1 Tahun COVID-19, Jokowi: Kesehatan Masyarakat yang Utama

Lis Yuliawati, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo turut memaknai satu tahun peristiwa pertama kali kasus positif COVID-19 diumumkan di Tanah Air. Menurut Presiden, kejadian itu yang diikuti kemudian virus tersebut menular dan mewabah atau pandemi menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia.

"Prioritas pemerintah sejak awal pandemi sudah sangat jelas, keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah hal yang utama," kata Jokowi yang menyampaikan perkembangan penanganan COVID-19 di Indonesia lewat siaran virtual, Kamis, 4 Maret 2021.

Jokowi menekankan, pemerintah terus mendorong 3T yakni testing, tracing dan treatment, agar penularan dapat ditekan. Ketiga tindakan itu juga bersamaan dengan kampanye masif 3M, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

Di saat yang sama, lanjut Jokowi, pemerintah berupaya sekuat mungkin menghadirkan vaksin agar cairan antibodi Corona itu segera sampai di Indonesia.

"Saat ini memang semua negara berebut vaksin. Semua negara berebut vaksin. Dan, Alhamdulillah, karena awal-awal kita sudah melakukan pendekatan-pendekatan, baik secara pemerintah ke pemerintah, maupun ke beberapa produsen vaksin. Hingga kini, kita telah memiliki 38 juta dosis vaksin Covid-19. Tiga juta dosis vaksin dalam bentuk sudah jadi dan 35 dalam bentuk bahan baku vaksin," ujar Jokowi.

"Dan, Insya Allah juga di bulan Maret ini akan datang lagi vaksin dari Astra Zeneca sebanyak 4,6 juta dosis vaksin jadi. Artinya, kita bisa mempercepat proses vaksinasi," kata Presiden.

Jokowi menyebut, untuk tahap awal pemerintah memprioritaskan tenaga kesehatan, pekerja publik dan kemudian dilanjutkan masyarakat umum agar mengikuti program vaksinasi.

Presiden juga mendesak, jajarannya supaya mendorong pemerintah daerah menjalankan program akbar tersebut. Setelah vaksin datang dan didistribusikan ke daerah, vaksin diminta oleh Presiden Jokowi tak lama-lama disimpan. Langsung disuntikkan ke tangan masyarakat.

"Agar kita sesegera mungkin dapat membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Karena percepatan vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk mengendalikan laju penularan Covid untuk mengendalikan pandemi ini," kata Jokowi.