10 Hari Menuju Akhir Karier di MotoGP, Valentino Rossi Siap Banting Setir Jadi Pembalap Mobil

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Kurang dari dua pekan atau tepatnya 10 hari lagi, Valentino Rossi bakal mengakhiri kariernya di dunia MotoGP. Ia kini telah siap banting setir menjadi pembalap mobil.

Pada Agustus silam, Valentino Rossi sebetulnya sudah memberikan kode keras menganai kelanjutan kariernya. Masih di dunia balap memang, namun tahun depan ia siap menggeber mesin beroda empat.

Itu semakin terlihat jelas usai Rossi berulang kali menjajal mobil balap. Yang terakhir, ia mengendarari Kessel Ferrari dalam sesi latihan, ditemani adiknya, Luca Marini.

Meski hanya latihan, Rossi benar-benar serius menyiapkan sesi yang lebih kompetitif. Dilansir dari Crash.net, ia mengonfimasi setidaknya akan mengikuti satu kejuaraan mobil balap pada 2022 mendatang.

"Saya mencoba Ferrari kemarin di Misano karena akan ada race di Abu Dhabi Januari tahun depan bersama Luca Marini dan Uccio Salucci," kata Rossi terkait keikutsertaannya di ajang Gulf 12 Hours.

"Balapan itu sudah rutin kami lakukan dalam tiga tahun terakhir, walaupun memang secara umum cuma untuk senang-senang saja," ujar Valentino Rossi menambahkan.

Sudah Resmi?

Momen di mana Valentino Rossi memeluk Fabio Quartararo usai balapan MotoGP. (JAVIER SORIANO / AFP)
Momen di mana Valentino Rossi memeluk Fabio Quartararo usai balapan MotoGP. (JAVIER SORIANO / AFP)

Valentino Rossi menambahkan bahwa keputusan kejuaraan GT mana yang dia ikuti setelah Gulf 12 Hours belum dibuat, tetapi dia juga tampaknya kepincut untuk ikut pada kelas Hypercar baru yang bergengsi untuk tahun 2023.

"Ini adalah momen yang sangat penting untuk balapan GT dan balapan Endurance karena mereka akan melakukan kelas baru yang disebut Hypercar dan untuk tahun 2023 semua nama besar di mobil, pabrik, juga Ferrari, Porsche, Audi akan berlomba dengan mobil-mobil ini," Rossi menjelaskan.

"Tahun depan saya akan balapan dengan mobil GT. Saya masih belum tahu kejuaraan mana karena bisa WEC tapi bisa juga seri European Le Mans atau International GT challenge."

"Kami perlu memutuskan, juga dengan mobil apa, dan saya perlu memahami juga level dan kecepatan saya karena pasti saya ingin balapan dengan LMP2 atau dengan Hypercar tetapi di sana level pembalapnya sangat tinggi. Jadi Saya tidak tahu apakah saya cukup cepat. Kami akan mencoba memahaminya tahun depan."

Senja Karier Rossi

Pertarungan Valentino Rossi dan Max Biaggi pada MotoGP Afrika Selatan 2004. (F1 Network)
Pertarungan Valentino Rossi dan Max Biaggi pada MotoGP Afrika Selatan 2004. (F1 Network)

Valentino Rossi masih akan membalap pada GP Algarve akhir pekan ini. Lalu diakhiri dengan GP Valencia tujuh hari berselang.

"Sekarang dua balapan berturut-turut, jadi sepuluh hari. Bayangkan sepuluh hari dibandingkan dengan 26 tahun! Bukan apa-apa," kata Rossi tentang sisa waktunya di MotoGP, yang terdiri dari acara back-to-back di Portimao dan Valencia.

"Ini momen yang sangat emosional, tulus, dan saya ingin mencoba untuk tetap berkonsentrasi untuk memberikan yang maksimal hingga akhir musim."

"Ini bagi saya sangat penting karena di Misano balapan saya tidak terlalu buruk dan saya ingin mencoba memberikan yang maksimal dan tetap berkonsentrasi, tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi pada hari Senin setelah Valencia!"

"Saya masih pebalap dan saya ingin memberikan yang maksimal dan mencoba menikmati dua balapan terakhir ini."

"Di sini pada bulan April, akhir pekannya sulit tetapi dalam balapan saya cukup cepat, saya berada di sepuluh besar tetapi sayangnya saya jatuh. Jadi kami harus maksimal dan mencoba bersaing untuk memperebutkan sepuluh besar."

Sumber: Crash

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel