10 Jenis-Jenis Sepeda Beserta Kegunaan, Ketahui Setiap Karakteristiknya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Jenis-jenis sepeda yang sering digunakan ada beragam dan memiliki kegunaan masing-masing. Sepeda menjadi tren olahraga ketika pandemi seperti ini, dan bersepeda dipilih sebagai solusi untuk menyalurkan hobi berolahraga.

Bahkan sekarang ini sepeda tidak hanya untuk olahraga atau hobi saja, tapi juga sudah menjadi gaya hidup. Tak sedikit orang yang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari. Oleh karena itulah, alat transportasi satu ini banyak digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sepeda sendiri memang merupakan jenis kendaraan roda dua yang sangat praktis dan hemat serta ramah lingkungan. Jika daerah tempat tinggal Anda memiliki tingkat kemacetan yang cukup parah, maka sepeda dapat menjadi pilihan untuk melewati kondisi daerah tersebut. Di sisi lain, tubuh akan menjadi sehat karena dengan bersepeda maka tubuh Anda akan berolahraga.

Seiring dengan perkembangan teknologi, sepeda juga turut mendapat banyak inovasi dalam desain produk serta kualitas yang semakin meningkat. Untuk itu, ada beberapa perbedaan karakteristik pada sepeda tersebut. Berikut ini jenis-jenis sepeda beserta kegunaan dan karakteristiknya, yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (20/9/2021).

Sepeda BMX dan Sepeda Tandem

Atlet sepeda BMX bersaing di perempat final Balapan BMX putri pada Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021). (Foto: AP/Ben Curtis)
Atlet sepeda BMX bersaing di perempat final Balapan BMX putri pada Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/7/2021). (Foto: AP/Ben Curtis)

1. BMX

Jika Anda pernah melihat acara tentang olahraga ekstrim, sepeda ini pasti selalu ada di tiap kesempatan pada acara tersebut. Sepeda ini memang dirancang sebagai sarana untuk menunjukkan kemampuan atraksi di rintangan ekstrim dan bermanuver dengan cantik. Biasanya memang pengguna sepeda ini merupakan orang usia remaja yang masih gandrung untuk berkegiatan yang menantang.

2. Sepeda Tandem

Sepeda yang satu ini cukup unik, karena dalam satu rangka sepeda terdapat dua pasang pedal dan dua kursi utama. Bahkan beberapa sepeda tandem memiliki hingga tiga kursi dan tiga pasang pedal. Dengan banyaknya pedal pada sepeda ini, dapat menghemat banyak energi. Sepeda ini biasanya ditemui di tempat hiburan keluarga.

Sepeda Balap dan MTB

Ilustrasi sepeda balap. (Foto: Dok. NPC Indonesia)
Ilustrasi sepeda balap. (Foto: Dok. NPC Indonesia)

3. Sepeda Balap

Untuk jenis-jenis sepeda yang satu ini, memang memiliki desain yang dirancang untuk mengikuti balapan. Jenis-jenis sepeda ini mungkin menjadi salah satu jenis sepeda yang memiliki harga cukup tinggi. Harga yang tinggi tersebut karena dari segi inovasi dan jenis bahan yang digunakan juga tidak main-main. Bahkan banyak sepeda balap yang bisa diangkat hanya dengan menggunakan satu tangan. Tentu saja karena bahan yang digunakan pada sepeda ini merupakan bahan yang sangat ringan dan hampir seluruh saprepartnya menggunakan kombinasi serat karbon dan aluminium.

Sepeda balap terlihat dari ciri khusus yang hanya dimiliki oleh jenis sepeda ini. Yaitu posisi stang sepeda yang berbentuk melengkung, berbeda dari sepeda pada umumnya. Tujuannya agar pengendara dapat merendahkan posisi badannya dan mendapat aerodinamis yang baik saat dalam kondisi kencang.

4. MTB (Sepeda Gunung)

Jenis-jenis sepeda ini merupakan jenis sepeda yang terbilang palinh popular di Indonesia. Jenis sepeda ini memang dapat digunakan untuk melewati berbagai macam jenis jalan, seperti jalan berlubang dan jalanan yang berlumpur seperti beberapa lokasi jalan di Indonesia. Sepeda ini juga dilengkapi suspensi yang empuk sehingga akan sangat nyaman digunakan melewati jalanan yang kurang halus. Ukuran dari tapak bannya pun biasanya cukup besar dan dilengkapi dengan ulir ban yang bergerigi seperti ban pada motor trail, tentu tujuannya agar pengendara dapat menyeimbangkan sepeda saat berada di jalanan yang butuh daya cengkeram yang lebih kuat, seperti jalan licin berlumpur. Walaupun terlihat aman, namun tetap saja Anda harus selalu memakai helm maupun perlengkapan pelindung lainnya saat berkendara. Karena bagaimanapun tidak ada yang bisa memprediksi kondisi saat di lapangan, ketika Anda berkendara nanti.

