kabupaten Baru Diresmikan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri menetapkan 11 daerah otonomi baru yang terdiri atas satu provinsi dan 10 kabupaten, hari ini, Senin, 22 April 2013. Bersama dengan penetapan itu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi melantik kepala daerah masing-masing.

Pada acara pelantikan, Menteri Gamawan mengingatkan para pejabat sementara kepala daerah baru ini untuk menggunakan anggaran dengan efisien. "Jangan merasa sudah jadi kepala daerah, lalu minta beli mobil seharga Rp 3 miliar," katanya.

Gamawan meminta koordinasi pembagian dana pembangunan bagi daerah otonomi baru dengan wilayah induknya dilakukan secepat mungkin sesuai dengan peraturan. Anggaran dana yang dimiliki daerah baru, ujar Gamawan, harus benar-benar dialokasikan bagi pengembangan wilayah dan kesejahteraan rakyat.

"Hal pertama yang harus dilakukan adalah pembangunan sarana dan prasarana di wilayah masing-masing, demi kepentingan masyarakat," kata Gamawan dalam pidatonya.

Para kepala daerah baru yang dilantik hari ini sifatnya hanya sebagai pejabat sementara. Mereka akan menjabat selama setahun. Namun, kata dia, jika kinerja mereka bagus bukan tidak mungkin jabatan mereka diperpanjang. Sedangkan untuk kelengkapan aparatur negara, Gamawan meminta para kepala daerah baru memanfaatkan pegawai negeri sipil dari wilayah induk, "Tidak perlu ada perekrutan PNS baru," ujar dia.

Pejabat sementara Bupati Pesisir Barat Kherlani menyatakan sepakat dengan instruksi menteri. Kherlani akan berfokus pada penataan organisasi pemerintahan dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. Dia optimistis Kabupaten Pesisir Barat bisa menjadi daya tarik bagi investor. "Potensi pariwisata dan kelautan Pesisir Barat sangat besar. Kalau itu kami kembangkan, dana pembangunan wilayah bisa bersumber dari investasi, tidak hanya bergantung pada anggaran dari wilayah induk," katanya seusai acara pelantikan.

Sebelas daerah yang ditetapkan hari ini merupakan hasil pembahasan dari 19 usulan daerah baru inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat selama periode Oktober hingga Desember 2012. Tujuh daerah sudah diresmikan tahun lalu. Satu-satunya daerah yang belum disahkan adalah Kabupaten Mamuju karena masih dalam proses pembahasan.

Inilah daftar 11 daerah otonomi baru yang ditetapkan hari ini, bersama nama kepala daerahnya:

1. Provinsi Kalimantan Utara, dipimpin Irianto Lambrie;

2. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dipimpin Heri Amalindo;

3. Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, dipimpin Kherlani;

4. Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, dipimpin Endjang Naffandy;

5. Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, dipimpin M.S. Ruslan;

6. Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, dipimpin Mohamad Hidayat;

7. Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, dipimpin Tony Herbiansyah;

8. Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dipimpin Herman Nai Ulu;

9. Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara, dipimpin Arman Sangiaji;

10. Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, dipimpin Edy Budoyo; dan

11. Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, dipimpin Dominggus Mandacan.

PRAGA UTAMA

Topik terhangat:

Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya | Prahara Demokrat

Berita lainnya:

Inilah Formatur Baru Partai Demokrat

Tersangka Bom Boston Ngetwit Setelah Ledakan

Menteri Keuangan Diberhentikan Saat Bertugas di AS

Hari Bumi 2013: Pergantian Musim Google Doodle

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.