10 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Dapat Merusak Ginjal

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ginjal memiliki peran penting di tubuh Anda. Mereka membantu menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh Anda dan membantu menghilangkan asam untuk menjaga keseimbangan air, garam, dan mineral yang sehat.

Tanpa keseimbangan yang sehat ini, saraf, otot, dan jaringan lain dalam tubuh Anda tidak dapat berfungsi dengan baik. Karena itu, penting untuk merawat ginjal Anda.

Ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak ginjal kita. Berikut adalah 10 yang umum dilakukan banyak orang.

Dihimpun dari TimesofIndia, ini dia.

1. Terlalu sering menggunakan obat penghilang rasa sakit

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yang tersedia tanpa resep akan membantu mengurangi rasa sakit Anda. Tapi ini bisa merusak ginjal Anda, terutama jika seseorang sudah memiliki penyakit ginjal. Jadi, kurangi penggunaan NSAID secara teratur dan jangan mengonsumsi lebih dari yang direkomendasikan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2. Terlalu banyak konsumsi garam

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Diet yang tinggi garam (natrium), dapat meningkatkan tekanan darah dan dengan demikian berisiko terkena penyakit ginjal. Alih-alih garam, Anda bisa menambahkan rasa pada makanan Anda dengan bumbu dan rempah-rempah. Ketika Anda mulai melakukannya, lama kelamaan Anda akan mulai merasa lebih mudah untuk menghindari garam.

3. Makan makanan olahan

Makanan olahan sarat dengan natrium dan fosfor. Orang yang menderita penyakit ginjal harus menghindari makanan kemasan. Asupan fosfor tinggi, makanan olahan bisa berbahaya bagi ginjal dan tulang.

4. Tidak membuat diri Anda terhidrasi

Ilustrasi Mengonsumsi Air Credit: pexels.com/Daria
Ilustrasi Mengonsumsi Air Credit: pexels.com/Daria

Menjaga diri Anda terhidrasi membantu ginjal Anda untuk membersihkan natrium dan racun dari tubuh. Minum cukup air juga membantu menghindari batu ginjal yang menyakitkan.

Orang dengan masalah ginjal diharuskan memiliki lebih sedikit cairan. Tetapi orang dengan ginjal yang sehat harus minum 3-4 liter air setiap hari.

5. Kurang tidur

Tidur malam yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan. Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur-bangun yang membantu mengkoordinasikan beban kerja ginjal selama 24 jam.

6. Makan terlalu banyak gula

Ilustrasi Donat Credit: pexels.com/Sharon
Ilustrasi Donat Credit: pexels.com/Sharon

Terlalu banyak konsumsi gula dapat menyebabkan obesitas, yang meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes, yang keduanya dapat menyebabkan penyakit ginjal. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi tidak hanya gula tambahan tetapi juga gula tersembunyi.

Hindari biskuit, bumbu, sereal, dan roti putih karena semuanya mengandung gula tersembunyi. Baca kemasannya dengan cermat sebelum membeli makanan apa pun.

7. Merokok

Ilustrasi tembakau rokok (pexels)
Ilustrasi tembakau rokok (pexels)

Merokok berbahaya bagi kesehatan. Orang yang merokok lebih mungkin memiliki protein dalam urin mereka, yang merupakan tanda kerusakan ginjal.

8. Minum terlalu banyak alkohol

Peminum berat (lebih dari empat minuman per hari) memiliki dua kali lipat risiko penyakit ginjal kronis lebih tinggi.

9. Tidak cukup bergerak

ilustrasi tidur/Photo by Daria Shevtsova from Pexels
ilustrasi tidur/Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Duduk terlalu lama dikaitkan dengan perkembangan penyakit ginjal. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat berdampak negatif pada kesehatan ginjal. Aktivitas fisik yang teratur dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan metabolisme yang lebih baik, yang baik untuk kesehatan ginjal.

10. Makan terlalu banyak daging

Protein hewani menghasilkan asam dalam jumlah tinggi dalam darah, yang dapat berbahaya bagi ginjal dan menyebabkan asidosis.

Asidosis adalah suatu kondisi di mana ginjal tidak dapat menghilangkan asam cukup cepat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel