10 Gurun Terluas di Dunia

Dian Lestari Ningsih, deqaa
·Bacaan 6 menit

VIVA – Ada banyak gurun yang bisa ditemukan di dunia. Mendengar kata gurun, apa yang terlintas di pikiran kalian? Area luas, kering, berpasir, dan minim curah hujan, kira-kira seperti itu gambaran orang-orang. Sebuah area dikatakan sebagai gurun bukan cuma karena tempat tersebut berpasir.

Dalam geografi, tempat yang sangat kering dan minim curah hujan kurang dari 250 mm/tahun, bisa dianggap sebagai gurun. Ada 10 gurun yang dianggap sebagai gurun terluas di dunia. Gurun mana sajakah itu?

10. Great Basin Desert - 190.000 square miles

Mengawali daftar gurun terluas di dunia dengan Great Basin Desert. Gurun ini berada di negara Amerika Serikat. Seperti bayangan banyak orang, Great Basin Desert ini merupakan area gurun yang sangat luas, kering, minim curah hujan, dan banyak pasir. Gurun ini terbentang dari Nevada, bagian Barat Utah, Timur California, dan Idaho.

Area seluas 190.000 square persegi ini termasuk wilayah yang dilindungi oleh pemerintah Amerika Serikat. Meski kering dan berpasir, ketika musim dingin tiba area ini bisa dituruni oleh salju. Ada cukup banyak gunung yang bisa ditemukan di Great Basin Desert. Dan suhunya tidak menentu, tergantung dari elevasinya.

9. Syrian Dessert - 200.000 square miles

Dengan luas 200.000 square persegi membuat Syrian Desert menjadi gurun terluas di dunia dengan urutan 9. Gurun ini memiliki nama lain Jordanian Steppe. Syrian Desert terbentang ke beberapa negara di Timur Tengah. Sebut saja Jordan, Arab Saudi, Irak, dan tentu saja Syria. Tapi sebagian besar gurun ini berada di Jordan lalu Syria.

Sejauh mata memandang, gurun ini sebagian besar terdiri dari bebatuan dan kerikil yang tandus. Karena wilayahnya yang kering, Syrian Desert sempat tidak terdapat apa-apa di dalamnya. Sekarang ini sudah ada sejumlah jalan yang bisa dilalui kendaraan dan pipa minyak. Curah hujan di wilayah ini hanya sekitar 125 mm per tahun. Jarang sekali ditemukan hewan dan tumbuhan yang bisa bertahan hidup di kondisi se-ekstrim ini.

8. Patagonian Desert - 200.000 square miles

Di urutan ke-8, gurun satu ini memiliki luas yang sama seperti Syrian Desert yaitu 200.000 square persegi. Gurun yang dimaksud adalah Patagonian Desert. Disebut juga dengan Patagonian Steppe. Gurun kering ini dapat ditemukan di Amerika Selatan, antara Andes dan Samudra Atlantik. Patagonian Desert menjadi bagian dari 2 negara yaitu Argentina dan Chile.

Bergeser ke sebelah Barat, Patagonian Desert sebagian besar terdiri dari pegungan. Untuk bagian Timurnya berbatasan dengan Samudra Atlantik. Jika musim dingin tiba, sejumlah area di Patagonian Desert tertutup dengan es. Kalau salju sangat kecil terjadi mengingat tingkat kekeringannya yang sangat tinggi.

7. Great Victorian Desert - 220.000 square miles

Salah satu gurun terbesar berada di negara Australia. Negara yang terkenal akan hewan-hewannya yang eksotif dan juga menyeramkan. Gurun di Australia ini bernama Great Victorian Desert. Tercatat bahwa Great Victorian Desert memiliki luas sekitar 220.000 square persegi. Membuatnya berada dalam posisi ke-7 dalam daftar ini.

Great Victorian Desert memiliki karakteristik gersang, terdiri dari bebatuan, dan bukit berpasir yang bergelombang. Saat musim panas tiba, suhu di gurun ini bisa mencapai 40 derajat Celcius. Sedangkan pada saat musim dingin suhunya memang lebih dingin, tapi tetap saja terasa panas. Meski areanya sangat kering dan panas, Great Victorian Desert menjadi rumah yang pas bagi sejumlah reptil, khususnya kadal.

6. Kalahari Desert - 360.000 square miles

Dengan luas sebesar 360.000 square persegi, membuat Kalahari Desert menjadi salah satu gurun yang paling luas di Afrika. Gurun ini menutupi sebagian besar wilayah di Afrika Selatan, Bostwana, dan Namibia. Berdasarkan informasi yang dilansir dari buku berjudul The Kalahari Environment karangan David G. Thomas dan Paul A. Shaw, gurun ini hanya memiliki curah hujan kurang dari 500 mm per tahun tahun.

Di beberapa bagian malah dikatakan memiliki curah hujan lebih kecil yakni 200 mm per tahun. Bagi manusia, tempat ini bukanlah tempat yang ideal untuk tinggal, tapi tidak bagi hewan. Hewan seperti meerkat, hyena, kudu, dan wildebeest justru tinggal di daerah ini. Menurut sejarah, ribuan tahun yang lalu terdapat aktivitas manusia yang dilakukan di gurun ini. Hal ini terbukti dengan ditemukannya bekas api yang ditemukan oleh para arkeolog. Di area lain ditemukan artifak yang konon digunakan untuk melakukan ritual sekitar 70.000 tahun yang lalu.

5. Gobi Desert - 500.000 square miles

Lanjut dengan gurun yang membentang di dua negara yaitu Mongolia dan Cina. Gurun yang dimaksud adalah Gobi Desert. Inilah gurun terbesar ke-5 di dunia dengan luas mencapai 500.000 square persegi. Gobi Desert memang memiliki karakter kering dan berpasir, tapi ada hujan yang terkadang turun membasahi gurun ini. Sekitar 50 sampai 200 mm per tahun, tergantung dari lokasi.

Gurun di bagian Timur memiliki curah hujan yang lebih tinggi bahkan di saat musim panas. Ada hal yang unik dan langka sempat ditemukan di gurun ini. Ada fosil dari dinosaurus jenis Tyrannosaurus Rex yang sempat ditemukan lalu dilelang dan terjual seharga 1 juta USD pada tahun 2012. Lalu di tahun 2011 ada jejak zig zag terlihat di Google's pictures yang dikira merupakan buatan alien. Ternyat setelah dikonfirmasi, jejak zig zag tersebut adalah garis yang sengaja dibuat oleh manusia sebagai kalibrasi satelit mata-mata Cina untuk membantu orientasi pesawat luar angkasa di orbit.

4. Arabian Desert - 1.000.000 square miles

Sebuah gurun luas dapat ditemukan di Asia Barat, membentang mulai dari Yemen sampai Teluk Persia, Oman, Jordan, dan Irak. Inilah dia Arabian Desert. Meski menjadi gurun terluas di Asia, gurun ini hanya menduduki posisi ke-4 dengan luasnya yang mencapai 1.000.000 square persegi. Gurun yang sebagian besar berpasir ini memiliki temperatur yang sangat panas.

Saat musim panas, suhu di Arabian Desert bisa mencapai 54 derajat Celcius dengan curah hujan mencapai 100 mm per tahun. Tapi di beberapa bagian yang lain bisa mencapai 0-500 mm. Selama beberapa tahun belakang, ada sebagian dari Arabian Desert yang berhasil diirigasi dan dihijaukan. Membuat area tersebut lebih mungkin untuk dimanfaatkan oleh manusia.

3. Sahara - 3.500.000 square miles

Nama Sahara Desert begitu terkenal karena ukurannya yang sangat luas. Beberapa orang sampai ada yang mengira bahwa inilah gurun terbesar yang ada di dunia. Nyatanya, Sahara Desert memang gurun yang luas dengan 3.500.000 square persegi, tapi bukan dia yang menjadi terluas. Letak gurun ini berada di Afrika.

Diketahui bahwa curah hujan di Sahara Desert hanya sekitar 25 mm setiap tahun. Ditambah lagi dari NASA, di bagian Timur hanya mendapat 5 mm per tahun. Air atau hujan yang jatuh di Sahara sebagian besar tidak mencapai dasar. Biasanya tetesan air hanya akan melayang di atas gurun sebagai kabut. Sebagai tambahan, di Sahara terdapat satu gunung berapi yang masih aktif bernama Emi Koussi.

2. Arktik - 5.400.000 square miles

Syarat untuk suatu tempat bisa dikatakan sebagai gurun adalah daerah tersebut kering, minim curah hujan hanya 250 mm per tahun, maka inilah yang membuat Arktik masuk dalam kategori ini. Bisa dikatakan Arktik menjadi salah satu gurun es terbesar yang ada di dunia. Arktik berbatasan langsung dengan sejumlah negara seperti Kanada, Greenland, Rusia, dan Asia.

Luas Arktik diperkirakan mencapai 5.400.000 square persegi. Berpindah di area Selatan, area ini disebut dengan tundra. Dibandingkan dengan area lain, tundra ini jauh lebih kering dan minim hujan. Jadi sangat sedikit kemungkinan adanya makhluk hidup yang bisa bertahan di area ekstrim ini. Sisa area di Arktik sebagian besar adalah es. Itupun bisa berubah tergantung musim.

1. Antartika - 5.500.000 square miles

Kalau Arktik saja masuk dalam kategori gurun, maka otomatis Antartika pun juga bisa dikategorikan sebagai gurun. Apalagi mengingat ukuran Antartika yang lebih luas dari Arktik. Berbicara soal luas, Antartika menang tipis dari Arktik dengan luasnya yang mencapai 5.500.000 square persegi. Dan perlu diingat pula bahwa Antartika sebagian besar wilayahnya tertutup es, sama seperti Arktik.

Curah hujan yang terjadi di Antartika begitu kecil, hanya 10 mm setiap tahunnya. Jadi tidak heran kenapa Antartika bisa dianggap sebagai gurun karena area sana cukup minim hujan. Bahkan sejumlah peneliti meyakini bahwa ada bagian Antartika yang tidak terkena hujan kira-kira selama 14 juta tahun. Bisa diperkirakan karena Antartika sangatlah luas.

SUMBER ASLI