10 Parasit Mengerikan Ini Memanfaatkan Korbannya untuk Hidup

Dian Lestari Ningsih, deqaa
·Bacaan 6 menit

VIVA – Simbiosis perlu dilakukan oleh makhluk hidup untuk bisa bertahan hidup. Ada simbiosis yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan. Yang merugikan ini biasa dinamakan sebagai parasit.

Parasit akan mencari inang atau korban untuk dijadikan target. Parasit ini akan memanfaatkan korbannya tersebut untuk bisa bertahan hidup. Ada banyak parasit mengerikan yang perlu kalian ketahui. Berikut 10 parasit mengerikan dan merugikan tersebut.

10. Dicrocoelium Dendriticum

Ada sebuah parasit yang memanfaatkan semut sebagai inangnya. Parasit ini dinamakan Dicrocoelium dendriticum. Parasit ini akan menginfeksi semut, membuat si semut memakan si parasit. Seperti kebanyakan parasit, Dicrocoelium dendriticum akan mengontrol tubuh semut seutuhnya begitu sudah masuk ke dalam tubuhnya.

Parasit akan mengontrol semut dan membawanya ke tempat yang sangat tinggi dan menetap disana. Jika ada sapi, domba, atau kambing yang memakan semut tersebut, maka parasit akan berpindah. Ada kemungkinan parasit akan berpindah begitu ada manusia yang mengkonsumsi daging sapi, domba, atau kambing yang sudah terinfeksi parasit. Tak ada bahaya yang mengancam apabila manusia sampai terinfeksi parasit ini. Paling hanya merasa tidak enak di perut.

9. Glyptapanteles

Beberapa jenis tawon atau wasp memiliki sifat parasit. Seperti yang akan dibahas satu ini, wasp jenis Glyptapanteles. Wasp ini merupakan musuh besar dari ulat. Bisa jadi kalian yang petani dan memiliki masalah dengan ulat, daripada menggunakan pembasmi hama berbahan kimia, bisa memanfaatkan tawon Glyptapanteles.

Glyptapanteles akan mencari ulat untuk dijadikan tempat menaruh telur. Larva akan tumbuh dan berkembang di dalam tubuh ulat. Tubuh ulat perlahan-lahan akan dimakan oleh larva. Sampai akhirnya larva mencapai usia yang cukup untuk keluar dari dalam tubuh ulat dan berubah menjadi kepompong. Berubah menjadi wasp dewasa, lingkaran hidup tawon akan terus berulang.

8. Cymothoa Exigua

Apa yang akan terjadi apabila lidah kalian diambil alih oleh parasit? Semua makanan yang kalian makan, nutrisinya tidak akan masuk ke dalam tubuh melainkan ke dalam parasit tersebut? Lama namun pasti, kematian akan datang. Inilah yang dilakukan oleh parasit yang dinamakan Cymothoa exigua. Parasit ini biasa menyerang ikan.

Cymothoa exigua masuk dalam golongan kutu laut. Karena tidak bisa mencari makan sendiri, Cymothoa exigua akan mencari korbannya yakni ikan. Dia akan masuk ke dalam mulut ikan, menghisap darah, lalu menggantikan fungsi sebagai lidah ikan. Apapun yang ikan makan akan diserap oleh Cymothoa exigua. Ketika ikan mati, maka mereka akan mencari korban lain.

7. Polysphincta Gutfreundi

Ada beberapa jenis wasp atau tawon yang bersifat parasit. Tawon ini akan mencari mangsa dan memanfaatkannya untuk tempat menaruh telur. Salah satu jenis wasp parasit yang terkenal bernama Polysphincta gutfreundi. Tawon parasit ini biasa menyerang laba-laba. Mungkin kalian yang memiliki masalah laba-laba di rumah bisa memelihara tawon ini sebagai predatornya.

Polysphincta gutfreundi betina akan mencari laba-laba untuk menjadi tempat menaruh telur. Si tawon akan membuat laba-laba tak berdaya dengan sengatnya yang menyakitkan. Polysphincta gutfreundi akan meletakan telurnya ke dalam perut si laba-laba. Begitu larvanya keluar, larva perlahan-lahan akan memakan cairan yang ada di dalam tubuh laba-laba sampai mati. Larva Polysphincta gutfreundi akan mengontrol laba-laba untuk membuat jaring yang sangat kuat sebagai tempat larva tumbuh.

Setelah laba-laba kering dan mati, larva akan keluar dan menempel pada jaring yang sudah dibuat oleh laba-laba. Larva wasp tersebut akan berubah menjadi kepompong hingga keluar menjadi tawon dewasa yang siap untuk mengulang lingkarang kehidupannya.

6. Vandellia Cirrhosa

Sungai Amazon menjadi tempat tinggal sejumlah hewan menakjubkan serta mengerikan. Bukan ikan piranha dan ular anaconda raksasa yang musti kalian waspadai, tapi ikan bernama Vandellia cirrhosa yang musti kalian takuti dan hindari. Ikan ini memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga bisa dengan mudah masuk ke dalam saluran kencing manusia.

Candiru, itulah nama lain dari ikan ini. Biasanya candiru akan berenang dan menempel pada insang ikan lain untuk menyerap darahnya. Tapi ketika tidak menemukan ikan, candiru bisa berenang dan tinggal di dalam saluran kencing seseorang. Ikan ini sangat tertarik dengan urin manusia, jadi berhati-hatilah kalian yang kebetulan berenang di sungai Amazon. Sekali ikan ini sudah masuk, cara melepasnya hanya dengan operasi.

5. Horsehair Worm

Ada begitu banyak jenis cacing dan kebanyakan di antara mereka adalah parasit. Seperti Horsehair worm ini, cacing ini paling sering ditemukan tinggal di dalam tubuh serangga seperti belalang, jangkrik, dan juga kecoak. Jika kalian menginjak kecoak lalu dari dalam tubuhnya keluar cacing panjang, bisa jadi itu adalah Horsehair worm.

Horsehair worm akan bertelur dan meletakan telurnya di air. Begitu telur pecah, keluarlah larva cacing yang sangat kecil dan berenang di air. Larva ini nantinya akan masuk ke dalam tubuh serangga ketika serangga minum. Larva cacing akan tinggal di dalam tubuh serangga yang menjadi inangnya dan menghisap sari makanan dari tubuh inang. Begitu inangnya mati, cacing akan keluar dari tubuh inang.

4. Toxoplasma Gondii

Toxoplamas gondii bukanlah parasit yang asing. Parasit ini sering sekali ditemukan di hewan kucing. Tapi bagaimana parasit ini bisa sampai masuk ke dalam tubuh kucing? Toxoplasma adalah parasit pemakan otak. Awalnya parasit ini akan menginfeksi hewan pengerat seperti tikus. Parasit ini akan masuk ke dalam otak dan mengontrol kebiasaan si tikus.

Tikus yang terinfeksi Toxoplasma tidak akan takut pada hewan apapun, termasuk kucing. Bukannya lari, tikus malah akan menghampiri si kucing untuk dimakan. Di momen inilah parasit Toxoplasma berpindah inang. Apabila parasit ini sampai ke tubuh manusia, Toxoplasma bisa membuat manusia yang terinfeksi menjadi terganggu kebiasaannya.

3. Sacculina Carcini

Ada satu jenis parasit yang biasa menyerang hewan kepiting. Parasit ini bernama Sacculina carcini. Kepiting yang sering menjadi korban keganasan Sacculina adalah kepiting hijau yang sering dijumpai di tepi pantai Eropa Barat dan Afrika Utara. Sacculina akan memanfaatkan kepiting sebagai tempat dan penjaga dari telur Sacculina.

Sacculina betina akan mencari kepiting betina lalu masuk ke dalam celah tubuhnya. Sacculina kemudian akan menyatu dengan sistem reproduksi kepiting. Jika kepiting yang dihinggapi berjenis kelamin jantan, maka Sacculina akan memanipulasi hormonnya untuk membuatnya menjadi betina. Parasit jantan kemudian akan membuahinya dan mengubah kepiting menjadi pabrik parasit. Kepiting akan menjaga telur parasit layaknya induk yang melindungi anaknya sendiri.

2. Cordyceps Fungi

Ada jamur yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk dimakan, ada yang tidak karena memiliki racun yang bisa mengancam nyawa. Di dunia hewan juga sama, ada jamur yang bisa dimanfaatkan, ada pula yang justru bisa mengambil alih atau mengontrol tubuh hewan dan berubah menjadi parasit. Jamur yang dimaksud adalah Cordyceps fungi.

Cordyceps fungi dapat masuk ke dalam tubuh semut dan mengontrol otak si semut. Setelah diambil alih, kebiasaan semut akan berubah total. Jamur ini akan mengontrol semut dan menjauhkannya dari koloni semut. Semut yang sudah menjadi zombie ini akan berkelana sendiri dan mencari tempat yang tinggi untuk mati. Nantinya akan tumbuh jamur dari dalam tubuh semut dimana jamur tersebut akan menebar sporanya untuk menginfeksi hewan lain.

1. Emerald Cockroach Wasp

Beberapa jenis wasp atau tawon memiliki sifat parasit. Salah satunya adalah Emerald cockroach wasp. Yang membuat serangga satu ini bisa dikenal adalah warna tubuhnya yang hijau seperti emerald. Bagi kita manusia mungkin hewan ini hewan yang cantik, tapi bagi kecoak, ini adalah mimpi buruk bagi mereka.

Emerald cocroach wasp memanfaatkan kecoak untuk tempat telurnya menetas. Emerald cocroach wasp betina akan menyerang kecoak dan menyengatnya sampai lemas. Di saat kecoak lemas, wasp betina akan memasukan telurnya ke dalam perut kecoak. Larva wasp akan menetas dan memakan tubuh kecoak dari dalam. Di saat mencapai waktu tertentu, larva akan berubah menjadi kepompong yang kemudian akan keluar menjadi wasp dewasa.

SUMBER ASLI