10 Juli 2021: RI Nyaris Masuk 15 Besar, Dunia Catat 186 Juta Kasus COVID-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Total kasus COVID-19 di seluruh tercatat mencapai 186 juta kasus per Sabtu (10/7/2021). Indonesia sudah hampir masuk 15 besar dengan total 2,45 juta kasus.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, Indonesia sedang berada di peringkat 16 dunia. Posisi Indonesia berada setelah Meksiko yang mencatat 2,57 juta kasus.

Namun, kasus di Meksiko sudah menurun hingga dua ribu kasus sehari, sementara kasus harian Indonesia sudah mencapai 38 ribu. Pemerintahan Joko Widodo juga sudah antisipasi jika kasus tembus 40 ribu.

Berikut lima negara di dunia dengan kasus COVID-19 tertinggi:

1. Amerika Serikat: 33,8 juta kasus

2. India: 30,7 juta

3. Brasil: 19 juta

4. Prancis: 5,8 juta

5. Rusia: 5,6 juta

Kasus negeri jiran Malaysia juga sedang naik dengan total 817 ribu kasus. Masalah makin pelik akibat pecahnya koalisi Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dan munculnya tuntutan agak Muhyiddin mundur.

Kasus di China masih stabil dengan total 103 ribu. Tak ada lonjakan kasus signifikan selama beberapa bulan terakhir di negara itu. Sementara, Jepang sedang masuk masa darurat jelang Olimpiade Tokyo 2021.

Indonesia rencananya akan mendapatkan vaksin Moderna dari Amerika Serikat. Vaksin yang memiliki efikasi tinggi itu akan diberikan ke tenaga kesehatan sebagai dosis ketiga.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Vaksin Moderna untuk Nakes

Alat pendukung perawatan pasien virus corona COVID-19 terlihat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Alat pendukung perawatan pasien virus corona COVID-19 terlihat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa tenaga kesehatan bakal mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga. Bila dosis pertama dan kedua menggunakan Sinovac, pada dosis ketiga menggunakan Moderna.

"Kami sudah berdiskusi dengan BPOM dan ITAGI sebagai penasihat independen. Dan, sudah menyetujui vaksin ketiga akan diberikan menggunakan vaksin Moderna," kata Budi dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 9 Juli 2021 sore.

Moderna dipilih agar bisa memberikan kekebalan ke tubuh para tenaga kesehatan terhadap mutasi-mutasi virus yang ada. Rencananya, vaksin Moderna akan datang hari Minggu ini.

"Dan, mulai minggu depan kita bisa mulai (vaksinasi dosis ketiga pada nakes)," kata Budi.

Infografis COVID-19:

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel