10 Akad Aneh antara Pemain Sepak Bola dengan Klub (Bagian II): Kesepakatan Griezmann Bikin Geleng Kepala

Bola.com, Jakarta - Setelah melihat klausul kontrak istimewa dari Ronaldinho hingga Luis Suarez pada bagian pertama, ada lima lagi di bagian kedua ini. Tidak hanya klausul kontrak istimewa untuk pemain sepak bola, tetapi juga ada yang aneh.

Sebelumnya, Cristiano Ronaldo juga pastinya mau menerima pinangan klub Arab Saudi, Al-Nassr karena penawaran istimewa di klausul kontraknya. Kapten Portugal itu menerima kontrak dua setengah tahun yang membuatnya bakal berada di klub itu hingga usia 40 tahun.

Namun menurut Marca, ada juga klausul dalam kontrak bahwa pemenang Ballon d'or lima kali bisa kembali ke Premier League untuk gabung Newcastle United dengan status pinjaman. Penyebabnya, klub Inggris itu didanai oleh perusahaan Arab Saudi.

Tetapi syaratnya tentu saja Newcastel harus tampil di Liga Champions musim depan. Ronaldo juga memegang rekor menjadi pemain pencetak gol terbanyak di Liga Champions dengan 140 gol.

Selain Ronaldo, ada sejumlah pemain sepak bola yang mendapat klausul kontrak istimewa. Pada bagian kedua ini, mari melihat lihat lagi lima pemain yang mendapatkan klausul kontrak istimewa serta aneh.

 

1. Roberto Firmino Dilarang ke Arsenal

<p>Roberto Firmino berbagai gaya (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)</p>

Roberto Firmino berbagai gaya (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Ada cerita di balik klausul kontrak antara Liverpool dan Roberto Firmino yang melibatkan Luis Suarez. The Reds marah saat Arsenal berusaha mendapatkan Luis Suarez pada musim panas 2013.

Ternyata masalah itu langsung berdampak saat Liverpool mendatangkan Roberto Firmino dari Hoffenheim pada musim panas 2015. Arsenal dilarang mendekati sang pemain hingga akhirnya striker Brasil mengikuti jejak Suarez bergabung ke Anfield.

 

2. Guru Memasak

Eintracht Frankfurt berusaha mendatangkan gelandang berusia 21 tahun asal Kongo, Rolf-Christel Guie-Mien, pada musim panas 1999. Klub Jerman itu bertanya kepada sang pemain apa yang dia butuhkan selama memperkuat Frankfurt.

Guie-Mien mengatakan tidak terlalu suka masakan istrinya dan meminta klub untuk mencarikan guru memasak dan membayarnya. Frankfurt langsung meresponsnya dengan memilih guru masak terbaik di Eropa, Delia Smith.

 

3. Tidak Boleh Bermain Ski

Pada 1992 Liverpool mendatangkan pemain asal Norwegia Stig Inge Bjornebye dari Rosenborg. The Reds sadar bahwa calon pemain anyarnya ini punya hobi ekstrem yakni ski jumping.

Tak ingin pemain anyarnya cedera, Liverpool memasukkan klausul Jornebye tak boleh berada dalam jarak 200 yard dari lereng ski. Bayern Munchen seharusnya meniru klausul ini karena Manuel Neuer mengalami patah kaki karena terjatuh dari papan skinya.

 

3. Menit Bermain Antoine Griezmann

Antoine Griezmann - Kemampuan penyerang Atletico Madrid ini dalam mencetak gol seakan memudar. Dari 12 partai yang sudah ia jalani ternyata Griezmann baru mencetak 2 gol di LaLiga. (AP/Manu Fernandez)
Antoine Griezmann - Kemampuan penyerang Atletico Madrid ini dalam mencetak gol seakan memudar. Dari 12 partai yang sudah ia jalani ternyata Griezmann baru mencetak 2 gol di LaLiga. (AP/Manu Fernandez)

Barcelona mengembalikan striker Prancis Antoine Griezmann ke Atletico Madrid dengan status pinjaman. Namun, Blaugrana membuat klausul aneh. Atletico tidak boleh memainkan Griezmann lebih dari 45 menit dalam 14 laga musim ini.

Jika batas itu terlewati, Atletico harus membayar 40 juta euro. Untuk menghindari hal itu manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, hanya memainkan Griezmann dalam 30 menit terakhir pertandingan di awal musim ini hingga akhirnya kedua tim sepakat dengan harga 24 juta euro.

 

5. Stefan Schwarz Dilarang ke Luar Angkasa

Sunderland membayar 4 juta pounds demi mendatangkan Stefan Schwarz dari Valencia pada musim panas 1999 tetapi dengan syarat sang pemain tidak boleh jadi astronot. "Perjalanan luar angkasa akan membuat kontrak dihentikan," kutipan dari klausul kontraknya.

"Salah satu penasihat Schwarz, memang, mendapat salah satu tempat di penerbangan komersial. Dan kami khawatir dia mungkin ingin membawa Stefan bersamanya," Kepala eksekutif Sunderland pada saat itu John Fickling kepada BBC.

Sumber: Mirror