10 Musim Terhebat Lionel Messi Bersama Barcelona: Goat Sejati, Semuanya Fantastis

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Total Lionel Messi menghabiskan karier di Barcelona selama 7.504 hari. Namun, pada Kamis (1/7/2021) kontraknya resmi tuntas dan dirinya berstatus bebas transfer.

Lionel Messi dan Barca telah bernegosiasi cukup lama. Tetap, kesepakatan belum tercapai, padahal kontraknya resmi berakhir pada 30 Juni 2021.

Dengan situasi ini, Messi berstatus bebas. Pemain asal Argentina itu bisa bebas pergi ke klub mana pun secara gratis.

Presiden Barcelona, Joan Laporta, buka-bukaan tentang alasan mengapa Messi belum memperpanjang kontraknya. Dia mengklaim pada dasarnya ingin Messi bertahan, begitu juga sang pemain. Namun, kesepakatan terhambat karena masalah keuangan terkait aturan Financial Fair Play.

"Kami ingin dia bertahan dan Leo juga ingn bertahan. Semuanya berjalan dengan baik. Tapi kami punya masalah dengan Financial Fair. Kami sedang dalam proses untuk menemukan solusi terbaik bagi kedua pihak," kata Laporta, seperti dikutip Marca.

"Saya ingin mengumumkan bahwa Lionel Messi bertahan, tapi untuk saat ini saya belum bisa mengatakannya, karena kami dalam proses menemukan solusi terbaik bagi kedua pihak," imbuh Laporta.

Sejak pertama menembus tim utama Barcelona pada 2004, Messi tak henti-hentinya menunjukkan pesona yang membuatnya meraih segudang prestasi, baik secara tim maupun individu.

Terlepas dari masa-masa indah tersebut, Messi juga pernah mengalami musim yang tidak terlalu menyenangkan bersama Barcelona, meski itu cuma minoritas dibanding kesuksesan yang ia rasakan.

Musim mana saja yang menjad masa indah Lionel Messi bersama Barcelona? Berikut ulasan selengkapnya.

2008-2009: Treble Pertama Barcelona

Lionel Messi (Bola.com/Adreanus Titus)
Lionel Messi (Bola.com/Adreanus Titus)

Lionel Messi sejatinya sudah mencicipi gelar juara Liga Champions pada musim 2005/2006. Namun, saat itu statusnya belum menjadi andalan utama di lini depan Barcelona.

Sinar keemasan Messi baru terlihat pada musim 2008/2009. Di bawah asuhan Pep Guardiola, La Pulga menjelma menjadi superstar di tingkat tertinggi sepak bola dunia.

Catatan 38 gol dari 51 penampilan berandil membawa Barcelona meraih treble winners, yakni La Liga, Copa del Rey, serta trofi Liga Champions.

2009-2010: Ballon d'Or Pertama

JANUARI - Lionel Messi meraih FIFA Ballon d'Or , mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Neymar. Bagi Messi ini adalah penghargaan pemain terbaik kelima setelah sebelumnya pernah meraih gelar sama pada 2009, 2010, 2011, dan 2012. (AFP/Fabrice Coffrini)
JANUARI - Lionel Messi meraih FIFA Ballon d'Or , mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Neymar. Bagi Messi ini adalah penghargaan pemain terbaik kelima setelah sebelumnya pernah meraih gelar sama pada 2009, 2010, 2011, dan 2012. (AFP/Fabrice Coffrini)

Di pertengahan musim 2009-2010, Messi mendapat penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or pertama sepanjang kariernya. Penghargaan ini tentu merupakan hasil performa luar biasa La Pulga selama tahun kalender 2009.

Pada musim 2009-2010, catatan gol Messi semakin menggila. Di usianya yang kala itu masih 23 tahun, Messi sukses mencetak 47 gol dari 53 pertandingan. Luar biasa.

Dari segi raihan gelar juara, Messi sukses membawa timnya menjuarai La Liga, meski gagal di Liga Champions usai disingkirkan Inter Milan-nya Jose Mourinho di semifinal.

2010-2011: Pembuktian Kedigdayaan Messi

Barcelona - Lionel Messi 2 (Bola.com/Adreanus Titus)
Barcelona - Lionel Messi 2 (Bola.com/Adreanus Titus)

Performa Messi sepanjang tahun 2010 lagi-lagi mengantarnya menjadi pemenang penghargaan pemain terbaik dunia Ballon d'Or.

Secara luar biasa, Messi sukses mencetak 73 gol dan 29 assist bagi Barcelona sepanjang musim 2010-2011. Ia juga tercatat mencetak hattrick sebanyak 10 kali.

Messi sukses mempersembahkan trofi La Liga kelima bagi Barcelona serta mengantar timnya kembali menjuarai Liga Champions dengan performa mengesankan di final lawan Manchester United.

Atas performanya sepanjang 2011, Messi pun lagi-lagi diganjar penghargaan Ballon d'Or, sekaligus membuatnya menjadi pemain keempat yang meraih tiga Ballon d'Or setelah Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten.

2012: Rekor 91 Gol dalam Setahun

Pada 2012 menjadi tahun keemasan Messi. Bagaimana tidak, ia tercatat mencetak 91 gol sepanjang tahun kalender 2012, baik bagi Barcelona maupun Argentina.

Atas catatan 91 gol sepanjang 2012 ini, Messi mendapat penghargaan Guinness World Records sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu tahun kalender.

Messi melengkapi prestasinya pada 2012 dengan meraih Ballon d'Or keempatnya. Ia pun menjadi pemain pertama dalam sejarah yang pernah melakukannya.

