10 Cara Memulai Bisnis Sendiri dari Nol Hingga Sukses, Perhatikan Tahapannya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara memulai bisnis sendiri memang perlu untuk diketahui. Pasalnya dengan kondisi pandemi saat ini, masyarakat dituntut untuk dapat mencari peluang bisnis sebagai penghasilan yang utama. Dalam berbisnis diperlukan sedikit wawasan atau teori untuk memulai atau melakukannya.

Tak hanya sekedar menyiapkan modal dan tahu akan berbisnis apa, ada hal lain yang perlu disiapkan untuk memulai bisnis. Apalagi jika Anda memulainya dari nol atau tak memiliki pengalaman sebelumnya. Jadi perlu untuk mengatahui cara memulai bisnis sendiri agar dapat berkembang dan sukses.

Cara memulai bisnis dari nol agar cepat sukases, butuh untuk memikirkan ide awal, membuka, memperkenalkan, hingga mempromosikan usaha tersebut. Semua itu banyak sekali tantangan dan rintangan yang akan dihadapi oleh pebisnis.

Untuk lebih rincinya, berikut ini ada beberapa cara memulai bisnis sendiri yang perlu Anda ketahui yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (4/8/2021).

Cara Memulai Bisnis Sendiri

Ilustrasi renaca bisnis (iStockphoto)
Ilustrasi renaca bisnis (iStockphoto)

Ada beberapa cara membulai bisnis mulai dari nol hingga sukses yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

1. Persiapkan Model Bisnis yang Akan Dijalankan

Cara memulai bisnis yang pertama adalah mempersiapkan model bisnis yang akan dijalankan. Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan Anda jalankan nanti. Anda bisa mulai mencari tahu informasi tren bisnis yang sedang berkembang. Membangun bisnis bisa diibaratkan seperti bepergian. Pastinya Anda harus memiliki tujuan, alasan, kendaraan, persiapan akomodasi, jalan alternatif, serta plan a-b-c hingga z.

2. Matangkan Rencana

Cara memulai bisnis yang selanjutnya adalah mematangkan rencana. Nah, ide bisnis yang abstrak sebelumnya, perlu dibuat lebih konkret sebelum benar-benar dieksekusi. Untuk itu, Anda dapat melakukan beberapa langkah awal yang paling krusial, sebagai berikut:

a. Buat Bisnis Plan

Tulis semua tentang bisnis Anda. Meliputi tiga hal di poin sebelumnya, budget, target pemasukan, strategi pemasaran, dan segala hal yang menjadi pedoman agar bisnis Anda bisa berkembang.

b. Hitung Modal

Hitung anggaran awal untuk membangun bisnis, berapa perkiraan budget operasional yang dibutuhkan, biaya legalisasi, penghitungan pajak, serta target dan estimasi keuntungan.

c. Riset Pasar

Analisis siapa saja yang akan menjadi konsumen. Misalnya, membuat kuesioner, survey, dan lihat riset dari lembaga resmi. Dari sana, Anda bisa tahu inovasi apa yang dibutuhkan konsumen.

d. Kenali Buyer Persona

Tentukan siapa target konsumen Anda dan buat profil konsumen seolah-olah nyata.

e. Buat Customer Journey

Bangun strategi bagaimana tiap buyer persona tahu bisnis Anda, mengenal brand, melihat produk, dan akhirnya membeli produk Anda.

f. Ukur Kekuatan Kompetitor

Buat list kompetitor Anda, lalu bandingkan plus dan minus mereka dengan bisnis Anda. Lihat apa saja kekurangan yang Anda tidak punya dan perbaiki hal tersebut.

g. Cari Supplier Terpercaya

Pastikan Anda bekerja sama dengan supplier terbaik untuk menyuplai bahan baku produk atau layanan Anda. Misalnya, dari segi harga, kualitas barang, kecepatan dan ketepatan supply, dll.

h. Buat Alur Produksi

Dari bahan mentah hingga menjadi layanan atau produk siap jual, harus memiliki alur yang jelas dan ringkas.

i. Rencana Promosi

Buat marketing plan agar dapat menyusun strategi marketing dengan mudah kedepannya.

j. Tentukan Target

Baik dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Tujuannya, agar bisnis Anda punya tujuan utama dan tidak stuck ketika satu target terpenuhi.

3. Memaksimalkan Branding

Cara memulai bisnis yang selanjutnya adalah memaksimalkan branding. Strategi awal yang paling manjur adalah go online. Sebab konsumen offline akan melakukan pencarian produk secara online sebelum melakukan pembelian. Cara ini juga bertujuan agar buyer persona familiar dengan kehadiran bisnis Anda. Hal itu dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

a. Bangun Brand Identity

Buat logo yang khas dan mudah diingat, typography, warna dominan, template visual, dan desain website.

b. Buat Website

Website dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, menjadi pusat transaksi/toko online, media press release, sarana customer support, media pemasaran dan branding, dan etalase produk.

c. Optimalkan Media Sosial

Buat akun resmi bisnis di berbagai media sosial. Seperti Instagram, Facebook, Twitter, LinkedIn, Tik Tok, dll. Ini berguna ketika nanti Anda masuk ke tahap marketing.

d. Integrasikan ke Akun Ecommerce

Agar produk Anda nantinya mudah diraih konsumen, integrasikan semua akun media sosial dan website ke ecommerce. Seperti, Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lainnya.

4. Produksi

Cara memulai bisnis yang selanjutnya, Anda sudah dapat memulai tahap produksi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

a. Tetapkan standar kualitas produk atau layanan. Misalnya, bahan dasar, komposisi, keunggulan produk, model, dll;

b. Tentukan supplier, vendor, dan stakeholder lainnya untuk mewujudkan ide produk;

c. Mulai produksi untuk peluncuran produk dan setidaknya stok selama satu bulan pertama. Pertimbangkan juga produksi cadangan jika launching produk sukses;

d. Benahi website. Seperti setting platform toko online, payment gateway, tema website, membuat landing page, SEO, dll;

e. Lebih aktif di semua media promosi. Gencarkan promosi, brand awareness, jadwalkan launching, dll;

5. Lancarkan Strategi Marketing

Marketing adalah cara untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Harapannya, bukan hanya kenal, tetapi juga familiar dan menjadi pelanggan. Terdapat berbagai cara untuk mempromosikan bisnis Anda. Salah satunya dengan media sosial. Selain media sosial, Anda juga dapat memaksimalkan digital marketing. Seperti, Google Bisnisku, email resmi, SEO, SEM, dll.

Cara Memulai Bisnis Sendiri

Ilustrasi bisnis kreatif (sumber: Pixabay)
Ilustrasi bisnis kreatif (sumber: Pixabay)

Ada beberapa cara membulai bisnis mulai dari nol hingga sukses yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

6. Membuat Customer Experience

Cara memulai bisnis yang berikutnya adalah membuat customer experience. Pada tahap ini kemungkinan produk Anda sudah sedikit banyak laku. Nah, untuk semakin meningkatkan penjualan, yang perlu Anda lakukan adalah memanjakan konsumen. Caranya, Anda dapat menambah variasi metode pembayaran, meningkatkan customer support, live chat 24 jam, memperluas pengiriman, dll. Untuk mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen, Anda dapat membuat kuesioner atau survey. Dari sana, Anda dapat mengetahui hal yang sudah pasti berdampak signifikan bagi bisnis.

7. Tingkatkan Penjualan

Cara memulai bisnis yang selanjutnya adalah meningkatkan penjualan. Tahap ini adalah saat yang tepat untuk lebih mengembangkan bisnis. Misalnya, luncurkan produk atau layanan baru baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan memperkaya variasi produk, sama dengan bisnis Anda naik ke next level. Hal ini juga bisa dibarengi dengan menarik konsumen dengan promosi. Contohnya, menjual paket bundling produk, promo buy 1 get 1, dan yang lainnya.

8. Tancapkan Brand Awareness Lebih Kuat

Cara memulai bisnis yang selanjutnya adalah mengembangkan brand awareness yang lebih kuat. Jangan sampai pelanggan yang sudah susah payah Anda kumpulkan malah hilang satu per satu. Terus bangun awareness dengan cara menguatkan engagement dengan konsumen. Misalnya, mengadakan giveaway, bonus produk tiap belanja dengan minimal transaksi tertentu, menyertakan thank you card, ataupun poin belanja yang bisa ditukar voucher diskon, dll. Begitu pula saat Anda mendapatkan review atau testimoni dari konsumen. Kumpulkan semua review positif dan sebisa mungkin ekspos di website.

9. Manfaatkan Setiap Momen

Ingat selalu bahwa bisnis bisa jadi booming dan redup kapan saja. Maka dari itu, penting untuk mengambil kesempatan dalam setiap momen. Contohnya, berpartisipasi saat ada bazar, event, ataupun perayaan tertentu seperti Black Friday, Harbolnas, dll.

10. Saatnya Ekspansi

Mari flashback sebentar, kalau Anda tetap konsisten melakukan tahapan-tahapan sebelumnya, bukan tidak mungkin bisnis Anda sekarang telah berkembang pesat. Jika Anda merasa keuangan sudah stabil, adanya pelanggan loyal, brand awareness sudah kuat, maka saatnya ekspansi bisnis Anda. Ada beberapa cara untuk memperluas bisnis, yaitu:

a. Reseller

Memberikan diskon 5-10% kepada reseller tidak akan membuat Anda rugi. Percaya deh, keuntungan menanti Anda lewat pesanan mereka!

b. Dropship

Hampir sama dengan reseller, Anda dapat membuka program dropship untuk menambah keran pembelian produk.

c. Offline Store

Sukses dengan online, saatnya bangun toko offline Anda. Tempatkan di lokasi strategis di mana banyak pelanggan Anda berasal.

d. Upgrade ke Cloud Hosting

Bertujuan untuk meningkatkan kapasitas server dan meningkatkan performa toko online. Server ini sangat mumpuni untuk menangani traffic tinggi tanpa kerumitan teknis.

11. Ekspansi Offline dan Terus Evaluasi

Sudah punya toko offline sembari melakukan semua teknik marketing, maka bisnis Anda siap ke next level! Anda bisa mulai membuka franchise dengan beberapa cabang di kota-kota besar. Karena brand awareness yang Anda miliki, sangat mungkin untuk menggaet pasar offline dengan lebih luas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel