10 Manfaat Makanan Berserat, Ragam Jenisnya dan Dampak Buruk Kurang Asupan Serat

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Konsumsi makanan dengan serat tinggi penting dicukupi asupannya. Sebab ada beragam manfaat makanan berserat yang bisa didatpakan. Salah satu yang paling dikenal adalah manfaat makanan berserat untuk melancarkan buang air besar (BAB).

Namun, selain manfaat makanan berserat bagi pencernaan, serat tersebut juga dibutuhkan dalam proses penurunan kadar kolesterol, serta mencegah sembelit. Bahkan bagi yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, manfaat makanan berserat dapat mempercepat proses penurunan serta menjaga berat badan agar tidak cepat naik kembali.

Berikut ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber, beragam manfaat makanan berserat yang bisa didapatkan, serta risiko kesehatan yang bisa timbul akibat kekurangan serat, Rabu (28/10/2020).

Manfaat Makanan Berserat

Ilustrasi Buah Alpukat Credit: unsplash.com/Louis
Ilustrasi Buah Alpukat Credit: unsplash.com/Louis

1. Perlancar Siklus BAB

Manfaat makanan berserat ini tentu sudah diketahui semua orang. Manfaat ini disebabkan serat sulit dicerna oleh tubuh, sehingga masih dalam bentuk gumpalan di usus. Akibat hal tersebut ternyata cukup menguntungkan, sebab gumpalan yang terbentuk akan mendorong seluruh sisa-sisa semua makanan keluar dari tubuh dalam bentuk feses.

2. Pelihara Kesehatan Usus

Selanjutnya, serat juga befungsi menjaga usus dari berbagai masalah. Manfaat makanan berserat dapat menjauhkan dari ambeien serta penyakit divertikular yaitu penyakit akibat terbentuknya kantong-kantong kecil di usus besar. Bahkan serat juga bisa menurunkan risiko kanker kolorektal yang menyerang usus besar atau rektum.

Manfaat Makanan Berserat

ilustrasi makan sayuran/Photo by Oleg Magni from Pexels
ilustrasi makan sayuran/Photo by Oleg Magni from Pexels

3. Mencegah Penyakit Jantung

Serat yang larut dalam air bisa membantu penurunan kadar kolesterol jahat di tubuh. Hal ini juga berdampak pada penurunan risiko terkena penyakit jantung. Serat tersebut juga mampu menurunkan tekanan darah, serta mengurangi peradangan.

4. Mengendalikan Gula Darah

Para penderita diabetes sangat membutuhkan serat, terutama serat larut air. Hal tersebut karena manfaat makanan berserat bisa memperlambat penyerapan gula dan membantu mengendalikan kadar gula darah.

Bahkan dengan manfaat makanan berserat tersebut, mampu membantu penurunan risiko diabetes tipe 2.

Manfaat Makanan Berserat

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

5. Bantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat makanan berserat selanjutnya, yaitu dapat mengurangi nafsu makan dan memberi rasa kenyang, menyerap air di usus, serta memperlambat penyerapan nutrisi. Akan tetapi, manfaat makanan berserat ini tergantung jenisnya. Sebab ada beberapa jenis serat yang tidak punya dampak penurunan berat badan.

6. Menjaga Berat Badan Ideal

Selain manfaat makanan berserat dalam penurunan berat badan, makanan berserat juga bisa menjaga berat badan tetap ideal. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang menyatakan jika seseorang dengan kebutuhan serat terpenuhi, cenderung punya berat badan ideal.

Manfaat Makanan Berserat

ilustrasi buah bit untuk detoksifikasi/pexels
ilustrasi buah bit untuk detoksifikasi/pexels

7. Menjaga Kesehatan Tulang

Pada beberapa sumber serat seperti asparagus, kacang kedelai, dan juga gandum, memiliki kandungan prebiotik. Kandungan tersebut ternyata bisa memenuhi asupan kalsium bagi tubuh. Dengan tercukupinya kalsium tersebut, maka bisa menjaga kepadatan tulang.

8. Membuang Racun di Dalam Tubuh

Mengonsumsi serat setiap hari bisa memberi manfaat berupa detoks alami. Dikatakan demikian karena serat tidak mudah larut bisa mendorong berbagai racun serta zat kimia berbahaya keluar dari tubuh.

Manfaat Makanan Berserat

ilustrasi/copyright pexels.com/pixabay
ilustrasi/copyright pexels.com/pixabay

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Serat pada buah dan sayuran bisa menjaga kesehatan kulit. Serat akan memindahkan racun, bakteri dan jamur dari makanan menuju sistem pencernaan.

10. Perpanjang Harapan Hidup

Mungkin terdengar berebihan, namun manfaat makanan berserat ini bisa dirasakan dalam jangka panjang. Berbagai kajian membuktikan bahwa konsumsi serat dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan berbagai jenis kanker. Selain itu, konsumsi serat juga menjauhkan dari berbagai masalah kesehatan.

Dampak Buruk Kurang Serat

Ilustrasi Junk Food Credit: dreepik.com
Ilustrasi Junk Food Credit: dreepik.com

Nafsu Makan Tidak Terjaga

Jika tubuh kekurangan asupan serat, maka akan membuat perut terasa cepat lapar. Hal ini tentu bisa berdampak pada konsumsi makanan yang berlebihan. Jika terus-menerus dibiarkan, maka tidak heran jika tubuh bisa mengalami kenaikan berat badan dengan signifikan.

Cara kerja serat dengan memenuhi rongga-rongga perut dan memberi rasa kenyang lebih lama serta perut terasa penuh. Dengan begitu nafsu makan bisa ditekan dan terhindar dari kebiasaan makan banyak atau ngemil setelah makan.

Sembelit

Dampak buruk yang sangat umum terjadi saat kekurangan asupan serat yaitu susah buang air besar atau sembelit. Hal ini tentu menyebabkan jadwal buang air besar menjadi tidak teratur.

Padahal konsumsi serat bisa merangsang gerakan usus, dan membuat sisa makanan yang telah dicerna cepat dikeluarkan tubuh. Di sisi lain, kemampuan serat untuk menyerap air bisa membuat sisa makanan mudah dikeluarkan oleh tubuh. itulah mengapa, jika serat dalam tubuh kurang, maka proses pencernaan jadi terhambat.

Gangguan Pencernaan Lain

Selain sembelit, dampak buruk kurang serat bisa juga menyebabkan gangguan pencernaan lainnya, seperti iritasi usus, radang usus besar, hingga radang usus dan rectum. Berbagai gangguan tersebut adalah peradangan yang terjadi di dalam organ pencernaan.

Makanan Sumber Serat

ilustrasi buah pisang/Photo by alleksana from Pexels
ilustrasi buah pisang/Photo by alleksana from Pexels

Makanan dengan sumber serat tinggi berasal dari buah dan sayuran. Namun jenis kacang-kacangan juga bisa menjadi sumber serat yang baik bagi tubuh. berikut ini berbagai jenis makanan yang menjadi sumber serat:

- Oatmeal

- Apel

- Buah pisang

- Blackberry

- Buah persik

- Pir

- Plum

- Jeruk

- Kacang merah

- Kacang hitam

- Sayur brokoli

- Wortel

Selain berbagai jenis makanan di atas, sebenarnya masih banyak sekali makanan dengan kandungan serat yang baik bagi tubuh. Jadi, pastikan kebutuhan serat harian terpenuhi, ya.