10 Ceramah Populer Uje di Twitter

TEMPO.CO, Jakarta - Almarhum Jeffry Al-Bukhori bukan termasuk dalam deretan ustad yang rajin memberikan ceramah atau tausiyah melalui media sosial Twitter. Aktivitasnya di linimasa  bisa dikatakan tidak terlalu aktif.

Namun jika ditelusuri lagi, pada saat Ramadhan hingga lebaran tahun lalu, Uje sempat membagi kata-kata hikmahnya melalui Twitter. Apa saja isi tausiyahnya itu?

1. Jika kita hanya boleh memilih 5 didunia ini maka pilihlah agama, harta, akhlaq mulia, rasa malu & pemurah.. Pesan luqmanul hakim kpd anaknya

2. Jika disuruh memilih yg terburuk dari dirimu maka pilihlah "hati dan lidah" mu.. Karna byk orang yg tdk selamat dikarnakan hati dan lidahnya

3. Jika disuruh memilih yg terbaik dari dirimu maka pilihlah "hati dan lidah" mu, Karna byk orang yg menjadi mulia dikarnakan hati dan lidahnya

4. Hati yg tak ramah seringkali membuat lidah jadi bermasalah.. Dan perkataan yg baik tdk akan lahir dari lisan yg suka menghina..

5. "Hati dan lidah" seringkali jadi pangkal "masalah"

6. Lelahnya menjadi orang dengki, Setiap saat dia harus mencari2 & menunggu2 kesalahan orang yg didengkinya, jk tdk ada dia akan memfitnahnya

7. Al-Qur'an.. Membacanya ada kemuliaan.. Membaca lalu memahaminya ada kemuliaan dan keutamaan.. Mengamalkannya itulah para kekasih

8. Mengeluh tanpa usaha mencari jalan keluar apalah artinya, mengeluh tdk akan merubah apapun yg tlh terjadi, tinggal bagaimana memperbaiki..

9. Alangkah baiknya orang2 yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi (membicarakan) aib-aib orang lain.. Ad-Dailami

10. Memberi maaf tdk harus menunggu yg salah meminta maaf.. itulah kemuliaannya.

TWITTER | AISHA

Topik Terhangat:

Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

Baca juga:

Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara

Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje

Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.