10 Bek Paling Memesona di Pentas Liga Inggris Sepanjang 2020 (Bagian 1): Ledakan Kyle Walker dan Ben Chilwell

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Tahun 2020 adalah tahun yang unik bagi dunia. Seperti halnya kompetisi-kompetisi Eropa lainnya, Liga Inggris (Premier League) juga mengalami sejumlah penyesuaian menghadapi dampak pandemi COVID-19.

Pentas kompetisi ditangguhkan selama tiga bulan antara Maret dan Juni sebelum musim 2019-20 berakhir pada bulan Juli, dengan Liverpool memenangkan gelar Premier League pertama mereka setelah mengumpulkan 99 poin. The Reds unggul 18 poin dari rival terdekat mereka Manchester City sekaligus mengkahiri puasa gelar liga selama 30 tahun.

Liverpool juga berada di puncak klasemen Liga Inggris 2020-2021 pada periode Natal tiga tahun berturut-turut.

Virgil van Dijk dengan suara bulat didapuk sebagai bek terbaik (juga pemain terbaik) di Premier League 2019-2020. Tetapi sang pemain Liverpool itu kehilangan mahkotanya tahun ini karena cedera berat yang membuatnya kemungkinan menepi hingga akhir musim ini.

Situs Sportskeeda memilih 10 bek terbaik di pentas Premier League sepanjang tahun 2020. Uniknya daftar didominasi bek sayap, hal yang jarang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Berikut ini bagian pertama dari ulasan daftar terbaik yang akan membahas pemain yang ada di posisi 10 hingga 6.

10. Jan Bednarek

Striker Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez, berebut bola dengan bek Southampton, Jan Bednarek, pada laga lanjutan Liga Inggris di Molineux Stadium, Selasa (24/11/2020) dini hari WIB. Wolverhampton imbang 1-1 menghadapi Southampton. (AFP/Andrew Boyers/pool)
Striker Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez, berebut bola dengan bek Southampton, Jan Bednarek, pada laga lanjutan Liga Inggris di Molineux Stadium, Selasa (24/11/2020) dini hari WIB. Wolverhampton imbang 1-1 menghadapi Southampton. (AFP/Andrew Boyers/pool)

Southampton saat ini bertengger di posisi ketujuh klasemen di Premier League. Mereka hanya berjarak tiga poin dari Leicester City yang berada di posisi kedua.

Bersama dengan Jannik Vestergaard, Jan Bednarek telah membentuk kemitraan kuat di lini belakang yang telah membantu tim Ralph Hassenhuttl.

Setelah dua pertandingan pertama mereka musim ini, di mana mereka kalah dan kebobolan enam gol, Southampton berhasil menemukan keseimbangan antara serangan dan pertahanan mereka.

Bednarek selalu hadir di starting XI Southampton musim ini, memungkinkan Hassenhuttl membawa stabilitas ke Saints musim ini. Bahkan di paruh kedua musim lalu, Southampton yang sempat tercecer di zona degrafasi kemudian bangkit untuk finis di urutan ke-11. Soton sempat digebuk Leicester City 0-9!

Duo Jan Bednarek dan Vestergaard musim ini tampil lebih solid. Kukuhnya lini belakang membuat The Saints bisa mencuat jadi kuda hitam di jajaran papan atas.

9. Kyle Walker

Bek Manchester City, Kyle Walker, berebut bola dengan penyerang Olympique Marseille, Nemanja Radonjic, pada laga Liga Champions 2020/2021 di Stadion velodrome, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 3-0 atas Marseille. (AFP/Christophe Simon)
Bek Manchester City, Kyle Walker, berebut bola dengan penyerang Olympique Marseille, Nemanja Radonjic, pada laga Liga Champions 2020/2021 di Stadion velodrome, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 3-0 atas Marseille. (AFP/Christophe Simon)

Seperti Bednarek di Southampton, Kyle Walker adalah pelanggan posisi utama di tim Manchester City asuhan Pep Guardiola. The Citizens memiliki rekor pertahanan terbaik bersama di Liga Inggris sejauh musim ini, dan Walker berkontributor besar untuk pencapaian ini.

Dengan cara City bermain, kehadiran Walker sangatlah monumental. Dia adalah pemain tercepat di lini belakang yang lebih suka naik ke depan. Walker sering ditugaskan untuk memastikan bahwa dia menggunakan kecepatannya untuk mencegah berkembangnya permainan serangan balik lawan.

Kecepatan saat transisi menyerang ke bertahan itu adalah aset terbesar baginya dan telah membantu City dalam banyak kesempatan. Dia akan lebih tinggi dalam daftar ini jika bukan karena serangkaian kesalahan yang membuatnya diganjar penalti yang tidak perlu.

Pertandingan kandang musim ini melawan Leicester City dan Liverpool adalah contoh kasusnya, di mana Walker telah membuat pelanggaran yang tidak perlu yang justru merugikan timnya.

8. Conor Coady

Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo merayakan kemenangan 2-1 atas Arsenal bersama bek Conor Coady usai laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-9 di Emirates Stadium, London, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. (AFP/Catherine Ivill/Pool)
Pelatih Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo merayakan kemenangan 2-1 atas Arsenal bersama bek Conor Coady usai laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-9 di Emirates Stadium, London, Minggu (29/11/2020) waktu setempat. (AFP/Catherine Ivill/Pool)

Tahun 2020 telah menjadi periode transisi bagi Wolverhampton Wanderers, dan di mana peran kapten mereka semakin diperbesar.

Bek sayap kanan Matt Doherty meninggalkan klub untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur. Manajer Nuno Espirito Santo melakukan sejumlah penyesuaian di lini belakang. Wolves yang dikenal doyan memakai skema tiga bek, kini bermain dengan strategi back four.

Conor Coady dapat peran sentral di sistem baru ini.

Kinerja Coady ciamik sejak musim lalu. Terutama saat paruh kedua kompetisi usai periode lockdown.

Wolves klub kuda hitam yang meramaikan perebutan posisi big four musim lalu. Kunci sukses mereka bisa ada di jajaran atas adalah bagaimana mereka kuat dalam bertahan dan kemampuan melakukan serangan balik cepat yang mematikan.

Kemampuan Coady melayangkan umpan diagonal ke sektor depan merupakan aset berharga bagi tim Wolves.

7. Lucas Digne

Pemain Everton, Lucas Digne, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Southampton, Kyle Walker-Peters, pada laga Liga Inggris di Stadion St. Mary's Minggu (25/10/2020). Southampton menang dengan skor 2-0. (AP Photo/Frank Augstein, Pool)
Pemain Everton, Lucas Digne, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Southampton, Kyle Walker-Peters, pada laga Liga Inggris di Stadion St. Mary's Minggu (25/10/2020). Southampton menang dengan skor 2-0. (AP Photo/Frank Augstein, Pool)

Bek sayap kiri asal Prancis satu ini telah menjadi salah satu pemain yang paling diuntungkan dengan kedatangan Carlo Ancelotti di Everton. Lucas Digne menyelesaikan tahun ini dengan sumbangsih delapan assist. Ia merupakan roda penggerak penting di Everton.

Kehebatan Dominic Calvert-Lewin menjebol gawang lawan telah diimbangi dengan kemampuan Digne untuk mengirimkan bola berkualitas ke dalam kotak.

Sang pemain telah didorong ke dalam peran kepemimpinan di Everton dan telah mengenakan ban kapten dalam beberapa kesempatan.

Digne adalah salah satu pemain kunci dalam awal impresif Everton di Premier League musim 2020-21, ketika mereka memenangkan empat pertandingan pertama mereka.

Namun, sejak itu Lucas Digne mengalami cedera yang membuatnya absen selama beberapa minggu terakhir.

6. Ben Chilwell

Bek Chelsea, Ben Chilwell menyundul bola di sebelah penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane pekan ke-10 Liga Inggris 2020/2021 di Stamford Bridge, Minggu (29/11/2020). Derby London antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea berakhir imbang tanpa gol. (Matthew Childs / Pool via AP)
Bek Chelsea, Ben Chilwell menyundul bola di sebelah penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane pekan ke-10 Liga Inggris 2020/2021 di Stamford Bridge, Minggu (29/11/2020). Derby London antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea berakhir imbang tanpa gol. (Matthew Childs / Pool via AP)

Tahun ini terasa campur aduk bagi Ben Chilwell. Benarkah ia layak dilabeli salah satu bek sayap terbaik di pentas Premier League?

Ben tidak tersedia menjelang akhir musim lalu untuk Leicester City karena cedera. Dampaknya buat klub besar. The Foxes gagal mengunci posisi empat besar. Padahal sepanjang musim mereka relatif stabil ada di jajaran tiga besar.

Di musim panas lalu, Chilwell menukar warna biru Leicester dengan biru Chelsea. Ia berjuang keras membuktikan kualitas ke manajer The Blues, Frank Lampard.

Ben menggeser Marcos Alonso yang beberapa tahun terakhir jadi pilihan utama di Chelsea. Dengan kegemaran Lampard menggeber serangan balik dengan mengandalkan full-backnya, kinerja Chilwell sejauh ini tidak mengecewakan. Ia mampu mengemban tanggung jawab yang diberikan pelatihnya.

Ia sudah mengoleksi dua gol, dan tiga assist dalam 11 pertandingan Liga Inggris musim ini.

Sumber: Sportskeeda

Video