10 Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing, Sederhana tapi Efektif

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Cara menghilangkan kutu sangat penting untuk Anda ketahui agar hewan peliharaan Anda tersebut terjaga kesehatannya setiap waktu. Kutu menyebabkan kucing merasa gatal hingga menimbulkan luka pada permukaan kulit.

Dengan mengetahui cara menghilangkan kutu pada kucing, Anda dapat menurunkan risiko kucing terserang berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan sahabat kecil Anda tersebut.

Kutu pada kucing memiliki nama ilmiah Ctenocephalides felis. Kutu biasa tumbuh pada bulu dan permukaan kulit kucing. Parasit ini dapat meloncat dari kucing satu ke kucing lainnya.

Kucing yang memiliki kutu pada tubuhnya ditandai dengan seringnya mereka menggaruk kulit, menggigit kulit, hingga kucing akan terlihat gelisah. Hal tersebut dikarenakan kutu dapat menyebabkan gatal luar biasa.

Kutu kucing tumbuh di mana saja, terutama pada tempat kotor dan penuh debu, di luar rumah maupun di dalam rumah. Dengan itu, coba untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat kucing Anda tinggal.

Selain itu, ada berbagai cara lain yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kutu pada kucing, seperti rutin memandikan dan menyisir kucing.

Berikut 10 cara menghilangkan kutu pada kucing, sederhana, tetapi efektif, seperti dikutip dari Petmd dan Webmd, Senin (19/7/2021).

Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing

Ilustrasi kucing. (pixabay.com)
Ilustrasi kucing. (pixabay.com)

1. Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Jika kucing Anda menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, Anda mungkin akan lebih sulit mengendalikan kutu secara alami karena mereka mungkin tumbuh kuat di halaman (atau di manapun kucing Anda sering berkunjung) dan juga di rumah.

Ketahui bahwa tidak semua metode pengendalian kutu akan berhasil untuk setiap situasi sehingga coba untuk mengurangi aktivitas kucing Anda di luar rumah. Mungkin Anda dapat mengajaknya bermain tali atau lempar bola di dalam ruangan.

2. Mandikan Kucing

Kutu pada kucing biasanya akan senang dan berkembang biak tubuh kucing yang kotor dan jarang dimandikan. Maka itu, rajin mandikan kucing Anda setidaknya dua kali dalam seminggu.

Mandikan kucing Anda dengan air hangat serta menggunakan sampo khusus kutu. Air hangat serta kandungan anti bakteri pada sampo dapat menghindarkan kucing dari tumbuhnya kutu.

3. Menyisir Bulu Kucing

Jika kucing Anda tidak suka air, coba gunakan sisir kutu. Anda perlu memastikan sisir turun mendekati kulit, tetapi Anda harus melakukannya perlahan karena sisir dapat menarik rambut saat Anda menyeretnya.

Saat menyisir, berkonsentrasilah pada area tubuh kucing tempat kutu suka bersembunyi, seperti selangkangan, ketiak, dan pangkal ekor. Juga, sediakan semangkuk air sabun di dekat Anda saat Anda menggunakan sisir sehingga Anda dapat menenggelamkan kutu saat Anda mengeluarkannya.

Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing

Ilustrasi kucing. Credit: pexels.com/Alena
Ilustrasi kucing. Credit: pexels.com/Alena

4. Lakukan Pengecekan Secara Rutin

Apabila teman kecil Anda memiliki riwayat tumbuh kutu pada badan mereka, lakukan pengecekan secara rutin setiap hari. Anda dapat memeriksanya dengan sisir lalu memberikannya bedak atau obat tetes anti kutu dari dokter hewan.

5. Isolasi kucing

Ketika kucing Anda memiliki kutu di tubuhnya, segera isolasi dari kucing atau peliharaan lainnya. Anda bisa menaruhnya di kandang atau ruangan khusus.

Mengisolasi kucing yang kutuan bisa membantu mencegah penularan kutu pada peliharaan lain. Hal itu juga bisa membuat perawatan lebih mudah dan cepat.

6. Cek Kandang Secara Rutin

Kutu dewasa akan bertelur di tempat tidur kucing, jauh di dalam karpet, dan hampir di setiap tempat yang sering dikunjungi kucing Anda. Jadi, Anda tidak akan dapat menyingkirkan seluruh populasi kutu hanya dengan menyisir dan memandikan kucing.

Anda dapat mencoba cara ekstra dengan membersihkan tempat tidur atau kandang kucing setiap saat, bersihkan dengan menjemur atau menyemprotnya dengan semprotan anti kutu.

Cara Menghilangkan Kutu pada Kucing

Ilustrasi kucing. Credit: freepik.com
Ilustrasi kucing. Credit: freepik.com

7. Jauhkan Lingkungan Rumah dari Debu

Jangan lupa untuk selalu membersihkan dan menjauhkan rumah dari debu. Kutu senang berkembang biak pada area yang dipenuhi debu sehingga coba secara rutin membersihkan karpet serta perabotan lain seperti kasur dan sofa dari banyaknya debu.

Anda dapat menyedotnya dengan vacuum cleaner atau mencucinya dengan sabun.

8. Berikan Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa membantu menghilangkan kutu pada kucing. Aplikasikan minyak zaitun pada bulu kucing, biarkan minyak zaitun menembus bulu dan kulit kucing selama 15 menit. Saat minyak menembus rambut, kutu akan pergi dengan sendirinya.

Setelah itu, Anda bisa memandikan kucing dengan sampo biasa dan mengeringkannya. Minyak zaitun mampu mengatasi peradangan atau luka akibat gigitan kutu kucing.

9. Semprotan Air Lemon

Air lemon dipercaya ampuh untuk menghilangkan kutu pada kucing. Caranya, rebus air dengan satu atau dua potong lemon. Dinginkan air lemon selama beberapa jam. Kemudian, saring semua partikel lemon dari campuran dan tuangkan ke dalam botol semprot.

Semprotkan pada kulit dan bulu kucing Anda, pastikan untuk benar-benar membasahi semua bulu. Berhati-hatilah agar air lemon tidak mengenai mata teman kecil Anda.

10. Gunakan Garam

Garam dapat ditaburkan ke karpet dan bekerja sebagai pengering (zat pengering) untuk membunuh telur kutu dan larva jauh di dalam serat karpet.

Namun, garam tidak akan menjadi solusi yang baik bagi yang tinggal di daerah dengan tingkat kelembapan yang lebih tinggi karena dapat menyerap air dan menyebabkan karpet berjamur.

Pastikan untuk menyedot debu karpet Anda dan area yang dirawat setelahnya untuk memastikan telur dan larva dikeluarkan dan untuk memastikan garam tidak menyerap air serta menyebabkan masalah di kemudian hari.

Sumber: Petmd, Webmd

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel