10 Cara Mengatasi Keringat Berlebih, Membuat Percaya Diri Meningkat

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Keringat merupakan sesuatu yang umum muncul pada manusia. Keringat merupakan respons fisiologis melepaskan panas tubuh demi menjaga keseimbangan.

Proses berkeringat ini diatur oleh hipotalamus yang ada di otak. Namun, ada beberapa orang yang mengeluarkan minyak atau keringat secara berlebih.

Kondisi tersebut dalam dunia medis disebut dengan hiperhidrosis. Meski tidak berbahaya, keringat berlebih bisa menyebabkan rasa percaya diri menurun.

Pasalnya, baju yang kita kenakan akan mudah basah dan membuat minder ketika bertemu dengan orang lain.

Hal ini membuat banyak orang mencari cara untuk mengatasi keringat berlebih.

Di antara berbagai cara mengatasi keringat berlebihan, penting untuk mengubah pola hidup terlebih dahulu, disertai pengobatan topikal seperti antiperspirant. Jika tidak juga berpengaruh, Anda boleh gunakan suntik botoks atau obat-obatan sebagai pilihan terakhir.

Berikut cara mengatasi keringat berlebih dinukil dari Klikdokter, Sabtu (13/11/2021).

vidio:Teddy Sheringham dan 3 Pemegang Rekor Pencetak Gol Tertua di Liga Inggris

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Ilustrasi kafein. /Photo by Nathan Dumlao on Unsplash
Ilustrasi kafein. /Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

1. Jaga Berat Badan

Saat punya berat badan berlebih atau obesitas, Anda butuh lebih banyak tenaga untuk bergerak sehingga mudah merasa gerah. Maka itu, jaga berat badan tetap ideal, terutama bila Anda yang memiliki kondisi hiperhidrosis.

2. Batasi Konsumsi Kafein

Efek kafein sebagai stimulan otak dapat meningkatkan detak jantung dan merangsang keringat keluar. Oleh sebab itu, kurangi konsumsi kafein, seperti minum kopi, bila Anda punya kecenderungan keringat berlebih.

3. Manajemen Stres

Penting untuk bisa tetap tenang dan mengatur stres dengan baik agar tidak terjadi produksi keringat yang berlebihan. Stres psikologis dapat meningkatkan produksi keringat.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Ilustrasi deodoran. Sumber: Freepik
Ilustrasi deodoran. Sumber: Freepik

4. Menggunakan Deodoran

Menggunakan deodoran dapat disebut sebagai cara mengatasi keringat berlebihan. Deodoran biasanya mengandung garam aluminium.

Saat diaplikasikan ke kulit, bahan ini akan membantu menghalangi keringat. Selain dapat mengontrol keringat, deodoran membantu mengontrol bau.

5. Gunakan Baju yang Mudah Menyerap Keringat

Cara terbaik untuk mengurangi produksi keringat adalah dengan menggunakan pakaian yang ringan. Warna yang lebih terang membantu memantulkan sinar matahari daripada menyerapnya.

Pakaian berwarna putih dapat menjaga Anda tetap sejuk sehingga mengurangi produksi keringat. Namun, Anda dapat memilih warna gelap untuk menyembunyikan munculnya keringat jika terpaksa harus berada di luar ruangan.

6. Hindari Makanan Pemicu

Hindari konsumsi makanan pedas. Tubuh akan bereaksi terhadap makanan pedas seperti menghadapi panas, yaitu berusaha untuk mendinginkan. Kondisi ini akan memicu produksi keringat.

7. Hindari Berada di Tempat Panas

Dalam cuaca panas, akan sangat efektif jika menyalakan kipas angin atau AC. Ide lain yang bisa Anda lakukan adalah menjaga agar tirai jendela tertutup untuk menghalau sinar matahari. Coba untuk tetap berada di tempat teduh, meski berada di luar ruangan.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Ilustrasi mengonsumsi air putih. Credit: unsplash.com/Dylan
Ilustrasi mengonsumsi air putih. Credit: unsplash.com/Dylan

8. Atur Makan dalam Porsi Kecil

Cara mengatasi hiperhidrosis berikutnya adalah dengan makan dalam porsi kecil. Alasannya, saat makan, tubuh Anda akan mengeluarkan panas untuk mencerna makanan.

9. Minum Cukup Air

Minum air putih dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Keringat memainkan peran penting dalam menjaga tubuh Anda tetap dingin di suhu yang panas.

Cara sederhana untuk menjaga suhu tubuh adalah dengan minum cukup cairan. Dengan demikian, tubuh akan mengurangi produksi keringat.

10. Suntik Botoks

Suntik toksin botulinum atau dikenal dengan suntik botoks bisa menjadi pilihan dan cara mengobati keringat berlebihan. Botoks bekerja langsung pada saraf dengan menghambat zat kimia yang menstimulasi keringat.

Tindakan ini perlu dilakukan 1-4 kali dalam satu tahun dengan efek samping dapat berupa kulit kering dan kelemahan otot. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter jika Anda ingin melakukan tindakan ini.

Sumber: Klikdokter.com (Published: 5/1/2021)

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel