10 Pembelian Termahal Real Madrid, Ada yang Jos dan Juga Boncos

Bola.com, Jakarta - Real Madrid merupakan satu di antara klub elite Eropa yang kerap jor-joran mendatangkan pemain bintang pada bursa transfer. Diperkuat sederet pemain top, Madrid sampai mendapat julukan Los Galacticos.

Proyek Los Galacticos diusung Real Madrid ketika dipimpin Florentino Perez puluhan tahun lalu. Dimulai dari pada 2000, Madrid menunjukkan ambisi memperkuat tim dengan merekrut pemain-pemain top.

Galacticos dibagi menjadi dua era, yaitu era pertama pada 2000 sampai 2006 dan era kedua pada 2009 hingga 2018. Dalam dua era ini, tentu ada beberapa nama bintang besar yang direkrut Madrid.

Dikenal sebagai satu di antara klub terbaik di dunia, Real Madrid tidak mendapati kesulitan berarti untuk memboyong pemain-pemain tersebut. Mereka punya banyak uang dan pesona untuk mendapatkan bintang bidikan.

Menariknya, pembelian-pembelian Madrid tidak hanya mahal, tetapi hampir selalu tepat. Perez punya mata jitu dalam membidik pemain yang tepat untuk memperkuat Los Blancos.

Meski mayoritas pemain yang didatangkan memiliki karier moncer, tak sedikit juga pembelian Real Madrid yang flop. Berikut ini adalah 10 pembelian termahal Madrid.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

10. Eder Militao (FC Porto/50 juta euro)

Eder Militao. Bek tengah Brasil ini didatangkan Real Madrid dari FC Porto pada awal musim 2019/2020 saat berusia 21 tahun dengan nilai transfer 50 juta euro atau setara Rp782,7 miliar. Sesuai harapan, ia mampu menggantikan posisi Sergio Ramos dan Raphael Varane yang pergi di awal musim 2021/2022 lalu. Musim 2021/2022 lalu ia total tampil dalam 50 laga di semua ajang dengan torehan 2 gol dan 3 assist dan sukses mempersembahkan gelar Liga Spanyol dan Liga Champions. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Eder Militao. Bek tengah Brasil ini didatangkan Real Madrid dari FC Porto pada awal musim 2019/2020 saat berusia 21 tahun dengan nilai transfer 50 juta euro atau setara Rp782,7 miliar. Sesuai harapan, ia mampu menggantikan posisi Sergio Ramos dan Raphael Varane yang pergi di awal musim 2021/2022 lalu. Musim 2021/2022 lalu ia total tampil dalam 50 laga di semua ajang dengan torehan 2 gol dan 3 assist dan sukses mempersembahkan gelar Liga Spanyol dan Liga Champions. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Peringkat kesepuluh diisi oleh nama yang cukup mengejutkan, Eder Militao. Real Madrid merekrut Militao dari FC Porto pada musim 2019/20 lalu.

Los Blancos mengeluarkan 50 juta euro untuk bek tengah Brasil tersebut, angka yang cukup besar. Terlebih, potensi Militao dianggap tidak terlalu besar untuk jadi pemain top.

Saat ini Militao masih jadi bagian tim Madrid. Dia baru saja membantu tim menjuarai La Liga dan Liga Champions pada musim 2021/22 lalu.

 

9. Luis Figo (Barcelona/60 juta euro)

4. Luis Figo - Luis Figo sangat dicintai suporter Barcelona sejak kedatangannya pada 1995. Namun, semuanya berakhir ketika Figo hengkang ke Madrid pada tahun 2000, ia selalu mendapat cemoohan dari para suporter Barcelona setiap bermain di Camp Nou. (AFP/Christophe Simon)
4. Luis Figo - Luis Figo sangat dicintai suporter Barcelona sejak kedatangannya pada 1995. Namun, semuanya berakhir ketika Figo hengkang ke Madrid pada tahun 2000, ia selalu mendapat cemoohan dari para suporter Barcelona setiap bermain di Camp Nou. (AFP/Christophe Simon)

Salah satu transfer paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Eropa, Luis Figo dari Barcelona ke Real Madrid. Kepindahan ini terjadi pada tahun 2000 lalu.