2014-2015 Treble Kedua

1. Lionel Messi - Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang merasakan treble winners bersama Barcelona. Messi meraih treble winner saat membawa Barcelona meraih juara Liga Champions, Spanish Champion, Spanish Cup pada 2009 dan 2015. (AFP/Patrik Stollarz)
1. Lionel Messi - Lionel Messi menjadi salah satu pemain yang merasakan treble winners bersama Barcelona. Messi meraih treble winner saat membawa Barcelona meraih juara Liga Champions, Spanish Champion, Spanish Cup pada 2009 dan 2015. (AFP/Patrik Stollarz)

Di bawah asuhan pelatih baru Luis Enrique, Barcelona yang di musim sebelumnya sempat terpuruk akhirnya bisa kembali bangkit. Messi kembali menemukan performa terbaiknya.

Messi tercatat mencetak 58 gol, jumlah yang lebih banyak ketimbang penampilannya selama semusim, yakni 57 pertandingan. Sungguh sensasional.

Gelontoran gol Messi membawa Barcelona sukses meraih treble winners, yang juga menjadi treble kedua Messi sepanjang kariernya.

2015-2016: Kesuksesan Domestik

Di musim berikutnya, jumlah gol Messi memang turun cukup drastis menjadi 41 gol. Namun, ia tetap sukses mempersembahkan gelar juara bagi klubnya.

Meski gagal di Liga Champions, Barcelona sukses mengawinkan gelar juara La Liga dan Copa del Rey pada musim 2015-16 tersebut.

2016-2017: Lagi-Lagi Raih Sepatu Emas

Lionel Messi (kiri) melakukan sesi foto bersama rekannya Andres Iniesta usai meraih trofi Copa del Rey (King's Cup) di Vicente Calderon stadium, Madrid, (27/5/2017). (AFP/Ander Gillenea)
Lionel Messi (kiri) melakukan sesi foto bersama rekannya Andres Iniesta usai meraih trofi Copa del Rey (King's Cup) di Vicente Calderon stadium, Madrid, (27/5/2017). (AFP/Ander Gillenea)

Musim 2016-17, jumlah gol Messi lagi-lagi mengalami peningkatan drastis. Raihan 37 gol di La Liga membuatnya diganjar penghargaan sepatu emas Eropa.

Total, dalam musim tersebut Messi mencetak 54 gol, lebih banyak dari jumlah penampilannya di semua kompetisi yang berjumlah 52 laga.

2017-2018: Rekor Lima Sepatu Emas

Meski sudah memasuki usia kepala tiga, keran gol Messi masih belum mau berhenti. Messi mencetak 34 gol di La Liga yang sekali lagi membuatnya meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa.

Ini merupakan penghargaan Sepatu Emas Eropa kelima yang diraih Messi, yang membuatnya menjadi pemain pertama yang melakukannya.

Di musim ini Messi juga memecahkan rekor Gerd Muller sebagai pencetak gol terbanyak di liga untuk satu klub, yakni ketika mencetak gol ke-366 di La Liga pada laga kontra Real Sociedad.

2018-2019: Trofi La Liga ke-10

Pemain Barcelona Lionel Messi memegang trofi Ballon d'Or 2019 di Chatelet Theatre, Paris, Prancis, Senin (2/12/2019). Messi mengukir sejarah dengan memenangkan Ballon d'Or untuk keenam kalinya. (AP Photo/Francois Mori)
Pemain Barcelona Lionel Messi memegang trofi Ballon d'Or 2019 di Chatelet Theatre, Paris, Prancis, Senin (2/12/2019). Messi mengukir sejarah dengan memenangkan Ballon d'Or untuk keenam kalinya. (AP Photo/Francois Mori)

Sejak musim 2018/2019, Messi resmi didapuk sebagai kapten Barcelona sepeninggal Andres Iniesta. Messi pun menandai musim ini dengan sederet prestasi.

Lagi-lagi Messi mencetak gol dengan jumlah lebih banyak dari penampilannya dalam semusim. La Pulga tercatat 51 kali membobol gawang lawan dari 50 laga.

Messi meraih gelar La Liga yang ke-10. Selain, itu, catatan 36 gol di La Liga membuatnya meraih penghargaan Sepatu Emas Eropa untuk keenam kali.

Pada Desember 2019, Messi meraih gelar Ballon d'Or keenam sepanjang kariernya. Ia pun menjadi pemain pertama yang bisa melakukannya.

2020-2021: Pecahkan Rekor

Striker Barcelona, Lionel Messi, mengangkat trofi usai menjuarai Copa del Rey di Stadion Olimpico de Sevilla, Minggu (18/4/2021). Barcelona menang 4-0 atas Athletic Bilbao. (AFP/Cristina Quicler)
Striker Barcelona, Lionel Messi, mengangkat trofi usai menjuarai Copa del Rey di Stadion Olimpico de Sevilla, Minggu (18/4/2021). Barcelona menang 4-0 atas Athletic Bilbao. (AFP/Cristina Quicler)

Musim 2020/2021 Messi memang hanya mampu membawa Barcelona meraih satu gelar, yakni Copa del Rey. Namun, La Pulga mencatatkan prestasi gemilang secara individu.

Pada 23 Desember 2020, Messi mencetak golnya yang ke-644 bagi Barcelona. Catatan ini memecahkan rekor Pele bersama Santos sebagai pencetak gol terbanyak untuk satu klub.

Pada Maret lalu, Messi memecahkan rekor penampilan terbanyak untuk Barcelona dengan 768 pertandingan. Sebelumnya rekor ini dipegang oleh Xavi.

Messi mengakhiri musim dengan menjadi top skorer La Liga berkat koleksi 30 gol. Ini merupakan gelar El Pichichi kedelapan bagi Messi, yang juga menjadi rekor.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Ari Prayoga, published 1/7/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel