10 Pemain Asia yang Terbaik dan Termoncer Sepanjang Masa (Bagian 2): Son Heung-min Peringkat Berapa Nih?

Bola.com, Jakarta - Benua Asia masih berusaha keras bersaing sejajar dengan Eropa dan Amerika Selatan di pentas sepak bola dunia. Meski perjalanan masih jauh dan berliku, Asia mulai unjuk gigi.

Asia memiliki sejumlah pemain hebat yang namanya diakui dunia. Siapa saja pemain terbaik Asia sepanjang masa?

Bahkan di ajang internasional, tim-tim Asia juga kerap membuat kejutan. Mulai dari Korea Selatan yang mampu melaju hingga ke semifinal Piala Dunia 2002.

Kesebelasan putri Jepang membuat kejutan dengan menjuarai Piala Dunia Wanita 2011. Meski dianggap sebagai kelas kedua atau ketiga di dunia sepak bola, tetapi Asia mampu membuktikan diri bisa bersaing.

Asia memiliki pemain hebat yang berkarier di Benua Eropa. Prestasinya bermacam-macam, ada yang mencuri perhatian, atau hanya menjadi angin lalu.

Berikut 10 pemain terbaik Asia yang akan terbagi dalam dua artikel. Berikut ini pemain untuk posisi kelima hingga pertama. Langsung kita simak daftarnya.

 

5. Keisuke Honda

Pemain AC Milan, Keisuke Honda menjadi pencetak gol kedua untuk timnya pada lanjutan Liga Italia Serie A pekan ke-25 di Stadion San Siro, Milan. (AFP / Olivier Morin)
Pemain AC Milan, Keisuke Honda menjadi pencetak gol kedua untuk timnya pada lanjutan Liga Italia Serie A pekan ke-25 di Stadion San Siro, Milan. (AFP / Olivier Morin)

Terkenal karena atletis, kreativitas, dan kecakapan mengeksekusi bola mati, Keisuke Honda adalah sosok yang konsisten untuk Jepang selama satu dekade. Gelandang serang tersebut mencatatkan 98 penampilan untuk negaranya, menjadi terkenal di Piala Dunia 2010 dengan aksi individu yang menawan.

Setahun kemudian, Honda membawa Jepang juara Piala Asia 2011 dan jadi pemain terbaik. Dia menghabiskan sebagian besar karier domestik di Eropa, memenangi gelar di Belanda dan Rusia.

 

4. Park Ji-sung

Park Ji-sung mampu mempersembahkan gelar-gelar bergengsi bagi MU di antaranya, 4 trofi Liga Inggris, 1 trofi Liga Champions dan 3 trofi Piala Liga. Pada awal musim 2012/2013 ia hijrah ke QPR dan pensiun di sana pada 2014 setelah sempat dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada musim 2013/2014. (AFP/Paul Ellis)
Park Ji-sung mampu mempersembahkan gelar-gelar bergengsi bagi MU di antaranya, 4 trofi Liga Inggris, 1 trofi Liga Champions dan 3 trofi Piala Liga. Pada awal musim 2012/2013 ia hijrah ke QPR dan pensiun di sana pada 2014 setelah sempat dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada musim 2013/2014. (AFP/Paul Ellis)

Park Ji-sung membantu menempatkan sepak bola Asia di peta dunia. Pemain asal Korea Selatan itu pernah jadi andalan Manchester United era Sir Alex Ferguson hingga jadi pesepak bola Asia yang pertama  menjuarai Liga Champions, pada 2008.

Park juga menyabet empat gelar Premier League, dan pernah masuk nominasi Ballon d'or pada 2005. Dia juga menjadi pemain kunci saat Korea Selatan mencapai semifinal Piala Dunia 2002.

 

3. Son Heung-min

Son Heung-min. Pemain sayap Tottenham Hotspur ini telah menjabat kapten Timnas Korea Selatan sejak 2018. Taegeuk Warriors dibawanya menyingkirkan Jerman di fase grup Piala Dunia 2018 usai menang 2-0. Total telah mengoleksi 94 caps dengan mencetak 29 gol sejak debutnya pada 30 Desember 2010. (AFP)
Son Heung-min. Pemain sayap Tottenham Hotspur ini telah menjabat kapten Timnas Korea Selatan sejak 2018. Taegeuk Warriors dibawanya menyingkirkan Jerman di fase grup Piala Dunia 2018 usai menang 2-0. Total telah mengoleksi 94 caps dengan mencetak 29 gol sejak debutnya pada 30 Desember 2010. (AFP)

Sejak pindah ke Tottenham pada 2015, Son Heung-min secara bertahap membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik Premier League bahkan dunia. Pemain asal Korea Selatan itu berada di urutan ke-22 dalam 100 pemain terbaik dunia versi The Guardian pada 2020.

Son juga pernah berada di urutan ke-22 penghargaan Ballon d'or 2019 dan peringkat yang tertinggi yang pernah diraih oleh pemain Asia. Son juga mengantongi Puskas Award pada 2020 saat mencetak gol solonya yang menakjubkan melawan Burnley.

 

2. Paulino Alcantara

Paulino Alcantara Riestra adalah pesepakbola asal Filipina. Ia menjadi pemain pertama Asia yang pernah membela klub raksasa La Liga, Barcelona. Ia mengoleksi 137 gol. (fcbarcelona.com)
Paulino Alcantara Riestra adalah pesepakbola asal Filipina. Ia menjadi pemain pertama Asia yang pernah membela klub raksasa La Liga, Barcelona. Ia mengoleksi 137 gol. (fcbarcelona.com)

Dengan 143 gol dalam 395 penampilan untuk Barcelona, Paulino Alcantara adalah pencetak gol terbanyak ketujuh klub Catalan sepanjang masa. Penyerang itu lahir di Filipina dari ayah Spanyol dan ibu Filipina, hingga pindah ke Barcelona pada usia tiga tahun.

Dia mencatatkan debut di Barcelona pada 1912 saat berusia 15 tahun dan tetap menjadi pemain termuda yang bermain dan mencetak gol untuk Timnas Spanyol. Paulino memutuskan pensiun pada usia 31 tahun untuk menjadi seorang dokter.

 

1. Cha Bum-kun

Cha Bum-Kun (kiri) menjadi pemain Korea Selatan yang cukup berprestasi di era 70-an. Ia tercatat telah menorehkan 369 penampilan di Liga Jerman bersama Darmstadt 98, Eintracht Frankfurt, dan Bayer Leverkusen. Cha juga merupakan top skor spanjang masa Korea Selatan. (AFP/Jung Yeon-je)
Cha Bum-Kun (kiri) menjadi pemain Korea Selatan yang cukup berprestasi di era 70-an. Ia tercatat telah menorehkan 369 penampilan di Liga Jerman bersama Darmstadt 98, Eintracht Frankfurt, dan Bayer Leverkusen. Cha juga merupakan top skor spanjang masa Korea Selatan. (AFP/Jung Yeon-je)

Cha Bum-kun adalah pencetak gol terbanyak Korea Selatan sepanjang masa dengan 58 gol dalam 136 penampilan. Cha juga menjadi perwira termuda di Korea Selatan pada usia 24 tahun.

Pemain yang terkenal karena kecepatan eksplosif dan kemampuan menggiring bola mencetak 98 gol Bundesliga yang sebagian besar bersama Eintracht Frankfurt dan Bayer Leverkusen serta merengkuh trofi Piala UEFA bersama dua klub tersebut. Kehebatannya itu membuatnya menjadi pemain Asia abad ini.

Sumber: 90min