10 Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah, Mudah Ditemukan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor terbesar penyebab penyakit jantung. Seseorang terkena tekanan darah tinggi jika memiliki tekanan darah sistolik lebih dari 130 mm Hg atay tekanan darah diastolik lebih dari 80 mm Hg atau keduanya.

Cara terbaik untuk mengelola tekanan darah tinggi adalah melalui kombinasi obat-obatan yang tepat, diet sehat, olahraga teratur, dan perilaku gaya hidup sehat.

Banyak perubahan pola makan dan gaya hidup dapat mengurangi tekanan darah dan risiko penyakit jantung. Beberapa hebal seperti rempah atau tanaman tertentu dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Aneka herbal ini dapat dengan mudah ditemukan, bahkan sudah ada di dapur.

Namun, sebelum menggunakan herbal untuk tekanan darah, tetap konsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Ini karena banyak herba dan rempah-rempah dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah yang umum.

Berikut 10 herbal untuk turunkan tekanan darah yang dirangkum Liputan6.com dari Healthline, Minggu (22/11/2020).

Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah

Memilih kayu manis batangan./Copyright pexels.com/@ngo-tr-ng-an-837314
Memilih kayu manis batangan./Copyright pexels.com/@ngo-tr-ng-an-837314

Kayu manis

Kayu manis adalah rempah-rempah aromatik yang berasal dari bagian dalam kulit pohon genus Cinnamomum. Meskipun belum sepenuhnya dipahami bagaimana kayu manis menurunkan tekanan darah, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu melebarkan dan mengendurkan pembuluh darah.

Sebuah tinjauan dari 9 penelitian termasuk 641 peserta menunjukkan bahwa mengonsumsi kayu manis mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata masing-masing 6,2 mm Hg dan 3,9 mm Hg. Efek ini lebih kuat ketika orang mengonsumsi kayu manis secara konsisten selama 12 minggu.

Jahe

Baik penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe mengurangi tekanan darah dengan beberapa cara. Jahe bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan penghambat ACE alami.

Sebuah studi di lebih dari 4.000 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi jahe 2-4 gram per hari memiliki risiko terendah terkena tekanan darah tinggi.

Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah

Kapulaga / Sumber: iStockphoto
Kapulaga / Sumber: iStockphoto

Kapulaga

Kapulaga dikemas dengan berbagai antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sebuah studi 12 minggu pada 20 orang dewasa yang baru didiagnosis dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa mengonsumsi 3 gram bubuk kapulaga setiap hari secara signifikan mengurangi tekanan darah, menurunkannya mendekati kisaran normal.

Penelitian tabung reaksi dan hewan menunjukkan kapulaga dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan diuretik. Para ilmuwan perlu melakukan penelitian tambahan untuk menyelidiki lebih lanjut efek kapulaga pada manusia.

Biji seledri

Biji seledri (Apium graveolens) merupakan rempah serbaguna yang dikemas dengan berbagai nutrisi, seperti zat besi, magnesium, mangan, kalsium, dan serat. Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah. Biji seledri merupakan sumber serat makanan yang baik, yang dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.

Studi tersebut menemukan bahwa ekstrak biji seledri menurunkan tekanan darah pada tikus dengan tekanan darah tinggi yang sudah ada sebelumnya. Ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian manusia di bidang ini.

Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah

Ilustrasi bawang putih. (Gambar oleh congerdesign dari Pixabay)
Ilustrasi bawang putih. (Gambar oleh congerdesign dari Pixabay)

Bawang putih

Bawang putih merupakan herbal yang sering ditemukan sehari-hari. Secara khusus, bawang putih mengandung senyawa sulfur, seperti allicin, yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan melemaskan pembuluh darah. Secara kolektif, faktor-faktor ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebuah tinjauan terhadap 12 penelitian di lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata masing-masing 8,3 mm Hg dan 5,5 mm Hg.

Pengurangan ini mirip dengan efek obat tekanan darah. Namun, penting diperhatikan bahwa bawang putih bisa bereaksi terhadap beberapa obat seperti pengencer darah.

Basil

Basil (Ocimum basilicum) adalah tanaman herbal beraroma yang tersedia dalam berbagai bentuk. Basil bisa ditemukan dalam bentuk segar, kering, bubuk, atau dikemas dalam suplemen. Basil manis mengandung eugenol tinggi. Penelitian telah mengaitkan antioksidan nabati ini dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah.

Studi menunjukkan bahwa eugenol dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Penghambat saluran kalsium mencegah pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan arteri, memungkinkan pembuluh darah untuk rileks.

Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah

Peterseli (foto: Pixabay)
Peterseli (foto: Pixabay)

Peterseli

Peterseli mengandung berbagai senyawa, seperti vitamin C dan karotenoid makanan, yang dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan karotenoid mengurangi tekanan darah dan kolesterol LDL (jahat), faktor risiko penyakit jantung.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa peterseli mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik dengan bertindak seperti penghambat saluran kalsium. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian di bidang ini untuk lebih memahami efeknya.

Thyme

Thyme mengandung asam rosmarinic yang dikaitkan dengan manfaat banyak manfaat, seperti mengurangi peradangan dan kadar gula darah, serta meningkatkan aliran darah. Ini juga dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi asam rosmarinic membantu secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik dengan menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE. Penelitian pada hewan lain menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak thyme mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol total, kolesterol LDL (jahat), trigliserida, dan tekanan darah.

Meskipun demikian, penelitian manusia tentang thyme dan tekanan darah masih terbatas.

Herbal untuk Turunkan Tekanan Darah

Cakar kucing cina  (sumber: Wikipedia)
Cakar kucing cina (sumber: Wikipedia)

Cakar kucing cina

Cakar kucing cina atau Uncaria rhynchophylla sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk tekanan darah tinggi.

Cakar kucing cina mengandung beberapa senyawa, seperti hirsutine dan rhynchophylline. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ini dapat mengurangi tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami.

Selain itu, senyawa ini dapat merangsang pembuluh darah untuk menghasilkan oksida nitrat, yang merupakan senyawa kimia yang membantu pembuluh darah rileks dan melebar. Namun, penelitian manusia masih terbatas.

Bacopa monnieri

Bacopa monnieri merupakan tumbuhan herbal yang tumbuh di daerah rawa-rawa di Asia Selatan. raktisi pengobatan Ayurveda menggunakannya untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk kecemasan, masalah memori, dan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi manusia selama 12 minggu pada 54 orang dewasa yang sehat melihat efek Bacopa monnieri pada ingatan, kecemasan, depresi, dan tekanan darah. Efek bacopa monnieri terhadap tekanan darah pada manusia masih belum jelas. Ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian tentang efek ramuan ini.