10 Langkah Pencegahan Penularan Virus Corona Covid-19 Versi Kemenkes

Jakarta WHO telah menetaspkan virus corona sebagai pandemi. Penyakit Corona Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-CoV-2 memiliki gejala hampir sama dengan penyakit flu, tetapi memiliki perbedaan jika dicermati.

Dilansir dari laman covid19.kemenkes, virus Corona mampu menyebabkan infeksi saluran pernapasan hingga memiliki risiko penyakit yang serius.

Virus Corona Covid-19 adalah jenis baru yang diduga pertama ditemukan di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Pemerintah Indonesia mencatat jumlah kasus orang positif virus Corona terus bertambah.

Data dari Kemenkes, hingga Selasa (24/2/2020) per jam 10.00 WIB, kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 579 dan 49 orang meninggal dunia akibat penyakit ini.

Upaya untuk memutus mata rantai penyebaran terus dilakukan Pemerintah Indonesia. Berbagai imbauan, ajakan terus digalakkan untuk mengedukasi warga perihal virus Corona yang telah menginfeksi lebih dari 300 orang di seluruh dunia ini.

Harapannya tentu, masyarakat makin melek terhadap pandemi ini, yang berujung pada partisipasi aktif untuk ikut terlibat dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah merilis cara mencegah penularan virus Corona.

Berikut cara-caranya, seperti dilansir Bola.com dari laman Kemenkes, Selasa (24/3/2020):

Pencegahan Penularan Virus Corona

Ilustrasi Virus Corona 2019-nCoV (Public Domain/Centers for Disease Control and Prevention's Public Health Image)
  • Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas atau kekebalan tubuh meningkat.
  • Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan satu di anatra tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
  • Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
  • Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh.
  • Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
  • Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cuci tangan Anda.
  • Menunda perjalanan ke daerah atau negara di mana virus ini ditemukan.
  • Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan petugas kesehatan setempat.
  • Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu Anda melindungi dari penularan dan penyebaran penyakit ini.

Sumber: Kemenkes RI

Disadur dari: Bola.com (penulis,Alfi Yuda/editor Aning Jati, published 24/3/2020)