10 Manfaat Saffron bagi Kesehatan, Rempah Paling Mahal di Dunia

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Nama saffron pasti terdengar kurang familier di telinga masyarakat Indonesia. Padahal, tanaman ini sejak zaman dahulu dianggap memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Saffron merupakan rempah paling mahal di dunia. Rempah ini berasal dari Yunani. Saffron berbobot 450 gram dihargai antara 500 (Rp7,1 juta)-5.000 USD (Rp70,1 juta).

Pasalnya, rempah ini membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi dan memanennya. Saffron berasal dari bunga Crocus Satinus yang biasa dikenal sebagai rose saffron. Benang sari yang dikeringkan lantas diolah menjadi saffron.

Untuk memproduksi setengah kilo saffron saja, diperlukan sekitar 70 ribu hingga 250 ribu bunga Crocus. Bunga tersebut harus dipetik langsung saat sedang merekah untuk menghasilkan rempah-rempah yang sedap.

Harga yang dikeluarkan untuk memperoleh saffron akan sebanding dengan manfaat yang diperoleh. Satu di antara manfaat saffron adalah antisoksidan yang tinggi dan memperbaiki mood.

Berikut manfaat saffron bagi kesehatan, dikutip dari Healthline dan Klikdokter, Kamis (28/1/2021).

Manfaat Saffron bagi Kesehatan

Ilustrasi bunga saffron. | unsplash.com/@mehditorabi
Ilustrasi bunga saffron. | unsplash.com/@mehditorabi

1. Antioksidan yang Kuat

Saffronkaya tanaman senyawa yang bertindak sebagai antioksidan, seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol.

Crocin dan crocetin adalah pigmen karotenoid dan bertanggung jawab atas warna merah saffron. Kedua senyawa tersebut mungkin memiliki sifat antidepresan, melindungi sel-sel otak dari kerusakan progresif, memperbaiki peradangan, mengurangi nafsu makan, dan membantu penurunan berat bada.

2. Memperbaiki Mood

Saffron dijuluki sunshine spice. Hal itu bukan hanya karena warnanya yang berbeda, tetapi juga karena dapat membantu mencerahkan suasana hati Anda.

Dalam tinjauan lima penelitian, suplemen saffron secara signifikan lebih efektif daripada plasebo dalam pengobatan gejala depresi ringan hingga sedang.

3. Melawan Kanker

Saffron kaya akan antioksidan, yang membantu menetralkan radikal bebas berbahaya. Kerusakan radikal bebas telah dikaitkan dengan penyakit kronis, seperti kanker (11 sumber tepercaya).

Dalam studi tabung reaksi, saffron dan senyawanya telah terbukti membunuh sel kanker usus besar secara selektif atau menekan pertumbuhannya, sementara membiarkan sel normal tidak terluka.

Efek ini juga berlaku untuk kulit, sumsum tulang, prostat, paru-paru, payudara, leher rahim, dan beberapa sel kanker lainnya.

Manfaat Saffron bagi Kesehatan

Ilustrasi saffron. (Gambar oleh Johan Puisais dari Pixabay)
Ilustrasi saffron. (Gambar oleh Johan Puisais dari Pixabay)

4. Mengurangi Gejala PMS

Sindrom pramenstruasi (PMS) adalah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosional, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi.

Studi menunjukkan saffron dapat membantu mengobati gejala PMS.

Pada wanita usia 20–45 tahun, mengonsumsi 30 mg kunyit setiap hari lebih efektif daripada plasebo dalam mengobati gejala PMS, seperti mudah tersinggung, sakit kepala, mengidam, dan nyeri.

5. Dapat Bertindak sebagai Afrodisiak

Afrodisiak adalah makanan atau suplemen yang membantu meningkatkan libido Anda.

Penelitian telah menunjukkan saffron mungkin memiliki sifat afrodisiak - terutama pada orang yang menggunakan antidepresan.

Misalnya, mengonsumsi 30 mg safron setiap hari selama empat minggu secara signifikan meningkatkan fungsi ereksi dibandingkan dengan plasebo pada pria dengan disfungsi ereksi terkait antidepresan.

6. Mengurasi nafsu makan dan membantu menurunkan berat badan

Ngemil adalah kebiasaan umum yang dapat membuat Anda berisiko mengalami kenaikan berat badan yang tidak diinginkan. Menurut penelitian, saffron dapat membantu mencegah ngemil dengan mengurangi nafsu makan.

Dalam satu studi delapan minggu, wanita yang mengonsumsi suplemen saffron merasa jauh lebih kenyang, lebih jarang mengemil, dan kehilangan berat badan secara signifikan lebih banyak daripada wanita dalam kelompok plasebo.

Manfaat Saffron bagi Kesehatan

Ilustrasi saffron. (Gambar oleh Johan Puisais dari Pixabay)
Ilustrasi saffron. (Gambar oleh Johan Puisais dari Pixabay)

7. Menurunkan Kadar Gula Darah

Pada penelitian menggunakan tikus dengan diabetes, ekstrak saffron disebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Rempah ini ditemukan bisa membuat sensitivitas insulin meningkat.

8. Memperbaiki Penglihatan pada Orang Dewasa

Saffron diduga dapat bantu memperbaiki pandangan pada orang dewasa yang mengalami degenerasi makula - gangguan penglihatan akibat usia.

9. Memperbaiki ingatan dewasa dengan penyakit Alzheimer

Lantaran memiliki kandungan antioksidan yang kuat, saffron memiliki potensi meningkatkan fungsi kognitif pada orang dewasa yang mengalami penyakit Alzheimer.

10. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Penelitian pada hewan dan tes tabung menunjukkan kandungan antioksidan di dalam saffron mampu menurunkan kolesterol dalam darah dan mencegah pembuluh darah tersumbat. Hal tersebut dapat bantu menurunkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Sumber: Healthline, Klikdokter

Yuk, baca artikel manfaat lainnya dengan mengikuti tautan ini.