10 Makanan untuk Cegah Kolesterol Tinggi saat Lebaran

Liputan6.com, Jakarta Makanan untuk cegah kolesterol tinggi saat Lebaran bisa sangat diperlukan. Ketika hari raya tiba, berbagai makanan dihidangkan untuk merayakan kemenangan bulan suci. Porsi makan bisa bertambah karena lezatnya makanan-makanan ini.

Tak jarang, makanan yang disajikan merupakan makanan bersantan, daging merah, atau makanan berminyak. Makanan-makanan ini bisa berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat. Memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah, terutama kolesterol LDL jahat, berpotensi menimbulkan penyakit jantung.

Pola makan memiliki efek kuat pada kolesterol dan faktor risiko lainnya. Menjaga pola makan tetap sehat selama lebaran sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Mengimbangi makanan berkolesterol dengan makanan sehat bisa jadi solusi pola makan sehat selama lebaran.

Mengimbangi hidangan berkolesterol dengan makanan sehat dapat membantu mencegah kenaikan kolesterol. Selain makanan seimbang, mengonsumsinya dalam jumlah wajar juga penting untuk mengontrol kenaikan kolesterol.

Berikut 10 makanan untuk cegah kolesterol tinggi saat Lebaran, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (24/5/2020).

Makanan untuk Cegah Kolesterol

ilustrasi alpukat/Photo by Alina Karpenko on Unsplash

Polong-polongan

Polong-polongan seperti kacang polong dan kacang merah mengandung serat, minreal dan protein. Polong-polongan terutama mengandung serat larut yang baik untuk mengontrol kolesterol. Polong-polongan juga dinilai mampu menurunkan kadar kolesterol LDL jahat.

Alpukat

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan serat. Dua nutrisi ini penting untuk menurunkan kolesterol jahat. Serat dalam alpukat secara alami membantu menjaga kolesterol tetap terkendali. Konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, serangan jantung, dan penyakit jantung kronis.

Makanan untuk Cegah Kolesterol

ilustrasi kacang/freepik

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, pistachio, kacang tanah, dan lainnya sangat padat nutrisi. Kacang-kacangan sangat tinggi lemak tak jenuh dan serat. Kacang kenari misalnya, kaya akan varietas asam lemak omega-3, sejenis lemak tak jenuh ganda yang terkait dengan kesehatan jantung. Kacang-kacangan mengandung pitosterol yang membantu menurunkan kolesterol dengan menghalangi penyerapannya di usus.

Ikan berlemak

Ikan berlemak dapat dinikmati sebagai bagian dari diet seimbang saat lebaran. Ikan berlemak, seperti salmon dan makarel, adalah sumber asam lemak omega-3 rantai panjang yang sangat baik. Lemak sehat ini dapat membantu mengontrol kolesterol dalam darah.

Omega-3 meningkatkan kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan risiko peradangan dan stroke. Hindari menggoreng ikan atai mengolahnya bersama minyak karena bisa mengurangi manfaatnya.

Makanan untuk Cegah Kolesterol

Ilustrasi Buah-Buahan Credit: pexels.com/PhotoMIX

Buah kaya serat

Buah kaya serat seperti pepaya, jambu biji, apel, jeruk, anggur, dan beri bermanfaat untuk kontol kolesterol. Serat mendorong tubuh untuk menyingkirkan kolesterol dan menghentikan hati memproduksinya. Salah satu jenis serat larut yang disebut pektin menurunkan kolesterol hingga 10%.

Bawang putih

Bawang putih mengandung berbagai senyawa tanaman yang kuat, termasuk allicin. Studi menunjukkan bahwa bawang putih membantu menurunkan tekanan darah dan dapat membantu menurunkan kolesterol LDL total. Senyawa sulfur dalam bawang putih juga telah terbukti melindungi terhadap kerusakan organ dari toksisitas logam berat.

Makanan untuk Cegah Kolesterol

Ilustrasi susu kedelai (dok. Pixabay.com/bigfatcat/Putu Elmira)

Kedelai dan olahannya

Kedelai dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih sehat, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Kedelai dan produk berbasis kedelai dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Kedelai adalah sumber protein tanpa lemak yang baik. Kedelai dinilai mampu mengurangi kadar kolesterol jahat serta meningkatkan kadar kolesterol baik. Jenis produk kedelai yang bisa dikonsumsi di antaranya adalah edamame, tahu, tempe, dan susu kedelai.

Teh

Teh mengandung flavonoid, yang bermanfaat untuk kesehatan jantung. Teh dari camelia sinesis, baik itu teh hijau maupun teh hitam, memiliki manfaat baik bagi penurunan kolesterol. Katekin membantu menghambat sintesis dan penyerapan kolesterol dan membantu mencegah pembekuan darah.

Minum teh juga dapat membantu penurunan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Minum teh hitam secara teratur juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Makanan untuk Cegah Kolesterol

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Alesia.B

Sayuran berdaun gelap

Sayuran kaya serat dan antioksidan dan rendah kalori. Sayuran berdaun gelap terutama sangat baik untuk kesehatan jantung. Sayuran berdaun gelap seperti bayam, brokoli, sawi, dan kale cocok dijadikan hidangan sehat lebaran. Sayuran hijau gelap dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dengan mengikat asam empedu dan membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak kolesterol.

Beberapa sayuran juga sarat akan pektin, serat larut penurun kolesterol. Sayuran yang kaya pektin termasuk okra, terong, wortel, dan kentang.

Minyak zaitun

minyak zaitun extra virgin kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, jenis yang dapat membantu meningkatkan HDL "baik" dan menurunkan kolesterol LDL "buruk". Minyak zaitun juga merupakan sumber polifenol yang membantu mengurangi peradangan penyebab penyakit jantung. Minyak zaitun mengandung asam oleat dan oleocanthal, dua nutrisi yang dapat melawan peradangan.