10 Manfaat Pohon Bakau yang Luar Biasa Bagi Kehidupan

·Bacaan 8 menit
10 Manfaat Pohon Bakau yang Luar Biasa Bagi Kehidupan
10 Manfaat Pohon Bakau yang Luar Biasa Bagi Kehidupan

RumahCom - Pohon bakau atau yang lebih dikenal luas dengan nama Mangrove adalah salah satu jenis tanaman atau pohon yang biasanya tumbuh di pesisir pantai. Di Indonesia, populasi hutan atau pohon bakau bisa dibilang cukup banyak. Bahkan, beberapa diantaranya menjadi objek wisata yang menarik perhatian banyak orang. Sebut saja Taman Wisata Alam Angke yang ada di Jakarta dan juga Hutan Mangrove Karimun Jawa.

Meskipun sudah banyak hutan bakau yang menarik perhatian masyarakat, masih banyak masyarakat yang tidak tahu mengenai manfaat dari bakau. Supaya Anda bisa mengetahui manfaat pohon bakau yang luar biasa bagi kehidupan, artikel kali ini akan membahas mengenai:

  1. Mengenal Pohon Bakau yang Mampu Menahan Abrasi

  2. Karakteristik Tanaman Bakau

    1. Memiliki Akar Tunjang

    2. Batang Bulat dengan Tekstur Kasar

    3. Memiliki Bunga yang Tumbuh Berkelompok

    4. Memiliki Buah yang Beracun

    5. Berdaun Tunggal

  3. 10 Manfaat Pohon Bakau yang Luar Biasa

    1. Menjadi Ekosistem Bagi Hewan dan Tumbuhan

    2. Penunjang Hidup Masyarakat Pesisir

    3. Menjaga Kualitas Air

    4. Mencegah Abrasi Pantai

    5. Menyerap Karbon Dioksida

    6. Tempat Berlindung Bagi Ikan Kecil

    7. Bisa Dimanfaatkan Sebagai Kayu Potong dan Kayu Bakar

    8. Buah Bakau Berkhasiat Mengatasi Penyakit

    9. Mencegah Terjadinya Pemanasan Global dan Mengurangi Polusi

    10. Sumber Potensi Pariwisata

Cara Alternatif Miliki Rumah Murah
Cara Alternatif Miliki Rumah Murah

Membeli Rumah, Ruko dan Properti Lainnya

Cara Alternatif Miliki Rumah Murah

1. Mengenal Pohon Bakau yang Mampu Menahan Abrasi

Tanpa adanya pohon bakau, garis batas laut bisa bergeser jauh. (Foto: Pexels - John Bryan Gray)
Tanpa adanya pohon bakau, garis batas laut bisa bergeser jauh. (Foto: Pexels - John Bryan Gray)

Tanpa adanya pohon bakau, garis batas laut bisa bergeser jauh. (Foto: Pexels - John Bryan Gray)

Bakau merupakan salah satu jenis tumbuhan yang masuk dalam marga Rhizophora. Jenis tumbuhan ini mempunyai satu keunikan, yaitu bisa tumbuh dengan subur di area pesisir pantai. Tidak seperti pohon kelapa yang tumbuh sedikit jauh dari pesisir pantai, pohon bakau lebih sering tumbuh di pasir pantai yang memang terkena air laut. Itu sebabnya jenis pohon ini bisa dengan mudah ditemukan di negara dengan iklim tropis dan subtropis. Alasan utamanya karena negara dengan kedua iklim tersebut memiliki garis pantai yang cukup luas untuk bakau tumbuh berkembang.

Pohon ini sendiri memiliki beberapa keunikan yang tidak biasa ditemukan pada pohon-pohon di area tropis lainnya. Contohnya adalah akar yang bisa tumbuh sampai dengan dua meter di atas permukaan tanah. Selain itu, tinggi bakau juga bisa mencapai 30 meter meskipun hidup di pesisir pantai.

Bakau sendiri memiliki akar tunjang yang bisa menyebar sampai dengan 10 meter dari pohon utama. Penyebaran akar inilah yang akhirnya memberikan kekuatan pada tanah dan pasir di sekitar pantai. Dengan demikian, abrasi yang disebabkan oleh ombak laut tidak akan terjadi pada pantai dengan kumpulan pohon bakau di dalam ekosistemnya.

Hutan bakau bisa ditemui di daerah pesisir pantai seperti Jakarta Utara. Selain bisa menemui hutan bakau, properti di Jakarta Utara memiliki prospek bisnis yang baik. Berikut pilihan hunian di Jakarta Utara di bawah Rp1 Miliar.

Baca Juga: Manfaat Pohon Palem dan 10 Jenisnya

2. Karakteristik Tanaman Bakau

Terdapat beberapa jenis tanaman bakau yang memiliki karakteristik unik. (Foto: Pexels - Joel de la Cruz)
Terdapat beberapa jenis tanaman bakau yang memiliki karakteristik unik. (Foto: Pexels - Joel de la Cruz)

Terdapat beberapa jenis tanaman bakau yang memiliki karakteristik unik. (Foto: Pexels - Joel de la Cruz)

Karena tanaman bakau berguna untuk mencegah abrasi, jenis tanaman ini mempunyai beberapa ciri khusus yang sedikit berbeda dengan tanaman pada umumnya. Berikut karakteristik umum tanaman bakau yang bisa Anda lihat secara kasat mata:

1. Memiliki Akar Tunjang

Jika melihat secara statistik, jenis tanaman yang memiliki akar tunjang tidak sampai 25% dari seluruh tanaman yang ada di dunia. Akar tunjang adalah jenis akar yang tumbuh di permukaan. Jadi, Anda bisa dengan jelas melihat akar bakau yang biasanya tumbuh di batas permukaan tanah.

2. Batang Bulat dengan Tekstur Kasar

Secara umum, batang dari pohon bakau mirip dengan pohon kebanyakan. Jika dilihat lebih jelas, bentuk batangnya terlihat membulat dengan sempurna, dan kulit batang dari bakau memiliki tekstur yang cenderung kasar. Ini berbeda dengan jenis tanaman lainnya yang biasa tumbuh di rawa ataupun pinggir pantai.

3. Memiliki Bunga yang Tumbuh Berkelompok

Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa tanaman bakau tidak memiliki bunga. Akan tetapi, sebenarnya bakau memiliki bunga dengan warna putih kekuningan berukuran kecil. Biasanya, bunga bakau tumbuh berkelompok.

4. Memiliki Buah yang Beracun

Meskipun tanaman bakau memiliki buah, hampir tidak ada satu orang pun yang berani mengonsumsi buah bakau. Hal ini karena buah yang berasal dari pohon bakau cenderung beracun. meskipun demikian, ada beberapa daerah di Indonesia yang berani memanfaatkannya sebagai bahan pangan alternatif. Beberapa daerah tersebut adalah NTT, Flores, dan juga Bengkulu.

5. Berdaun Tunggal

Definisi tanaman berdaun tunggal adalah tanaman yang hanya memiliki satu daun di setiap tangkainya. Bakau adalah salah satu diantaranya. Meskipun demikian, proses fotosintesis pada bakau terbilang cukup bagus. Hal itu bisa terjadi karena daun pada tanaman bakau cenderung lebih tebal dibandingkan dengan tanaman berdaun tunggal lainnya.

Tip Rumah

Anda juga bisa berkontribusi menanam pohon bakau Anda sendiri di kawasan pesisir pantai, salah satunya terdapat di Jakarta Utara. Tanamlah pohon bakau untuk mencegah terjadinya abrasi di pesisir pantai.

3. 10 Manfaat Pohon Bakau yang Luar Biasa

Pohon bakau banyak sekali ditemukan di Indonesia. (Foto: Pixabay - Tanja Cibulski)
Pohon bakau banyak sekali ditemukan di Indonesia. (Foto: Pixabay - Tanja Cibulski)

Pohon bakau banyak sekali ditemukan di Indonesia. (Foto: Pixabay - Tanja Cibulski)

Jika berbicara tentang manfaat, ternyata banyak sekali manfaat tanaman bakau bagi kehidupan manusia. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa tanaman bakau adalah tanaman yang bisa menjaga kelestarian alam. Dilansir dari Eco Viva, berikut beberapa manfaat yang diberikan oleh tanaman bakau bagi manusia dan alam di sekitarnya:

1. Menjadi Ekosistem Bagi Hewan dan Tumbuhan

Hutan bakau yang sudah membesar dan menjadi rawa bakau merupakan tempat bagi banyak sekali hewan dan tumbuhan. Banyak orang mengatakan bahwa hutan bakau merupakan suatu ekosistem tersendiri. Hal itu karena di dalam hutan bakau Anda bisa menemukan berbagai macam jenis tanaman dan tumbuhan yang hidup saling berdampingan. Dengan kata lain, bakau bisa menjadi rumah bagi banyak hewan dan tumbuhan tersebut. Beberapa diantaranya, yaitu buaya, berbagai jenis burung, dan juga jenis-jenis krustasea seperti udang dan kepiting.

2. Penunjang Hidup Masyarakat Pesisir

Manfaat lainnya adalah sebagai penunjang kehidupan masyarakat pesisir. Hal ini memang tidak bisa disamaratakan. Akan tetapi, ada banyak masyarakat pesisir yang hidup dengan memanfaatkan keberadaan hutan dan juga pohon bakau di sekitar mereka. Biasanya, mereka mencari ikan yang berada di dalam ekosistem hutan bakau tersebut untuk makan sehari-hari.

3. Menjaga Kualitas Air

Hutan bakau memiliki kemampuan untuk menjaga kualitas air. Ini adalah salah satu manfaat terbesar yang bisa manusia dapatkan dari hutan bakau. Karena akar tunjang yang bercabang banyak, bakau bisa dengan mudah menyerap berbagai macam zat yang merusak seperti polutan dan zat metal berbahaya. Selain itu, bakau juga membantu proses pengendapan di permukaan. Itu sebabnya secara kasat mata air di area hutan bakau akan terlihat lebih jernih dan bersih.

4. Mencegah Abrasi Pantai

Manfaat lain dari bakau yang tidak bisa dipandang sebelah mata adalah kemampuannya untuk mencegah abrasi. Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang. Sayangnya, tidak sedikit pantai-pantai tersebut yang mengalami abrasi karena ombak dan pasangnya air laut. Alhasil, abrasi pun terjadi. Dengan memanfaatkan pohon bakau sebagai sebuah ekosistem di pinggir pantai, abrasi tidak akan terjadi. Akar tunjang yang dimiliki oleh pohon ini bisa mencegah abrasi yang biasanya terjadi di bibir pantai.

5. Menyerap Karbon Dioksida

Hutan bakau bisa menyerap karbon dioksida hingga tiga kali lipat dari hutan tropis pada umumnya. Masyarakat modern membutuhkan pohon dan tanaman yang bisa menyerap karbon secara maksimal dan bakau adalah salah satunya. Dengan daya serap karbon yang lebih baik, pergantian karbon dioksida menjadi oksigen tentu bisa lebih cepat. Dengan kata lain, masyarakat yang hidup dekat dengan area hutan bakau bisa menikmati oksigen dengan jumlah yang lebih banyak.

6.Tempat Berlindung Bagi Ikan Kecil

Bakau juga berfungsi sebagai tempat berlindung dan mencari makan ikan-ikan kecil yang ada di sekitarnya. Meskipun hal ini tidak memberikan dampak yang signifikan, keberadaan ikan-ikan tersebut bisa menjadikan lingkungan menjadi lebih baik. Itu sebabnya area dengan banyak pohon bakau biasanya menjadi tempat hidup bagi ikan-ikan kecil.

7. Bisa Dimanfaatkan Sebagai Kayu Potong dan Kayu Bakar

Bakau mempunyai batang pohon yang cukup kuat. Ini adalah salah satu manfaat lain yang diperoleh oleh masyarakat sekitar. Tidak jarang, masyarakat sekitar mengambil pohon bakau yang sudah tua untuk dijadikan kayu bakar atau untuk kebutuhan lainnya.

Meskipun demikian, masyarakat sekitar harus mengeringkan batang pohonnya terlebih dahulu sebelum digunakan. Hal itu karena bakau biasanya memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Tentu saja, itu dikarenakan habitat pohon ini yang cenderung dekat dengan air.

8. Buah Bakau Berkhasiat Mengatasi Penyakit

Meskipun hanya sedikit masyarakat yang mengonsumsi buah bakau, ternyata tanaman bakau mempunyai beberapa manfaat kesehatan. Meskipun tidak banyak peneliti yang mengkaji manfaat dari tanaman ini, banyak masyarakat sekitar yang sudah sering menggunakannya. Bahkan, masyarakat di daerah NTB dan Flores percaya bahwa tanaman bakau berkhasiat untuk meredakan beberapa macam penyakit. Contohnya adalah diare, demam, dan juga sakit gigi.

9. Mencegah Terjadinya Pemanasan Global dan Mengurangi Polusi

Karena pohon bakau memiliki daya serap karbon dioksida yang sangat baik, hal ini tentu bisa membantu untuk mencegah pemanasan global. Hingga saat ini, pemanasan global yang diakibatkan oleh tingginya tingkat polusi menjadi salah satu masalah yang banyak terjadi di seluruh dunia. Jika populasi hutan bakau semakin tersebar luas, maka pemanasan global tentu bisa teratasi. Sayangnya, bakau hanya bisa hidup di area yang penuh dengan air seperti pinggir pantai dan juga rawa.

10. Sumber Potensi Pariwisata

Manfaat terakhir dari tanaman bakau adalah sebagai sumber potensi pariwisata. Di Indonesia, sudah cukup banyak area hutan bakau yang dilestarikan untuk konservasi alam dan dijadikan tempat wisata. Hal ini tentu saja berdampak baik bagi manusia dan alam di sekitarnya. Masyarakat yang mengelola tempat wisata tersebut akan mendapatkan keuntungan dari sektor pariwisata. Di sisi lain, hutan yang penuh dengan pohon bakau akan selalu dijaga.

Itulah pembahasan mengenai pohon bakau dan 10 manfaatnya yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Pastikan untuk selalu menjaga kelestarian dari pohon bakau supaya manfaatnya bisa kita rasakan dalam waktu yang lama.

Tidak perlu bingung! Melalui video yang informatif berikut ini, Anda bisa mengenali apa saja yang menjadi perbedaan antara KPR Syariah dan KPR Konvensional!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel