10 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Mentah, Bisa Timbulkan Penyakit

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Makanan yang tidak boleh dimakan mentah perlu benar-benar kamu perhatikan. Pasalnya, mengonsumsi beberapa jenis makanan tanpa memasaknya dapat menimbulkan penyakit. Bahkan, kamu bisa juga mengalami keracunan makanan yang tentunya sangat fatal.

Biasanya makanan yang tidak perlu dimasak terlebih dahulu bersifat sebagai lalapan, seperti daun-daun muda, mentimun, petai, dan sejenisnya. Namun, selain itu kamu mungkin perlu memasak dengan benar. Lewat proses masak, maka virus dan bakteri dalam bahan makanan akan hilang.

Makanan yang tidak boleh dimakan mentah bisa menyebabkan gangguan kesehatan bahkan keracunan. Oleh karena itu, selalu masak makanan-makanan yang akan kamu konsumsi dengan baik agar tidak menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (27/1/2021) tentang makanan yang tidak boleh dimakan mentah.

Kentang dan Susu

Kentang/dok. Unsplash Andrey
Kentang/dok. Unsplash Andrey

Kentang

Makanan yang tidak boleh dimakan mentah pertama adalah kentang. Kentang mengandung antinutrien yang dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi tubuh. Mengonsumsi kentang mentah bisa menyebabkan kembung dan efek gastrointestinal. Hal itu terjadi karena kentang mengandung pati yang sulit dicerna.

Memasak kentang dapat mengurangi lektin, salah satu antinutrisi sebesar 50 - 60 persen. Glycoalkaloids dalam kentang dapat menyebabkan kantuk, gatal, peningkatan sensitivitas, dan masalah pencernaan.

Susu

Susu segar dipercaya sebagai jenis susu terbaik untuk tubuh, tetapi susu segar tidak berarti langsung dari sapi, kambing, domba, kerbau, atau unta. Susu mentah, atau susu yang tidak dipasteurisasi, dapat membawa bakteri berbahaya dan kuman yang dapat membuat kamu sangat sakit atau bahkan membunuh.

Ini juga dapat menyebabkan infeksi serius dai bakteri seperti salmonella, listeria, dan E. coli. Studi oleh CDC menunjukkan bahwa wabah dari susu mentah terus mengancam kesehatan manusia.

Telur dan Taoge

Ilustrasi/copyright pixabay.com/LoveToTakePhotos
Ilustrasi/copyright pixabay.com/LoveToTakePhotos

Telur

Telur adalah makanan yang menjadi favorit nyaris seluruh lapisan masyarakat. Tak jarang kamu lebih menyukainya jika diolah setengah matang. Namun, hal ini tidak terlalu disarankan karena memiliki risiko mengalami infeksi bakteri. Terlebih lagi, kamu menyantapnya dalam kondisi mentah.

Makanan yang tidak boleh dimakan mentah ini sebaiknya selalu dimasak agar kamu emndapatkan manfaatnya. Sebuah penelitian menemukan bahwa penyerapan protein lebih tinggi pada telur yang dimasak (90%) daripada pada telur mentah (50%).

Taoge

Kecambah adalah salah satu tanaman termudah untuk tumbuh dan kaya akan nutrisi. Namun, mengkonsumsi taoge mentah dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti kram perut, diare, dan muntah muncul 1-8 hari setelah makan taoge. Makananya yang tidak boleh dimakan mentah ini telah menyebabkan wabah penyakit bawaan makanan.

Kacang Merah dan Kale

Kale, sayuran hijau kaya kalsium (Foto: .shamatapilates)
Kale, sayuran hijau kaya kalsium (Foto: .shamatapilates)

Kacang Merah

Kacang merah memang mengandung banyak protein, serat, dan antioksidan. Namun, kamu sangat tidak dianjurkan untuk menyantapnya sebelum dimasak karena bisa menyebabkan gangguan perut.

Kacang merah yang masih mentah mengandung racun phytohemagglutinin yang bisa picu ketidaknyamanan pencernaan. Gejalanya pun mirip keracunan makanan. Jadi, sebelum dikonsumsi, pastikan kamu merebus kacang merah minimal selama 10 menit.

Kale

Kale merupakan salah satu makanan yang tidak boleh dimakan mentah. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kale adalah salah satu makanan tersehat di dunia. Namun, makan kale mentah dalam jumlah sangat besar dapat menyebabkan penyimpangan hormon yang menyebabkan fluktuasi gula darah.

Selain itu, makan kale mentah juga menyebabkan fluktuasi berat badan, dan kesehatan metabolisme secara keseluruhan. Kamu bisa mengalami pembengkakan tiroid atau gondok sebagai hasilnya.

Terong dan Jamur

Ilustrasi terong (dok. Pixabay.com/Moom22/Putu Elmira)
Ilustrasi terong (dok. Pixabay.com/Moom22/Putu Elmira)

Terong

Bila tidak dimasak, terong masih mengandung solanin, racun yang sama seperti kentang mentah. Bahkan, bila yang dimakan adalah terong muda mentah, kemungkinan kamu untuk mengalami keracunan.

Hal ini terjadi karena kandungan toksinnya sangat banyak. Bukan cuma memicu efek gastrointestinal, bahaya makanan mentah ini juga dapat menyebabkan alergi pada orang-orang tertentu.

Jamur

Makanan yang tidak boleh dimakan mentah selanjutnya adalah jamur. Jamur mengandung antioksidan, vitamin B, dan kalium. Tapi, untuk mendapatkan manfaat dari zat gizi tersebut, kamu mesti memanaskannya atau memasaknya terlebih dahulu.

Faktanya, jamur mentah sulit dicerna dan mengandung salah satu sumber toksin yang paling terkonsentrasi secara alami, yaitu agaritinie yang bersifat karsinogenik. Ketika kamu terlalu sering makan jamur mentah, risiko jangka panjang seperti kanker akan lebih tinggi.

Sosis dan Daging Ayam

Ilustrasi sosis (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi sosis (Sumber: Pixabay)

Sosis

Makanan yang tidak boleh dimakan mentah berikutnya adalah sosis. Kamu mungkin pernah berpikir bahwa sosis bisa dimakan mentah karena sebelumnya sudah matang sebelum akhirnya dikemas.

Kendati memang demikian, kamu sebaiknya tidak mengonsumsinya sebelum dimasak lagi. Alasannya, sosis dapat terkontaminasi oleh bakteri Listeria, yang hanya bisa dibunuh oleh proses pemanasan kembali.

Daging Ayam

Daging ayam juga merupakan makanan yang tidak boleh dimakan mentah. Tidak seperti daging sapi, makan ayam mentah dapat menyebabkan penyakit serius karena mengandung salmonella, campylobacter, atau keduanya, yang dapat menyebabkan diare, demam, dan kram perut.

Sebuah studi mencatat bahwa unggas adalah makanan yang paling umum dalam membawa wabah selama 1998-2012. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan bahwa ayam harus dimasak pada suhu yang aman yaitu 165 derajat F.