10 HP Android Paling Kencang pada Tahun 2021, Apa Saja?

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Layanan pengujian AnTuTu Benchmark mengumumkan 10 smartphone Android paling kencang pada Desember 2021.

Dari banyaknya smartphone terbaik milik berbagai vendor, rupanya belum ada yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen1 dari Qualcomm. Pasalnya, smartphone yang menggunakan chipset ini, seperti Moto Edge X30 dan Xiaomi 12 Pro dirilis pada akhir Desember 2021 sehingga tidak bisa masuk ke daftar.

Karena usianya yang baru beberapa hari, belum ada cukup data untuk memasukkan kedua smartphone dengan chipset Snapdragon 8 Gen1 ini ke dalam daftar.

Mengutip Gizmochina, Senin (3/1/2022), 10 besar HP Android di dalam daftar ini menggunakan chipset Snapdragon 888+ atau Snapdragon 888.

Menurut AnTuTu, Black Shark 4 Pro yang dibekali chipset Snapdragon 888+ masih mendominasi dalam daftar smartphone paling kencang versi AnTuTu benchmark. Berikut daftar lengkapnya:

1. Black Shark 4S Pro

Smartphone yang dibekali chipset Snapdragon 888 Plus, menggunakan RAM 16 GB dan memori internal 512 GB. Perangkat ini memiliki skor tertinggi 874.702 poin di AnTuTu benchmark.

2. Nubia Red Magic 6S Pro

Nubia Red Magic 6S Pro adalah smartphone gaming yang menggunakan chipset Snapdragon 888+.

Perangkat ini didukung RAM 12GB dan memori internal 256GB. Dalam pengujian AnTuTu, skor perangkat ini sebesar 852.985 poin.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

3. iQoo 8 Pro

Vivo X70 Pro (Dok. Vivo Indonesia)
Vivo X70 Pro (Dok. Vivo Indonesia)

Smartphone flagship lainnya, iQoo 8 Pro menempati urutan ketiga dalam daftar, dengan skor 845.580 poin. Smartphone ini didukung chipset Snapdragon 888 Plus, serta RAM 12GB dan memori internal 512GB.

4. Vivo X70 Pro+

Smartphone paling flagship dari Vivo, yakni Vivo X70 Pro+ menempati urutan ke-4 dalam daftar dengan total skor 837.109 poin.

Perangkat ini juga dibekali chipset Snapdragon 888 Plus, RAM 12GB, dan memori internal 512GB.

5. Oppo Find N

Selanjutnya di urutan kelima, smartphone layar lipat Oppo Find N yang didukung chipset Snapdragon 888, RAM 12GB, dan memori internal 512GB berhasil masuk daftar 10 besar smartphone terkencang versi AnTuTu.

Perangkat ini menorehkan skor pengujian sebesar 836.772 poin.

6. iQoo 8

Asus ROG 5s Series (Dok. Asus Indonesia)
Asus ROG 5s Series (Dok. Asus Indonesia)

Smartphone keenam yang masuk ke daftar adalah iQoo 8. Perangkat ini juga didukung dengan chipset Snapdragon 888, RAM 12GB, dan memori internal 256GB.

Perangkat ini menorehkan skor pengujian 831.983 poin.

7. Asus ROG 5s

Smartphone gaming lainnya yang juga masuk daftar adalah Asus ROG 5s. Perangkat ini dibekali chipset Snapdragon 888 Plus. Asus membekalinya dengan RAM 16GB dan ruang penyimpanan 256GB.

Untuk skor, perangkat ini menorehkan 831.905 poin.

8. iQoo Neo5s

Smartphone iQoo Neo 5s didukung dengan chipset Snapdragon 888 Plus, RAM 12GB, dan memori internal 256GB. Pengujian benchmarknya menorehkan skor 825.706 poin.

9. Motorola Edge S30

Tampilan Oppo Find X3 Pro yang baru saja diperkenalkan. (Foto: Oppo)
Tampilan Oppo Find X3 Pro yang baru saja diperkenalkan. (Foto: Oppo)

Pada posisi ke-9, ada Motorola Edge S30 sebagai smartphone dengan chipset Snapdragon 888, RAM 12GB, dan memori internal 256GB.

Perangkat ini menorehkan skor pengujian benchmark sebesar 825.232 poin.

10. Oppo Find X3 Pro

Oppo Find X3 Pro didukung chipset Snapdragon 888, RAM 12, dan memori internal 256GB. Perangkat ini sudah dirilis Maret 2021. Namun perangkat ini tetap bertahan di dalam daftar smartphone terkencang versi AnTuTu benchmark dengan skor sebesar 825.047 poin.

Perlu diingat, daftar ini akan terus berubah pada Januari 2022 mengingat akan banyaknya smartphone baru yang menggunakan chipset terbaru Snapdragon 8 Gen1.

Snapdragon 8 Gen1 sendiri diperkirakan memiliki skor uji benchmark melampaui 1 juta poin di AnTuTu.

(Tin/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel