10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi

Dian Lestari Ningsih, deqaa
·Bacaan 6 menit

VIVA – Ada banyak kebiasaan yang kita lakukan yang ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan gigi. Tentu kalian tidak mau kan mengalami masalah pada gigi kalian? Mengalami masalah atau sakit pada gigi rasanya sangat tidak menyenangkan. Mau minum atau makan, gigi terasa tidak nyaman.

Makanya dari sekarang kita harus selalu menjaga kesehatan gigi. Selain harus rutin memerikasana kesehatan gigi ke dokter gigi, ada beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya dihentikan agar gigi tetap sehat. Apa saja kebiasaan yang musti dihentikan? Simak penjelasannya di bawah ini.

10. Kopi

Kalau melihat sekita kita, akan bisa kita temukan banyak orang yang meminum kopi. Ada yang meminum kopi dalam takaran normal, ada juga yang menjadikan kopi sebagai minuman sehari-hari dan terbiasa meminumnya di setiap waktu. Kopi sudah menjadi pengganti air putih, kira-kira seperti itu. Yang berbahaya adalah mereka yang menjadikan minum kopi sebagai kebiasaan.

Meski bagus untuk membantu tubuh tetap terjaga dan energy booster, kopi bisa membuat gigi menjadi rusak. Kopi bisa meninggalkan noda hitam pada gigi. Belum lagi kalau kopi ditambah dengan gula dan diminum secara rutin. Lama namun pasti, warna gigi yang semula putih bisa berubah menjadi kuning dan membuat gigi jadi lemah.

9. Menggigit Kuku

Berada dalam situasi yang tidak menyenangkan seringkali membuat seseorang menjadi gugup. Ketika sudah gugup, semua hal yang sudah disiapkan bisa berantakan. Makanya banyak orang berusaha keras untuk tidak gugup. Kalaupun gugup, harus dilakukan cara tertentu untuk menghilangkan rasa gugup tersebut. Salah satunya bisa dengan menggigit kuku.

Ternyata menggigit kuku juga bisa menjadi salah satu hal yang membuat gigi kita jadi rusak. Tak hanya gigi yang rusak, rahang juga ikut terpengaruh. Belum lagi ditambah bahwa dibalik kuku ada begitu banyak bakteri jahat. Apabila bakteri ini sampai masuk ke dalam tubuh bisa membuat pencernaan terganggu.

8. Ngemil Terlalu Sering

Saat senggang atau ketika menonton film memang paling asyik bila ditemani dengan snack. Ngemil satu atau dua bungkus snack mungkin dirasa cukup untuk memuaskan mulut. Tapi jika dilakukan secara berlebihan, bukan cuma berat badan saja yang naik tapi kesehatan gigi juga ikut terdampak. Apa kalian mau gigi kalian rusak sebelum waktunya?

Ketika kalian makan, bakteri di mulut akan memakan sisa makanan yang masih tertinggal di sela-sela gigi. Mereka akan menghasilkan asam yang memungkinkan untuk mengikis gigi secara perlahan-lahan. Lama-kelamaan, gigi akan mengalami pembusukan. Daripada ngemil sembarangan, lebih baik makan makanan sehat dan seimbang serta jangan lupa minum banyak air putih untuk membersihkan sisa makanan di mulut.

7. Menggigit Benda Asing

Gigi seharusnya digunakan untuk mengigit dan menghancurkan makanan. Tapi banyak orang yang justru tidak menggunakan gigi secara semestinya. Bukannya memasukan makanan, orang malah memasukan benda asing yang bukan makanan. Memang bukan untuk dimakan, tapi lebih sekedar untuk digigit-gigit saja.

Menggigit hal selain makanan ini bukanlah kebiasaan yang baik. Sebut saja menggigit pulpen atau pensil. Kekuatan gigi sudah dirancang untuk mengunyah makanan, mengunyah benda lain yang keras justru akan menciptakan tekanan lebih pada gigi. Terlalu memaksakan menggigit benda keras bisa membuat gigi retak bahkan patah.

6. Alkohol

Ternyata meminum alkohol lebih banyak mendatangkan efek buruk daripada efek positif. Orang hanya melihat alkohol sebagai salah satu opsi untuk rileks, mengilangkan beban pikiran, dan mengakrabkan diri pada orang baru. Nyatanya, alkohol bisa membuat kesehatan terganggu, salah satunya adalah gigi.

Alkohol bisa membuat produksi air liur menjadi turun dan membuat mulut menjadi kering. Padahal air liur ini memiliki fungsi untuk membersihkan gigi sekaligus bakteri. Alhasil, semakin banyak bakteri yang menumpuk di dalam mulut, membuat nafas menjadi tak sedap. Efek lain dari alkohol adalah sifat asamnya yang bisa mengikis enamel gigi.

5. Merokok

Tak hanya alkohol, biasanya orang akan butuh satu hal lagi untuk menemani alkohol. Pilihan biasa akan jatuh pada rokok. Berbicara soal rokok, jumlah perokok aktif saat ini sudah sangat banyak. Hampir setiap orang yang kita temui pasti ada setidaknya satu yang perokok pasif. Untuk tahu orang tersebut perokok atau tidak itu mudah. Ada banyak tanda yang menunjukan bahwa orang tersebut hobi merokok.

Salah satu tanda jelas dari perkok adalah giginya yang kusam. Efek dari sering menghisap rokok bukan cuma pada pernapasan saja tapi juga bisa merusak kesehatan mulut. Gigi menjadi salah satu korbannya. Warna gigi bisa berubah dari yang semula putih menjadi hitam, bau mulut yang tidak sedap, menurunnya kemampuan indera perasa. gigi busuk, dan bahkan kanker mulut.

4. Menggertakan Gigi

Kebiasaan menggertakan gigi ternyata juga bisa merusak kesehatan gigi loh. Ketika orang kesal atau sedang gemas, ada kemungkinan akan menggertakan gigi dengan keras. Itu secara sadar, bagaimana kalau tidak sadar? Ketika dalam tidur misalnya, kita tidak tahu apakah kita akan menggertakan gigi atau tidak.

Kebiasaan menggertakan gigi yang dilakukan secara sadar atau tidak bisa disebabkan bukan hanya kesal, bisa juga karena stres dan anxiety. Menggertakan gigi secara terus menerus bisa membuat gigi menjadi lemah. Hanya tinggal menunggu waktu saja sampai gigi akhirnya mengalami kerusakan. Apabila kalian tidak ingin hal ini terjadi, cari tahu apa penyebab kalian menggertakan gigi dan segera atasi.

3. Menyikat Gigi Terlalu Keras

Semua orang pasti ingin memiliki gigi yang kuat dan sehat. Ada banyak cara untuk mencapai keingingan tersebut. Cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan rajin menyikat gigi. Menyikat gigi menggunakan 2 benda yang namanya sikat gigi dan juga pasta. Dilakukan di pagi hari setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur.

Kebiasaan yang sebenarnya baik ini kadang dilakukan secara berlebihan. Kalau kalian melakukannya dengan terlalu keras, yang ada gigi kalian malah akan rusak. Enamel atau bagian terluar dari gigi bisa terkikis, membuat gigi menjadi sensitif, dan juga lemah. Sikat gigi dengan perlahan saja, jangan terlalu keras. Dan jangan lupa untuk mengganti sikat gigi setiap 2-3 bulan atau ketika bulu sikat gigi sudah menyebar, rontok, atau jelek.

2. Menggunakan Gigi Sebagai Alat Bantu

Banyak orang yang menganggap gigi mereka begitu kuat sehingga bisa digunakan untuk hal lain selain untuk makan. Hal selain makan ini bisa seperti membuka tutup botol atau menyobek sachet. Kebiasaan ini dilakukan setelah dirasa membuat dengan tangan dirasa sulit, lalu akhirnya dicoba lagi dengan menggunakan bantuan gigi.

Ketika kalian menggunakan gigi tidak sesuai dengan fungsinya yakni untuk mengunyah makanan, melainkan digunakan untuk mengunyah benda lain, besar kemungkinan gigi akan mengalami keretakan dan yang terparah bisa mengalami patah. Gigi memiliki batas kekuatan, apabila digunakan untuk menggigit benda apalagi benda ini terlalu keras, maka bisa saja menciderai gigi dan juga rahang.

1. Menggigit Es

Menambahkan es pada minuman memang menyegarkan, apalagi jika diminum setelah lelah beraktivitas dan juga di siang hari yang panas terik. Pastinya tubuh akan segar karena dinginnya air. Minum air dingin tak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah apabila air habis, menyisakan es saja dan es tersebut kita gigit, itulah yang menjadi masalah.

Es memiliki kekerasan yang cukup keras yang bisa membuat gigi retak. Dinginnya es juga bisa membuat enamel menipis. Jika sudah rusak, akan sulit untuk mengembalikan gigi ke kondisi semula. Memang menggigit es batu adalah hal yang menyenangkan, tapi lebih baik hindari kebiasaan ini dan lebih aman untuk meminum air dingin menggunakan sedotan dan tidak mengunyah esnya.

SUMBER ASLI