10 Fungsi Kalium dalam Tubuh, Kenali Sumber Terbaiknya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Fungsi kalium dalam tubuh sangatlah penting. Kalium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja dengan baik. Fungsi kalium dalam tubuh bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

Fungsi kalium dalam tubuh termasuk bagian dari elektrolit tubuh. Elektrolit menghantarkan impuls listrik ke seluruh tubuh. Mereka membantu dalam berbagai fungsi tubuh yang penting.

Fungsi kalium dalam tubuh terkait dengan keseimbangan cairan dan pengendali aktivitas otot. Kekurangan kalium dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan, dan sembelit.

Tubuh tidak menghasilkan kalium secara alami. Kalium adalah mineral yang ditemukan dalam makanan. Jadi, penting untuk mengonsumsi makanan dan minuman kaya kalium secara seimbang. Konsumsi makanan kaya kalium bisa membantu memenuhi fungsi kalium dalam tubuh.

Berikut fungsi kalium dalam tubuh, dirangkum Liputan6.com dari Healthline, Jumat(29/1/2021).

Fungsi kalium dalam tubuh

Ilustrasi Makanan Sehat Credit: unsplash.com/EllaOlson
Ilustrasi Makanan Sehat Credit: unsplash.com/EllaOlson

Membantu mengatur keseimbangan cairan

Tubuh terbentuk dari sekitar 60% air. Kalium adalah elektrolit utama dalam cairan intraseluler (ICF). Memenuhi kebutuhan kalium dapat mendukung keseimbangan elektrolit. Menjaga keseimbangan cairan yang baik penting untuk kesehatan yang optimal. Keseimbangan cairan yang buruk dapat menyebabkan dehidrasi. Ini dapat memengaruhi jantung dan ginjal.

Penting untuk sistem saraf

Sistem saraf menyampaikan pesan antara otak dan tubuh. Pesan-pesan ini disampaikan dalam bentuk impuls saraf dan membantu mengatur kontraksi otot, detak jantung, refleks, dan banyak fungsi tubuh lainnya. Penurunan kadar kalium dalam darah dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menghasilkan impuls saraf. Memenuhi asupan kalium dapat membantu mempertahankan fungsi saraf yang sehat.

Fungsi kalium dalam tubuh

Ilustrasi Menjaga Kesehatan Jantung Credit: pexels.com/George
Ilustrasi Menjaga Kesehatan Jantung Credit: pexels.com/George

Bantu mengatur kontraksi otot dan jantung

Sistem saraf membantu mengatur kontraksi otot. Kadar kalium darah yang berubah dapat memengaruhi sinyal saraf di sistem saraf, melemahkan kontraksi otot. Kalium mengatur detak jantung, memastikan fungsi yang tepat dari otot dan saraf. Mineral ini juga penting untuk jantung yang sehat, karena gerakannya masuk dan keluar sel membantu menjaga detak jantung secara teratur.

Bantu turunkan tekanan darah tinggi

Makanan kaya kalium dapat mengurangi tekanan darah dengan membantu tubuh menghilangkan kelebihan natrium. Kadar natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah, terutama bagi orang yang tekanan darahnya sudah tinggi. Konsumsi kalium dapat membantu menyeimbangkan kadar elektrolit dan meningkatkan kinerja otot jantung.

Fungsi kalium dalam tubuh

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Cegah stroke

Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama stroke, jadi tidak mengherankan jika kalium yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan insiden stroke yang lebih rendah. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa makan makanan kaya kalium dapat membantu mencegah stroke. Stroke terjadi ketika ada kekurangan aliran darah ke otak. Konsumsi makanan kaya kalium dapat mencegah risiko stroke dan penyakit jantung lainnya.

Cegah osteoporosis

Pola makan kaya kalium dapat membantu mencegah osteoporosis dengan mengurangi berapa banyak kalsium yang hilang melalui urin. Osteoporosis adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tulang keropos. Makanan kaya kalium menjaga lingkungan alkali dalam tubuh. Kalium dapat mencegah efek asidosis yang disebabkan oleh konsumsi daging, ikan, dan natrium. Asidosis dapat menyebabkan ekskresi nitrogen, kehilangan kepadatan mineral tulang, dan pengecilan otot.

Fungsi kalium dalam tubuh

Ilustrasi batu ginjal ( Photo by Robina Weermeijer on Unsplash)
Ilustrasi batu ginjal ( Photo by Robina Weermeijer on Unsplash)

Cegah batu ginjal

Kalsium adalah mineral umum di batu ginjal, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa kalium sitrat menurunkan kadar kalsium dalam urin. Dengan cara ini, kalium dapat membantu melawan batu ginjal.

Kurangi retensi air

Retensi air terjadi ketika kelebihan cairan menumpuk di dalam tubuh. Kalium sudah lama digunakan untuk mengatasi retensi air. Studi menunjukkan bahwa asupan kalium yang tinggi dapat membantu mengurangi retensi air dengan meningkatkan produksi urin dan mengurangi kadar natrium.

Fungsi kalium dalam tubuh

Menghindari Kram (Sumber: iStockphoto)
Menghindari Kram (Sumber: iStockphoto)

Cegah kram otot

Fungsi kalium bagi tubuh penting untuk kesehatan otot, kalium dapat membantu mencegah dan mengatasi kram otot. Kram otot bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan elektrolit tubuh. Kalium dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan ini. Konsumsi makanan kaya kalium juga dapat meningkatkan massa otot.

Cegah masalah pencernaan

Masalah pencernaan memiliki banyak penyebab, salah satunya mungkin karena kekurangan kalium. Fungsi kalium bagi tubuh membantu menyampaikan sinyal dari otak ke otot yang terletak di sistem pencernaan. Sinyal-sinyal ini merangsang kontraksi yang membantu sistem pencernaan memproses dan mendorong makanan sehingga bisa dicerna.

Ketika kadar kalium darah rendah, otak tidak dapat menyampaikan sinyal secara efektif. Dengan demikian, kontraksi dalam sistem pencernaan bisa menjadi lebih lemah dan memperlambat pergerakan makanan. Ini dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung dan sembelit.

Sumber terbaik kalium

Ilustrasi makanan sehat (Photo by Dan Gold on Unsplash)
Ilustrasi makanan sehat (Photo by Dan Gold on Unsplash)

Setelah mengetahui fungsi kalium bagi tubuh, penting juga mengetahui sumber terbaiknya. Kalium melimpah di banyak makanan utuh, terutama buah-buahan, sayuran, dan ikan. Berikut sumber terbaik dari kalium yang bisa dikonsumsi:

buah bit

ubi jalar

kentang

alpukat

jeruk

semangka

bayam

brokoli

jamur

timun

pisang

kale

salmon

tuna

kacang polong

kedelai

tomat

buah kering seperti kismis dan kurma

air kelapa