10 Makanan yang Bisa Tingkatkan Hormon Testosteron, Dukung Kesuburan Pria

Liputan6.com, Jakarta Testosteron adalah hormon yang penting bagi kesuburan pria. Testosteron adalah hormon seks pria yang berperan dalam kesuburan, fungsi seksual, kesehatan tulang, dan massa otot.

Selama pubertas pada anak laki-laki, testosteron adalah salah satu pendorong utama perubahan fisik seperti peningkatan otot, suara yang lebih dalam dan pertumbuhan rambut. Testosteron diperlukan untuk produksi sperma. Ini yang membuat testosteron cukup penting dalam kesuburan.

Kadar testosteron bisa menurun seiring berjalannya usia. Kondisi tertentu juga bisa memengaruhi produksi hormon. Tapi tak perlu khawatir, dengan perubahan pola makan dan gaya hidup, kadar testosteron bisa ditingkatkan.

Sejumlah makanan dapat mendorong produksi hormon testosteron. Dua nutrisi yang sangat penting untuk produksi testosteron adalah vitamin D dan seng. Konsumsi protetin yang cukup juga bisa membantu. Berikut 10 makanan untuk tingkatkan hormon testosteron, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (9/6/2020).

Makanan untuk tingkatkan hormon testosteron

Kuning telur (PIMPAN/Shutterstock)

Kuning telur

Telur adalah sumber protein, vitamin D, dan omega-3 yang sangat baik. Semuanya membantu dalam produksi testosteron. Peningkat hormon dari telur terutama berasal dari kuning telur, yang kaya akan kolesterol makanan, lemak mono dan jenuh. Telur juga merupakan sumber vitamin B yang penting untuk kesuburan.

Telur organik adalah salah satu sumber makanan terbaik. Selain asam lemak esensial, seluruh telur kaya akan asam aspartat, asam amino yang memicu produksi testosteron. Mengonsumsi protein yang cukup dapat membantu menjaga tingkat kesehatan dan membantu penurunan lemak. Ini juga terkait dengan produksi testosteron.

Tiram

Tiram kaya dengan seng, mineral yang mengangkat testosteron sekaligus meningkatkan hormon faktor pertumbuhan. Seng adalah nutrisi penting selama masa pubertas, dan efeknya dapat menjaga hormon pria sepanjang masa dewasa.

Penelitian menunjukkan kekurangan seng dikaitkan sebagai faktor risiko infertilitas yang disebabkan oleh kadar testosteron yang rendah. Tiram mengandung lebih banyak seng per porsi daripada makanan lainnya. Tiram juga meningkatkan dopamin, hormon yang meningkatkan libido pada pria dan wanita.

Makanan untuk tingkatkan hormon testosteron

Photo by Abraham Garcia on Unsplash

Daging sapi

Beberapa potong daging sapi memiliki nutrisi yang dapat meningkatkan testosteron. Hati sapi adalah sumber vitamin D yang luar biasa, sedangkan dagingnya mengandung seng yang baik untuk produksi testosteron. Untuk menghindari risiko kolesterol, pilih potongan daging tanpa lemak dan hindari moengonsumsinya tiap hari.

Kepiting dan lobster

Selain kerang, kepiting dan lobster juga bisa jadi makanan yang baik untuk pria. Satu porsi kepiting atau lobster dapat membantu meningkatkan kadar testosteron. Makanan laut ini adalah makanan rendah lemak, rendah kalori, tinggi protein yang baik untuk kesuburan pria. Ini berkat kandungan seng yang di dalamnya.

Makanan untuk tingkatkan hormon testosteron

ilustrasi ikan tuna/pexels

Tuna

Makanan laut yang juga bisa meningkatkan testosteron adalah tuna. Ikan berlemak ini kaya akan vitamin D yang telah dikaitkan dengan produksi testosteron. Satu porsi tuna bisa memenuhi kebutuhan vitamin D harian. Tuna bisa dikonsumsi maksimal dua hingga tiga porsi seminggu untuk meminimalkan asupan merkuri, yang ditemukan dalam makanan laut.

Susu rendah lemak

Susu adalah sumber protein dan kalsium. Susu yang difortifikasi mengandung vitamin D yang baik untuk produksi hormon testosteron. Pastikan memilih susu yang diperkaya dengan vitamin D. Pilih versi rendah lemak atau skim. Susu rendah lemak memiliki nutrisi yang sama seperti susu murni tanpa semua lemak jenuh.

Makanan untuk tingkatkan hormon testosteron

ilustrasi delimal/pexels

Delima

Dilansir dari Medical News Today, hasil penelitian dari tahun 2012 menunjukkan bahwa delima dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita. Enam puluh peserta sehat minum jus delima murni selama 14 hari menunjukkan peningkatan rata-rata 24 persen kadar testosteron saliva. Delima juga dikenal akan tingkat antioksidannya dapat mendukung kesehatan jantung dan pengurangan stres.

Sayuran hijau

Sayuran seperti bayam, kale, dan brokoli kaya akan magnesium, mineral yang juga dapat meningkatkan kadar testosteron tubuh. Sayuran kubis juga bisa mengurangi estrogen dan meningkatkan efisiensi testosteron.

Sayuran silangan seperti brokoli kaya akan indol, senyawa anti kanker yang secara tidak langsung meningkatkan produksi testosteron dengan menghancurkan dan membilas sistem kelebihan estrogen. Seiring bertambahnya usia pria, kadar estrogen mereka secara bertahap meningkat, sementara kadar testosteron turun.

Makanan untuk tingkatkan hormon testosteron

Bawang putih. (iStockphoto)

Bawang putih

Senyawa dalam bawang putih memicu pelepasan hormon luteinizing, yang mengatur produksi testosteron. Bawang putih dan bawang merah juga mengandung zat kimia dialil disulfida yang merangsang pelepasan hormon yang memacu produksi testosteron. Bawang putih segar dan bawang merah mengandung lebih banyak nutrisi. Pertimbangkan untuk membeli bawang putih segar untuk menjaga nutrisinya.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, kacang arab, dan banyak lainnya adalah sumber seng dan vitamin D yang tinggi. Konsumsi kacang-kacangan bisa membantu meningkatkan kadar testosteron yang mendukung kesuburan pria.