10 Broker Pencetak Nilai Transaksi Terbesar pada 20-24 September 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pertumbuhan rata-rata transaksi harian Bursa selama sepekan kemarin (20-24 September 2021) sebesar 1,33 persen menjadi Rp 12,75 triliun, dibanding pekan lalu yang sebesar Rp 12,58 triliun.

Pertumbuhan rata-rata transaksi harian tersebut tidak terlepas dari meningkatnya nilai perdagangan oleh 95 perusahaan broker aktif di Bursa.

Dari 95 broker aktif tersebut, ada 10 broker yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi, dengan nilai minimum transaksi selama sepekan sebesar Rp 3,6 triliun.

Berikut adalah daftar 10 broker dengan nilai transaksi terbesar pada 20-24 September 2021 dikutip dari data BEI, Sabtu (25/9/2021):

1. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesi (YP)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 13,11 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 2.608.400 kali.

2. PT Indo Premier Sekuritas (PD)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 6,77 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 1.558.394 kali.

3. PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia (YU)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 6,59 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 294.860 kali.

4. PT Mandiri Sekuritas (CC)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 6,28 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 1.012.124 kali.

5. PT J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 6,27 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 286.293 kali.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

UBS Sekuritas Indonesia-Maybank Kim Eng Sekuritas

Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

6.PT UBS Sekuritas Indonesia (AK)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 6,11 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 321.917 kali.

7.PT BNI Sekurita (NI)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 4,39 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 499.775 kali.

8.PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 3,72 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 78.647 kali.

9.PT Semesta Indovest Sekuritas (MG)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 3,71 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 328.556 kali.

10.PT Maybank Kim Eng Sekuritas (ZP)

Perseroan mencatatkan nilai perdagangan sebesar Rp 3,60 triliun. Total frekuensi perdagangan melalui broker ini mencapai sebanyak 210.668 kali.

Transaksi harian tertinggi terjadi di akhir pekan, 24 September 2021 yang mencapai sebesar Rp 12,78 triliun. Sementara di awal pekan, Senin, 20 September 2021, nilai transaksi harian tercatat hanya sebesar 9,78 triliun. Nilai transaksi harian terendah terjadi di hari Selasa, 21 September 2021, yaitu sebesar Rp 9,2 triliun. Transaksi tersebut merupakan hasil akumulasi dari 695 saham yang aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Sepanjang sepekan 20-24 September 2021, Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,19 persen ke level 6.144,81 dari pekan sebelumnya 6.133,25.

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel