10 Ciri-Ciri Negara Berkembang Lengkap Beserta Daftar Negaranya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Negara berkembang adalah suatu negara yang memiliki tingkat kesejahteraan rendah, ditandai dengan tingkat perekonomian serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang belum banyak dikuasai.

Istilah negara berkembang biasanya digunakan untuk mengelompokkan kesejahteraan atau perekonomian negara yang masih rendah.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negara berkembang merupakan negara yang memiliki ciri-ciri seperti pertanian yang tradisional dan merupakan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar. Pendapatan dalam suatu negara rendah, dan sumber alam belum banyak yang terolah.

Melalui pengertian tersebut, bisa disimpulkan, negara berkembang bisa dikatakan negara yang memiliki taraf kehidupan dan kesejahteraan hidup yang relatif rendah dibandingkan penduduk di negara maju.

Kemudian, sarana prasarana yang dimiliki negara berkembang juga belum memadai, mulai sektor sosial, ekonomi sampai infrastruktur.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang pengklasifikasian negara berkembang, bisa mencari tahu ciri-cirinya beserta daftar negaranya.

Berikut ini rangkuman tentang ciri-ciri negara berkembang beserta daftar negaranya, seperti dilansir dari laman Ilmugeografi, Rabu (17/3/2021).

Ciri-Ciri Negara Berkembang

1. Tingkat Pendapatan Perkapita Rendah

Pendapatan perkapita adalah nilai rata-rata dari pendapatan penduduk di suatu negara. Untuk mengetahui pendapatan perkapita, dapat dilakukan dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara.

Negara berkembang memiliki pendapatan per kapita yang masih tergolong rendah. Hampir separuh negara di dunia tergolong ke dalam negara berkembang.

2. Tingginya Angka Kelahiran

Negara berkembang memiliki jumlah penduduk yang banyak karena angka kelahiran yang tinggi. Kurangnya sosialisasi keluarga berencana menjadi satu di antara sebab laju pertumbuhan penduduk yang tinggi di negara berkembang.

Tingginya angka kelahiran juga didorong oleh pernikahan dini, rendahnya tingkat pendidikan, dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Ilustrasi Myanmar (dok.unsplash/ Cheng Q)
Ilustrasi Myanmar (dok.unsplash/ Cheng Q)

3. Tingkat Korupsi Tinggi

Korupsi adalah perbuatan keji yang masih mengakar di pemerintahan sebuah negara. Namun, tingkat korupsi di negara berkembang memang lebih tinggi dibandingkan negara maju.

Tingkat korupsi tinggi tersebut akan berdampak buruk pada perekonomian negara.

4. Impor Lebih Besar daripada Ekspor

Ciri-ciri negara berkembang selanjutnya adalah besarnya jumlah impor ketimbang ekspor barang. Impor tersebut dilakukan saat negara mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian sehingga membutuhkan barang yang dibawa dari negara lain demi memenuhi kebutuhan.

Dengan adanya impor, berarti negara harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Hal tersebut juga bisa berimbas pada kesejahteraan masyarakatnya.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

5. Penduduknya Kurang Disiplin

Penduduk negara berkembang memiliki tingkat disiplin yang rendah. Di negara berkembang, disiplin belum menjadi budaya dan kebiasaan sehingga masih banyak ditemui pelanggaran disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mengubah mental masyarakat agar selalu disiplin diperlukan peran pemerintah terutama pimpinan negara yang tegas dalam menegakkan aturan.

6. Jumlah Pengangguran Tinggi

Ciri-ciri negara berkembang selanjutnya adalah jumlah pengangguran yang terbilang tinggi. Seiring makin banyaknya angka kelahiran, persaingan di dunia kerja juga pasti tinggi.

Kondisi tersebut yang membuat negara tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang layak untuk menampung jumlah pengangguran yang terlampau banyak.

Selain itu, tingkat pendidikan juga menjadi sumber tingginya jumlah pengangguran di negara berkembang.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Ilustrasi Kamboja | unsplash.com
Ilustrasi Kamboja | unsplash.com

7. Mengandalkan Sektor Primer

Sektor primer adalah hasil olahan sumber daya alam. Mayoritas penduduk negara berkembang memiliki mata pencaharian dengan memanfaatkan hasil alam, seperti bertani, mencari ikan, dan banyak lagi lainnya.

Di sisi lain, negara maju berinovasi dengan menghadirkan berbagai macam terobosan dengan minimnya sumber daya alam untuk meningkatkan pendapatan per kapita, berbeda dengan negara berkembang, yang justru hanya mengandalkan sektor primer sebagai pemasukan utama.

8. Tingkat Pendidikan Rendah

Tingkat pendidikan rendah termasuk ciri-ciri negara berkembang. Rendahnya tingkat pendidikan seringkali sebanding dengan tingginya laju pertumbuhan penduduk.

Maka tak heran dua faktor tersebut turut memengaruhi pendapatan per kapita sebuah negara. Selain itu, rendahnya ekonomi negara berkembang mengakibatkan kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai.

Kondisi tersebut yang menjadikan tingkat pendidikan di negara maju tergolong rendah dan susah bersaing.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

9. Penguasaan IPTEK Minim

Rendahnya tingkat pendidikan di atas tentu berimbas pada penguasaan IPTEK di negara berkembang. Hal ini dikarenakan banyaknya masalah yang terjadi di negara berkembang.

Penguasaan teknologi yang kurang menjadikan masyarakat tidak bisa berinovasi seperti halnya yang dilakukan negara maju.

10. Tidak Punya Modal yang Cukup

Negara berkembang sering menjadi incaran para investor asing untuk menanamkan modal. Sebagai negara berkembang, diperlukan dana yang besar untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur.

Modal juga menjadi satu di antara faktor bisa memicu pertumbuhan ekonomi yang menjadi tujuan sebuah negara. Untuk mendapatkan modal yang cukup, diperlukan andil para investor yang berinvestasi.

Daftar Negara Berkembang di Dunia

Ilustrasi suasana di India. (dok. Prashanth Pinha/Unsplash/Adhita Diansyavira)
Ilustrasi suasana di India. (dok. Prashanth Pinha/Unsplash/Adhita Diansyavira)

Negara Berkembang di Benua Eropa

Azerbaijan, Bulgaria, Belarus, Georgia, Kroasia, Kosovo, Lithuania, Makedonia, Ukraina, Moldova, Romania, Serbia, Turki.

Negara Berkembang di Benua Afrika

Mesir, Djibouti, Libya, Maroko, Sudan, Mauritania, Angola, Tunisia, Sudan Selatan, Cape Verde, Kamerun, Burundi, Komoro, Republik Afrika Tengah, Ethiopia, Gabon, Ghana, Gambia.

Negara Berkembang di Benua Amerika

Argentina, Barbados, Belize, Chili, Brazil, Dominika, Costa Rica, Ekuador, El Salvador, Honduras, Jamaika, Panama, Paraguay, Meksiko, Uruguay, Ekuador, Venezuela.

Negara Berkembang di Benua Asia

Bhutan, Kazakstan, Mongolia, Armenia, Afghanistan, Bangladesh, Brunei, Kamboja, China, India, Korea Utara, Indonesia, Myanmar, Nepal, Papua Nugini, Palestina.

Negara Berkembang Benua Australia dan Oceania

Federasi Mikronesia, Nauru, Samoa, Solomon, Tonga, Tuvalu, Kepulauan Marshal, Vanuatu.

Sumber: Ilmugeografi