Saat itu Figo sudah dikenal sebagai salah satu bintang Barca. Tentu pindah ke Madrid akan mebuatnya dicap sebagai pengkhianat, konsekuensi besar yang harus diambil.

Madrid mengeluarkan uang 60 juta euro pada tahun 2000 untuk mendapatkan Figo, jelas jadi berita besar. Saat ini Figo sedang menikmati masa pensiun, dia sempat mencoba mengajukan diri dalam pemilihan presiden FIFA.

8. Luka Jovic (Eintracth Frankfurt/63 juta euro)

Luka Jovic. Real Madrid mendatangkan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt pada awal musim 2019/2020 dengan nilai transfer senilai 63 juta euro atau kini setara Rp984,6 miliar setelah tampil tajam selama 2 musim berseragam Eintracht Frankfurt. Nyatanya bersama Real Madrid ia gagal bersaing dengan Karim Benzema dan hanya mampu mencetak 3 gol dan 5 assist dalam 51 laga di semua ajang. Pada musim 2020/2021 ia dipinjamkan ke klub lamanya Eintracht Frankfurt dan kembali berseragam Real Madrid pada awal 2021/2022. (AFP/Jose Jordan)
Luka Jovic. Real Madrid mendatangkan Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt pada awal musim 2019/2020 dengan nilai transfer senilai 63 juta euro atau kini setara Rp984,6 miliar setelah tampil tajam selama 2 musim berseragam Eintracht Frankfurt. Nyatanya bersama Real Madrid ia gagal bersaing dengan Karim Benzema dan hanya mampu mencetak 3 gol dan 5 assist dalam 51 laga di semua ajang. Pada musim 2020/2021 ia dipinjamkan ke klub lamanya Eintracht Frankfurt dan kembali berseragam Real Madrid pada awal 2021/2022. (AFP/Jose Jordan)

Tidak semua transfer mahal Madrid berhasil, Luka Jovic jadi salah satunya. Striker Serbia ini sempat digadang-gadang bakal jadi penerus Karim Benzema, sayangnya tidak demikian.

Tahun 2019 lalu, Madrid mengeluarkan biaya sampai 63 juta euro untuk mendapatkan Jovic dari Frankfurt. Setahun sebelumya potensi Jovic memang tampak memukau.

Sayangnya, Jovic gagal membuktikan diri. Dia baru saja dilepas Madrid dengan gratis ke Fiorentina pada musim panas 2022 ini.

7. Kaka (AC Milan/67 juta euro)

Kaka menjadi atlet pertama di dunia yang mengumpulkan 10 juta pengikut di Twitter saat bermain untuk Real Madrid pada 2012. Sayangnya, penampilannya di Santiago Bernabeu tak segemilang di AC Milan dan banyak terganggu oleh cedera. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Kaka menjadi atlet pertama di dunia yang mengumpulkan 10 juta pengikut di Twitter saat bermain untuk Real Madrid pada 2012. Sayangnya, penampilannya di Santiago Bernabeu tak segemilang di AC Milan dan banyak terganggu oleh cedera. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Kaka seharusnya jadi superstar besar di Madrid, nahasnya masalah cedera membuat kariernya macet. Gelandang top Brasil ini tidak benar-benar membuktikan diri.

Periode 2005-2008 adalah masa keemasan Kaka di AC Milan. Dia dianggap sebagai salah satu gelandang top dunia. Nahas, tahun 2009 Milan terpaksa menjualnya ke Madrid demi menyelamatkan finansial klub.

Empat musim di Madrid, Kaka lebih banyak menepi cedera. Dia dikembalikan ke Milan tahun 2013, lalu sempat membela sejumlah klub sampai ke MLS, dan akhirnya pensiun pada tahun 2017 lalu.

6. James Rodriguez (AS Monaco/75 juta euro)

James Rodriguez - Kehebatan permainan Rodriguez di Piala Dunia 2014 membuat Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Namun, nyatanya ia kesulitan berkembang di Real Madrid dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
James Rodriguez - Kehebatan permainan Rodriguez di Piala Dunia 2014 membuat Real Madrid tertarik untuk mendatangkannya ke Santiago Bernabeu. Namun, nyatanya ia kesulitan berkembang di Real Madrid dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Madrid mengalahkan sejumlah klub top Eropa untuk mendapatkan James Rodriguez pada tahun 2014 lalu. Kala itu, James jadi salah satu pemain paling mencuri perhatian di ajang Piala Dunia.

Juli 2014, Madrid mengeluarkan 75 juta euro untuk James. Harga yang cukup tinggi untuk gelandang yang baru muncul ke permukaan.

James sempat main apik dalam beberapa bulan awal, tapi performanya lantas merosot drastis setelah dua tahun. Madrid sempat meminjamkannya ke Bayern, lalu melepasnya ke Everton pada tahun 2020, dan kini bermain untuk Al-Rayyan SC.

5. Zinedine Zidane (Juventus/77,5 juta euro)

Zinedine Zidane. Real Madrid mendatangkannya dari Juventus pada awal musim 2001/2002 dengan mahar senilai 77,5 juta euro dan bertahan selama 5 musim hingga pensiun di akhir musim 2005/2006. Total 227 laga, ia menorehkan 48 gol dan 69 assist yang berujung 1 trofi UCL dan LaLiga. (AFP/Javier Soriano)
Zinedine Zidane. Real Madrid mendatangkannya dari Juventus pada awal musim 2001/2002 dengan mahar senilai 77,5 juta euro dan bertahan selama 5 musim hingga pensiun di akhir musim 2005/2006. Total 227 laga, ia menorehkan 48 gol dan 69 assist yang berujung 1 trofi UCL dan LaLiga. (AFP/Javier Soriano)

Peringkat kelima diisi oleh nama top dunia, Zinedine Zidane. Madrid mendatangkannya dari Juventus pada tahun 2001 dengan harga 77,5 juta euro.

Pada masa itu 77,5 juta euro jelas angka yang sangat tinggi, tapi Madrid benar-benar untung. Mereka mendapatkan gelandang top dan salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Zidane bermain lima tahun untuk Madrid, lalu pensiun, dan melanjutkan karier sebagai pelatih. Dia pernah mempersembahkan tiga trofi UCL beruntun sebagai bos El Real.

4. Aurelien Tchouameni (AS Monaco/80 juta euro)

Aurelien Tchouameni. Gelandang Prancis berusia 22 tahun ini menjadi pemain muda terbaru yang didatangkan Real Madrid dari AS Monaco menjelang musim 2022/2023 bergulir. Ia ditebus dengan mahar senilai 80 juta euro atau setara Rp1,2 triliun untuk meregenerasi lini tengah Los Blancos. Selama 2,5 musim bersama AS Monaco ia total tampil dalam 94 laga di semua ajang dengan torehan 8 gol dan 7 assist. (AFP/Javier Soriano)
Aurelien Tchouameni. Gelandang Prancis berusia 22 tahun ini menjadi pemain muda terbaru yang didatangkan Real Madrid dari AS Monaco menjelang musim 2022/2023 bergulir. Ia ditebus dengan mahar senilai 80 juta euro atau setara Rp1,2 triliun untuk meregenerasi lini tengah Los Blancos. Selama 2,5 musim bersama AS Monaco ia total tampil dalam 94 laga di semua ajang dengan torehan 8 gol dan 7 assist. (AFP/Javier Soriano)

Ambisi Madrid untuk memperkuat tim pada musim panas 2022 ini dapat dilihat dari transfer Aurelien Tchouameni. Los Blancos rela merogoh kocek cukup dalam untuk gelandang muda berbakat tersebut.

Tchouameni disebut sebagai salah satu gelandang muda Prancis yang siap jadi pemain top di masa mendatang. Dia punya gaya main unik sebagai gelandang bertahan.

Madrid membayar 80 juta euro ke AS Monaco untuk Tchouameni musim panas ini. Musim depan bakal jadi musim pembuktiannya di Santiago Bernabeu.

3. Cristiano Ronaldo (Manchester United/94 juta euro)

Cristiano Ronaldo. Striker asal Portugal berusia 37 tahun ini didatangkan Real Madrid dari Manchester United pada awal musim 2009/2010 dengan nilai transfer sebesar 94 juta euro. Bertahan selama 9 musim di Santiago Bernabeu, CR-7 total tampil dalam 438 laga di semua ajang dengan torehan 450 gol dan 131 assist. Berbagai gelar kolektif maupun individu sukses diraihnya, di antaranya 2 kali juara La Liga, 4 kali juara Liga Champions, 3 kali top skor La Liga dan 4 kali gelar Ballon d'Or. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Cristiano Ronaldo. Striker asal Portugal berusia 37 tahun ini didatangkan Real Madrid dari Manchester United pada awal musim 2009/2010 dengan nilai transfer sebesar 94 juta euro. Bertahan selama 9 musim di Santiago Bernabeu, CR-7 total tampil dalam 438 laga di semua ajang dengan torehan 450 gol dan 131 assist. Berbagai gelar kolektif maupun individu sukses diraihnya, di antaranya 2 kali juara La Liga, 4 kali juara Liga Champions, 3 kali top skor La Liga dan 4 kali gelar Ballon d'Or. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Di luar dugaan, Cristiano Ronaldo bukanlah pemain termahal dalam sejarah transfer Madrid. Padahal, kontribusinya jelas yang paling besar.

Madrid membeli Ronaldo dari Manchester United pada tahun 2009 lalu dengan biaya 94 juta euro. Biaya tersebut relatif ringan mengingat segala hal yang telah diberikan Ronaldo untuk Madrid.

Winger Portugal itu memecahkan rekor top skor sepanjang sejarah Madrid, membantu tim meraih empat trofi Liga Champions, dan banyak trofi lainnya. Saat ini Ronaldo kembali bermain di MU, jelas masih tajam di usia 37 tahun.

2. Gareth Bale (Tottenham Hotspur/101 juta euro)

Eks bintang Real Madrid, Gareth Bale akhirnya resmi mengumumkan bahwa dirinya akan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC. (AFP/Filippo Monteforte)
Eks bintang Real Madrid, Gareth Bale akhirnya resmi mengumumkan bahwa dirinya akan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC. (AFP/Filippo Monteforte)

Madrid merekrut Bale dari Tottenham pada tahun 2013. Harapannya, Bale bisa jadi partner Ronaldo di lini serang. Jelas Madrid bisa membentuk salah satu pasukan ofensif terbaik di dunia.

Ekspdktasi itu pun sempat dipenuhi Bale, meski tidak konsisten. Dia membentuk trio BBC bersama Benzema dan Ronaldo. Hasilnya luar biasa, Bale mencetak total 81 gol di La Liga.

Gol-gol Bale juga kerap tiba di momen penting, seperti di final Liga Champions dan final Copa del Rey. Bale dilepas Madrid secara free transfer musim panas ini dan sekarang sedang bersiap melanjutkan kariernya di MLS bersama LAFC.

1. Eden Hazard (Chelsea/115 juta euro)

Eden Hazard. Pemain sayap Real Madrid berusia 31 tahun yang telah 3 musim memperkuat Los Blancos sejak 2019/2020 ini belum tampil sesuai ekspektasi karena sering dilanda cedera. Chelsea sebagai klub lamanya kabarnya bersedia menampung sebagai pemain pinjaman musim depan. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Eden Hazard. Pemain sayap Real Madrid berusia 31 tahun yang telah 3 musim memperkuat Los Blancos sejak 2019/2020 ini belum tampil sesuai ekspektasi karena sering dilanda cedera. Chelsea sebagai klub lamanya kabarnya bersedia menampung sebagai pemain pinjaman musim depan. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Eden Hazard diharapkan bisa jadi superstar baru Madrid. Los Blancos memang dikenal dengan pemain bintang dan Hazard diminta melanjutkan jejak Ronaldo.

Tahun 2019, Madrid menebus harga Hazard sebesar 115 juta euro. Hingga kini Hazard masih memegang rekor transfer klub, pemain termahal yang pernah dibeli Madrid.

Sayangnya, tiga musim berlalu, Hazard lebih sering berkutat dengan cedera. Dia belum membuktikan diri dan musim 2022/23 mendatang bisa jadi kesempatan terakhirnya untuk itu.

Sumber: Real Madrid, Transfermarkt

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas/Published: 15/07/2022)

Simak Posisi Akhir Real Madrid Musim Lalu:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel