10 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Kulit Wajah, Segera Hindari

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah kerap kali tanpa sadar kamu lakukan. Selain berbagai faktor dari lingkungan, seperti polusi, paparan sinar UV, atau radikal bebas, kebiasaan buruk yang kamu lakukan sehari-hari juga dapat berpengaruh terahadap kesehatan kulit wajah.

Kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah tidak selalu berkaitan dengan kebiasaan malas membersihkan atau merawat kulit wajah. Berbagai keluhan mulai dari jerawat, flek hitam, pori-pori membesar, dan sebagainya bisa timbul karena kebiasaan yang tidak sehat yang kamu lakukan setiap harinya.

Kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah dipengaruhi oleh faktor perawatan, asupan makanan, hingga kondisi mental. Menghindari berbagai kebiasaan buruk tersebut akan membuat kulit wajah kamu senantiasa terjaga kesehatannya dan tidak akan rusak.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (5/11/2020) tentang kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Kulit Wajah

Memencet jerawat. (Via: youtube.com)
Memencet jerawat. (Via: youtube.com)

Perawatan Kulit yang Berlebihan

Kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah pertama adalah perawatan yang berlebihan. Merawat kesehatan kulit memang penting dan banyak sekali jenis perawatan yang ditawarkan.

Namun, perawatan kulit dengan cara membersihkan wajah dengan zat kimia berlebihan yang mengandung alkohol, ataupun eksfoliasi yang terlalu sering, dapat menyebabkan kulit iritasi, noda pada wajah, dan kemerahan. Penggunaan pelembap yang berlebihan juga dapat membuat kulit sulit mendapat udara, sehingga dapat berujung pada penyumbatan, baik berupa komedo atau jerawat.

Selain itu, jika terlalu sering membersihkan wajah dengan scrub, kulit dapat kehilangan minyak alami dan mengalami iritasi. Scrub wajah cukup dilakukan satu atau dua kali dalam seminggu, dan sebaiknya hindari pemakaian scrub jika kulit wajah sedang kering atau iritasi.

Memencet Jerawat

Memencet jerawat merupakan salah satu kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah. Hal ini bisanya diakibatkan saat kulit wajah berjerawat, bisa timbul rasa tidak nyaman sehingga kamu tergoda untuk memencetnya.

Kamu harus mengendalikan diri untuk tidak menyentuh jerawat, apalagi memencetnya. Kebiasaan ini akan menyebabkan jerawat semakin meradang dan membuatnya lebih lama sembuh. Kuman yang ada di tangan juga dapat menyebabkan jerawat terinfeksi dan timbul nanah.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Kulit Wajah

Ilustrasi kulit wajah sehabis terkena sinar matahari. (via: vicare.vn)
Ilustrasi kulit wajah sehabis terkena sinar matahari. (via: vicare.vn)

Tidak Memakai Sunblock atau Sunscreen

Paparan sinar matahari memang tidak baik untuk kulit. Berbagai keluhan akibat paparan sinar matahari, seperti flek hitam dan kanker kulit, tentunya lebih membahayakan bagi kulit yang rusak. Oleh karena itu, penggunaan sunblock atau sunscreen diwajibkan tidak hanya ketika beraktivitas di luar ruangan, tapi juga di dalam ruangan.

Tidur Tanpa Membersihkan Make Up

Kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah selanjutnya adalah tidur dengan make up yang belum dibersihkan. Tidur tanpa membersihkan make up membuat kotoran dan sisa make up menumpuk di wajah. Hal ini mengakibatkan pori-pori kulit menjadi tersumbat hingga timbul jerawat. Jadi, jangan lupa untuk selalu membersihkan kosmetik yang menempel di kulit wajahmu sebelum tidur.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Kulit Wajah

Ilustrasi Stres dan Cemas Credit: pexels.com/VictoriaB
Ilustrasi Stres dan Cemas Credit: pexels.com/VictoriaB

Stres Berkepanjangan

Hormon stres atau yang dikenal dengan kortisol adalah salah satu hormon yang memiliki dampak buruk bagi kulit, yaitu dapat mempercepat proses penuaan kulit. Nyatanya, stres tidak hanya dapat merugikan kesehatan, tetapi juga berdampak negatif terhadap kulit.

Jangan biarkan stres menguasai pikiran kamu. Bila tidak diatasi, stres dapat memicu penyakit-penyakit kulit seperti dermatitis, rosacea, dan jerawat. Kondisi ini juga dapat menurunkan kemampuan kulit untuk melawan infeksi dan iritasi.

Kurang Tidur

Secara umum, kamu sangat dianjurkan untuk tidur tidak kurang dari 8 jam setiap harinya. Hal ini tak hanya penting bagi pemulihan energi dan kesegaran tubuh saat bangun, tapi juga berdampak baik bagi kulit.

Pada malam hari, sel kulit mengalami proses regenerasi. Jadi ketika kamu kurang tidur, maka akan memicu berkurangnya produksi kolagen dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan penuaan dini.

Rokok dan Alkohol

Tak hanya berpengaruh pada organ dalam, kombinasi rokok serta alkohol juga dapat merusak kulit. Alkohol, mampu membuat kulit dehidrasi dengan bertindak sebagai diuretik, serta memengaruhi hormon vasopresin. Selain itu, alkohol juga diyakini menyebabkan kulit terlihat lelah dan pucat, dengan garis-garis halus, kerutan, dan pori-pori yang tampak lebih jelas.

Merokok juga menjadi kebiasaan yang merusak kulit. Sebab, kebiasaan ini mampu meningkatkan produksi radikal bebas. Ketika terkena banyak radikal bebas, kamu akan menderita stres oksidatif. Terlalu banyak stres oksidatif dapat menyebabkan penuaan dini yang akan tampak melalui kulit.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Kulit Wajah

Makanan tidak baik untuk kulit/unsplash
Makanan tidak baik untuk kulit/unsplash

Kurangnya Asupan Makanan Bergizi

Terlalu banyak mengonsumsi gula, garam, kafein, dan minuman keras bisa berdampak kurang baik bagi kulit, sehingga menjadikannya mudah kusam. Hal ini dikarenakan makanan yang mengandung gula dapat membuat kolagen dan elastin pecah di kulit, sehingga dapat mempercepat proses keriput dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, kamu harus memenuhi asupan makanan bergizi setiap harinya. Seperti organ tubuh lainnya, kulit pun butuh makanan. Di sinilah peran penting vitamin C dan vitamin E untuk selalu menjaga kesehatan kulit. Mulai sekarang, perbanyaklah konsumsi sayuran dan buah-buahan.

Kurang Minum Air Putih

Kurang minum air putih juga merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak kulit wajah. Hal ini mungkin sering kali dianggap sepele, padahal air putih sangat penting dalam menjaga kulit tetap sehat. Kulit yang terhidrasi secara cukup dapat menjaga kelembapan kulit. Jika kamu kurang minum air putih, kerusakan kulit akan terjadi lebih cepat.

Diet Sembarangan

Lemak memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan kulit, karena lemak membantu melembapkan kulit secara alami, serta menjaga kekenyalannya. Namun, sayangnya diet ketat yang cenderung rendah lemak dapat membuat kulit terlihat kusam sekaligus memicu penuaan dini. Oleh karena itu, kamu harus mengatur pola makan dengan baik dan mengenali makanan yang baik dan kurang baik untuk kesehatan kulit.