10 Cara Membuat Toner Sendiri, Segar dan Alami

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Toner termasuk bagian penting dalam skincare. Toner tak hanya membantu mengangkat sisa makeup dan kotoran di kulit, tapi juga membuat kulit lembap setiap saat. Toner bekerja memulihkan kulit dengan kandungan nutrisinya.

Toner membuat wajah bersih dan lembap sehingga dapat menyerap produk skincare lainnya. Toner biasanya berupa cairan yang terlihat dan terasa seperti air. Ada banyak jenis toner yang bisa ditemukan.

Kamu bahkan bisa membuat toner sendiri dengan bahan alami. Bahan seperti lidah buaya hingga teh hijau bisa dijadikan alternatif toner. Toner buatan sendiri ini pastinya lebih terjangkau dan bebas bahan pengawet.

Penting diperhatikan, toner buatan sendiri ini tidak mengandung bahan pengawet. Jadi toner harus disimpan di lemari es dan dibuang setelah 2 hingga 3 hari. Berikut cara membuat toner wajah sendiri, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (19/1/2021).

Cara membuat toner sendiri

Ilustrasi lidah buaya (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)
Ilustrasi lidah buaya (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Lidah buaya

Lidah buaya bisa menjadi toner yang bagus untuk kulit kering. Lidah buaya dapat membantu menghidrasi kulit dan menjaga kulit tetap lembap. Toner lidah buaya ini juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menenangkan kemerahan.

Campur setengah gelas air mawar dan setengah gelas gel lidah buaya. Aduk hingga keduanya tercampur rata. Masukkan campuran ini ke botol dan gunakan ke kulit yang bersih dan kering. Setelah digunakan, kamu bisa menyimpannya di dalam kulkas agar bisa digunakan lagi.

Air mawar

pH kulit bisa menjadi tidak seimbang jika menggunakan pembersih yang terlalu basa atau pengelupas yang terlalu asam. Air mawar secara alami dapat menyeimbangkan pH kulit. Air mawar juga lembut dan melembabkan, dan memiliki aroma yang segar.

Campurkan satu sendok teh air mawar, satu sendik teh witch hazel bebas alkohol, dan satu sendok teh air lemon segar. Masukkan ke botol semprot, dan gunakan sebagai toner wajah. Simpan di kulkas jika ada sisa.

Cara membuat toner sendiri

Ilustrasi cuka sari apel. Sumber foto: unsplash.com/RawPixel.
Ilustrasi cuka sari apel. Sumber foto: unsplash.com/RawPixel.

Cuka sari apel

Cuka sari apel secara alami dapat mengangkat sel kulit mati. Ini dapat membuatnya terlihat lebih cerah dan warna kulit lebih merata. Resep toner dengan campuran teh kamomil dan madu bisa menjadi pilihan yang bagus. Kamomil melawan bakteri tanpa mengubah pH kulit, dan madu menambahkan hidrasi yang baik untuk kulit.

Campur satu gelas air dengan satu kantong teh kamomil, satu sendok teh madu, dan dua sendok makan cuka sari apel. Campur hingga merata dan masukkan ke botol semprot. Gunakan saat dibutuhkan dan simpan di kulkas setelahnya.

Minyak esensial

Minyak esensial bisa menjadi bahan alami untuk membuat toner. Kamu bisa menggunakan minyak esensial apa saja seperti tea tree oil, lavender, atau kamomil. Pastikan untuk mengencerkan minyak esensial dengan minyak pembawa, seperti minyak kelapa, agar tidak membakar kulit.

Minyak esensial bisa memberi wangi alami dan bermanfaat bagi kesehatan kulit. Campur satu sendok teh witch hazel, setengah sendok teh minyak vitamin E, dan tiga tetes minyak esensial kesukaanmu. Masukkan ke dalam botol semprot, gunakan sebagai skincare harian.

Cara membuat toner sendiri

ilustrasi teh hijau/Photo by Jia Ye on Unsplash
ilustrasi teh hijau/Photo by Jia Ye on Unsplash

Teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan yang dapat membantu menetralkan radikal bebas. Plus, teh hijau secara alami memiliki sifat anti inflamasi yang bisa mengurangi kemerahan.

Seduh teh hijau dan biarkan hingga dingin. Campurkan sepertiga seduhan teh hijau dengan tiga sampai empat tetes tea tree oil. Masukkan ke botol dan kocok hingga tercampur. Semprotkan sebagai toner setelah membersihkan wajah.

Teh hijau dan delima

Toner teh hijau dan delima cocok digunakan untuk mencegah penuaan kulit. Teh hijau dan delima kaya akan antioksidan. Antioksidan menetralkan radikal bebas, sehingga kulit tidak terpengaruh oleh kerusakan akibat polusi atau matahari.

Campurkan seperempat gelas teh hijau, seperdelapan gelas jus delima murni, dan seperdelapan gelas air distilasi. Masukkan ke dalam botol, simpan di kulkas sebelum digunakan sebagai skincare harian.

Cara membuat toner sendiri

Ilustrasi timun (sumber: Unsplash)
Ilustrasi timun (sumber: Unsplash)

Timun

Kulit kering bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya kelembapan. Mentimun mengandung lebih dari 90 persen air, yang membuatnya menjadi pelembap yang baik untuk kulit. Dipadukan dengan lidah buaya, timun bisa menjadi toner yang baik untuk kulit kering.

Parut dan saring satu buah timun. Campurkan dengan tiga sampai empat sendok makan gel lidah buaya. Campur air distilasi jika masih terasa kental. Masukkan ke botol semprot dan gunakan dalam keadaan dingin untuk menambah kesegaran wajah.

Air beras

Jika kulit tidak memiliki masalah apapun dan kamu membutuhkan pencerah alami, kamu bisa memanfaatkan air beras. Air beras merupakan bahan sederhana yang banyak terdapat pada produk kecantikan karena memiliki banyak nutrisi dan antioksidan yang dapat diserap kulit.

Rendam tiga sendok makan beras melati dengan seperempat gelas air. Kamu bisa merendamnya selama minimal dua jam dan maksimal semalaman. Saring air beras dan masukkan ke botol semprot. Gunakan semprotan ini sebagai toner untuk menyegarkan wajah.

Cara membuat toner sendiri

Ilustrasi (sumber: Unshplash)
Ilustrasi (sumber: Unshplash)

Lemon

Toner lemon cocok untuk membantu mengurangi bintik atau noda di wajah. Hiperpigmentasi, yaitu bintik hitam akibat jerawat atau kerusakan akibat sinar matahari, sulit untuk dibalik sepenuhnya. Lemon bisa membantu menyamarkan noda ini. Jus lemon mengandung asam alfa hidroksi (AHA) dan vitamin C yang dapat mempercepat pembaruan sel dan pada akhirnya mencerahkan bintik hitam.

Dengan campuran air kelapa, toner ini dapat melembapkan sekaligus menghilangkan noda di wajah. Campur air dari setengah buah lemon dengan tiga sendok makan air kelapa. Tuangkan ke dalam botol semprot dan gunakan sebagai toner setiap hari.

Lidah buaya dan witch hazel

Jika kulitmu berminyak, kamu mungkin memiliki pori-pori yang besar atau terlihat jelas. Menggunakan toner yang mengandung witch hazel dapat membantu mengecilkan ukuran pori untuk sementara, karena witch hazel adalah astringent kuat yang dapat membantu membersihkan pori-pori.

Dicampur dengan lidah buaya, toner ini bisa sekaligus melembabkan kulit. Campurkan dua sendok makan witch hazel dengan tiga tetes gel lidah buaya. Masukkan ke dalam botol semprot dan gunakan sebagai bagian dari skincare harian.