10 Julukan Teraneh Pesepakbola Dunia, Dari Kutu Hingga Gurita

Robbi Yanto
·Bacaan 3 menit

VIVA – Pemain sepakbola sering diberi julukan di masa kejayaannya. Biasanya julukan tersebut seringkali diambil dari penampilan atau cerita masa kecil mereka.

Salah satunya adalah legenda Timnas Argentina, Diego Maradona yang mendapatkan julukan El Pibe de Oro yang berarti anak emas.

Selain itu, megabintang Juventus Cristiano Ronaldo sering diberi label The Sultan of the Stepover oleh pers, yang terdengar lebih seperti sebuah band daripada julukan.

Namun, julukan atau nama panggilan tak selalu menguntungkan bagi pesepakbola. Ada pesepakbola dunia yang mendapatkan julukan yang aneh. Siapa saja mereka? Berikut rangkumannya dilansir The Sun.

1 Alexis Sanchez - Tupai

Nama itu melekat pada pemain Inter Milan tersebut karena kegesitannya memanjat pohon atau bangunan untuk mengambil bola yang salah sasaran saat bermain di jalanan Tocopilla pada masa kecilnya dulu. Di Tocopilla sendiri kini sudah ada nama jalanan yang didedikasikan buat dirinya.

2. Sebastian Giovinco - Semut Atom

Sebastian Giovinco terkenal saat dirinya memperkuat Juventus pada 2006 hingga 2015. Pemain yang saat ini berkarier di Arab mendapatkan nama Formica Atomica oleh para pendukung Juve.

Panggilan yang memiliki arti Semut Atom, itu adalah referensi ke karakter kartun terkenal yang menurut fans Juve mirip karena perawakan, kecepatan dan kemampuan dinamisnya.

3. Cesar Azpilicueta - Dave

Dave melekat pada kapten Chelsea itu karena kata ini lebih mudah disebutkan ketimbang Cesar. Nama Dave diambil dari salah satu tokoh sitkom terkenal di Inggris, ‘Only Fools and Horses’, yang disebut mirip dengannya.

4. Sergio Aguero - Kun

Selama bertahun-tahun penyerang Argentina itu memiliki nama Kun di bagian belakang seragamnya. Tapi nama striker Man City itu sama sekali bukan Kun, itu hanya nama panggilan.

Ketika dia masih kecil, kakek dan neneknya memanggilnya Kun karena dia mirip dengan karakter Kum-Kum dari kartun Jepang favoritnya.

"Saya semakin menghargainya karena ini unik. Tidak setiap hari seorang atlet dijuluki dengan nama tokoh kartun," ucap Aguero.

5. Lionel Messi - Kutu

Penggemar Barcelona selalu mendukung Lionel Messi, tetapi memberinya julukan La Pulga sama sekali tidak mencermikan pujian.

Julukan itu memiliki arti Kutu. Rasanya tidak adil bagi jagoan Argentina yang meleganda bersama Barca itu. Namun, julukan itu melekat karena dia adalah hama bagi lawan, belum lagi posturnya yang kecil.


6. Paul Pogba - Si Joker, Polpo Paul

Gelandang Manchester United ini punya dua julukan, pertama La Pioche, yang artinya Si Joker. Tapi, ini tak ada kaitannya dengan Batman dan musuh bebuyutannya.

“Saya memakainya, berasal dari sebuah film, tapi tidak dipakai dengan cara yang sama (seperti Batman),” ujar Pogba beberapa waktu lalu.

“Di film itu, seorang penipu sedang lancarkan aksinya di desa. Saya menipu anda sekarang, saya sedang lancarkan Triknya si Pog,” tambahnya.

Saat Pogba masih menjadi andalan di Juventus, dia terkenal dengan julukan Si Gurita, karena tungkainya yang panjang dengan tubuh kurusnya.

7. Philipp Lahm - Kurcaci Ajaib

Lahm juga memiliki dua julukan. Pertama, legenda Bayern Munich itu dijuluki Si Wireless. Bukan karena dia punya kapasitas 5G, tapi karena dia bisa bermain di posisi apapun di lapangan. Mantan pelatihnya, Mehmet Scholl, menjadi orang yang ‘disalahkan’ dalam hal ini.

Lalu, dia juga dijuluki ‘Kurcaci Ajaib’ karena postur tubuhnya yang mungil. Walau bisa merajai lapangan di posisi manapun ia dimainkan, namun postur Lahm hanya 1,7 meter.

8. Givanildo Vieira de Sousa - Hulk

Pemain asal Brasil ini lebih dikenal sebagai Hulk di mana pun dia berkarier. Bahkan komentator memanggilnya dengan nama itu.

Nama itu disandang Hulk karena kemiripannya dengan Lou Ferrigno, yang memerankan The Incredible Hulk dalam serial TV di tahun 70-an. Julukan itu terbilang tepat karena Hulk lebih terlihat seperti petinju ketimbang pesepakbola.

9. Fitz Hall - Satu Ukuran

Mungkin ini nama panggilan paling lucu, dan layak disebut karena kualitas komedinya. Nama itu didapat Fitz saat masih memperkuat Crystal Palace.

Alasannya karena dia lihai menghambat semua aksi serangan, dan ia seakan selalu terhubung dengan para penjaga gawang. Namun dia juga bisa bermain sebagai striker dengan baik.

10. Sead Kolasinac - The Tank

Ketika Arsenal merekrutnya, mereka mengira sudah membeli artileri berat yang nyata. Apalagi, Kolasinac dijuluki De Panzer (The Tank) di Jerman oleh fans Schalke karena tubuhnya yang besar. Sayangnya, dia tiak tampil sesuai ekspektasi, Kolasinac sekarang kembali ke Schalke, mungkin dia akan 'perang' di lapangan.