Fixie Bike dan Sepeda Lipat

Ini sepeda lipat elektrik paling anyar dari Xiaomi (sumber: engadget.com)
Ini sepeda lipat elektrik paling anyar dari Xiaomi (sumber: engadget.com)

5. Fixie Bike

Nama fixie sebenarnya diambil dari kata-kata fixed, karena pada sepeda fixie digunakan jenis gear sepeda yang berbeda dari sepeda pada umumnya. Jika pada sepeda biasa, Anda akan tetap melaju kencang jika pedal sepeda Anda biarkan diam, maka di sepeda fixie, pedal akan tetap berputar mengikuti putaran sepeda. Di sepeda ini juga tidak terdapat rem tangan, karena saat mengerem, sepeda ini cukup Anda tahan putaran pedanya, maka sepeda akan berhenti. Dan satu lagi yang cukup menarik, yaitu harga sepeda ini terbilang sangat murah. Karena onderdil yang digunakan juga sangat sedikit.

6. Sepeda Lipat

Jenis-jenis sepeda seperti Brompton merupakan jenis sepeda lipat. Sepeda tersebut memang dirancang agar pengguna dapat lebih mudah dalam membawanya. Yang dimaksudkan dengan membawa sepeda ini karena sepeda lipat biasanya ditujukan untuk orang yang cukup memiliki mobilitas tinggi, dengan menggunakan alat transportasi umum seperti KRL atau bus. Sehingga sepeda ini akan sanhgat hemat tempat saat didalam angkutan umum tersebut. Namun sekarang juga banyak yang memilih jenis sepeda lipat ini, karena sepeda ini praktis dan mudah dimasukkan kedalam bagasi mobil. Terutama jika Anda ingin membawa sepeda untuk dibawa travelling atau sekedar keluar dari daerah kota untuk mencari lokasi yang sejuk untuk bersepeda.

City Bake dan Touring Bike

City bike.
City bike.

7. City Bike

Seperti namanya, sepeda ini memang biasanya dapat dijumpai di perkotaan. Ciri khas pada sepeda jenis ini karena memiliki keranjang pada bagian depannya. Memang umumnya sepeda ini biasanya dipakai oleh wanita. Alasannya tentu karena desainnya cukup cantik dan desain rangka yang rendah, sehingga memudahkan para wanita yagn menggunakan rok agar mudah menaikinya. Jenis-jenis sepeda ini biasanya dapat ditemui di kota-kota di eropa, namun di Jepang juga banyak yang menggunakan jenis sepeda ini. Biasanya pada bagian belakang, terdapat jok sepeda tambahan yang berfungsi untuk membonceng orang.

8. Touring Bike and Commuter Bike

Jenis-jenis sepeda ini biasanya digunakan untuk berkendara jarak jauh. Namun dapat juga jika hanya untuk berkeliling dengan jarak dekat. Sepeda ini biasanya dilengkapai dengan lampu penerangan yang berfungsi jika berkendara hingga malam hari. Rangka dari sepeda ini juga sangat kuat dan mampu untuk menahan beban yang berat. Sepeda ini juga sangat praktis dalam penggunaannya, dan memiliki fitur keamanan yang lebih. Biasanya saat membeli jenis sepeda ini, Anda akan mendapatkan pelindung rantai yang sudah terpasang pada sepeda.

Sepeda Angkut dan Cyclo-Cross

Sepeda onthel tua dipamerkan di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) dalam pameran bertajuk Sarekat Onthel pada 13-22 Oktober 2017.
Sepeda onthel tua dipamerkan di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) dalam pameran bertajuk Sarekat Onthel pada 13-22 Oktober 2017.

9. Sepeda Angkut

Jenis-jenis sepeda satu ini kerap kali dikenal sepeda onthel atau sepeda angkut. Sepeda ini biasanya digunakan untuk mengangkut barang ataupun orang. Sepeda onthel ini termasuk jenis sepeda classic. Menariknya, sepeda ini mampu membawa beban yang lumayan berat. Hal itu dikarenakan diameter roda yang besar dan rangka besi yang kuat juga. Pada zaman dahulu, sepeda ini biasanya digunakan untuk mengantar surat dan barang angkutan lainnya. Kalau sekarang, jenis sepeda Onthel ini termasuk barang antic dan banyak diburu para kolektor sepeda, makin tua usia sepeda, semakin mahal harganya. Meskipun terkesan jadul atau tapi tipe sepeda ini masih memiliki peminat walaupun hanya bisa digunakan sekedar untuk jalan-jalan saja.

10. Cyclo-Cross

Sepeda Cyclo-Cross ini merupakan jenis-jenis sepeda balap dengan trek yang multi kondisi. Biasanya Balap sepeda jenis ini tidak hanya butuh kecepatan pengendaranya, namun juga butuh teknik yang ciamik dalam menaklukkan kontur trek yang becek, tanah liat, berpasir, dan cadas. Beda halnya dengan road bike yang cenderung balapan di trek yang relative rata. Komponen jenis-jenis sepeda ini dirancang lebih kuat dibanding sepeda balap lainnya. Bahan sepedanya ini juga terbuat dari baja tebal dengan kekuatan maksimum. Hal itu agar sepeda dapat mengimbangi benturan, gundukan, dan lompatan. Ukuran ban yang digunakan tipe sepeda ini juga terbilang besar dibandingkan dengan sepeda balap lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel