10 Penyebab BAB Berdarah pada Orang Dewasa, Gejala, dan Cara Tepat Mengatasinya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab BAB berdarah orang dewasa dipicu oleh masalah di saluran cerna seperti usus, lambung, dan anus. Perlu dipahami, masalah yang menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa tersebut muncul bukan tanpa alasan. Pola makan dan pola hidup sangat memengaruhinya.

Untuk mengetahui apakah benar terjadi buang air besar berdarah, mengamati warna tinja yang dikeluarkan merupakan langkah awal. Warna yang terdapat pada tinja dikaitkan dengan lokasi perdarahan yang terjadi di saluran pencernaan.

Tak hanya itu, penyebab BAB berdarah orang dewasa pun bisa diamati dari gejala penyerta lainnya. Mulai dari muntah, tubuh lesu, sulit bernapas, sakit perut, jantung yang berdebar-debar, pingsan, diare, sampai kehilangan berat badan. Bila merasa mengalami buang air besar berdarah, lakukan penanganan pertama dan pemeriksaan ke dokter.

Agar lebih memahaminya, berikut Liputan6.com ulas penyebab BAB berdarah orang dewasa, gejala, dan cara tepat mengatasinya dari berbagai sumber, Jumat (25/6/2021).

Warna Darah sesuai Lokasi Penyebab BAB Berdarah Orang Dewasa

Berdarah saat buang air besar bisa diketahui penyebabnya berdasarkan warna darahnya. Warna yang terdapat pada tinja dikaitkan dengan lokasi perdarahan yang terjadi di saluran pencernaan.

Apabila warna darah cenderung merah cerah, menandakan perdarahan terjadi di sekitar anus. Sedangkan warna tinja merah tua, menandakan perdarahan di usus besar.

Pada warna tinja yang berubah menjadi merah kehitaman, menandakan adanya perdarahan di usus kecil, lambung, dan saluran cerna atas lainnya. Oleh karena itu, apabila kamu merasa tinja tidak seperti biasanya, perlu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Hal ini diperlukan untuk mengetahui penyebab buang air besar berdarah dan solusinya. Dokter akan mengumpulkan data riwayat penyakit yang dialami, menilai faktor risiko yang dialami, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik.

Penyebab BAB Berdarah Orang Dewasa

Ilustrasi Sakit Perut. Credit: pexels.com/Sloan
Ilustrasi Sakit Perut. Credit: pexels.com/Sloan

1. Wasir

Wasir alias ambeien atau hemoroid bisa menjadi penyebab BAB berdarah. Ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di anus. Penyebab BAB berdarah orang dewasa ini menimbulkan gejala berupa rasa gatal dan perih.

Hemoroid seringkali menjadi penyebab BAB berdarah dengan warna darah merah terang dari anus. Penyebab wasir atau penyebab BAB berdarah orang dewasa umumnya sembelit, diare, maupun kehamilan.

Pada sebagian besar kasus, penyebab BAB berdarah orang dewasa seperti wasir atau ambeien cukup diatasi dengan memperbanyak asupan serat dan air putih, serta penggunaan obat wasir yang dijual bebas. Tindakan operasi juga bisa jadi pilihan, tergantung dari jenis wasir eksternal atau internal dan tingkat keparahan gejala.

2. Angiodisplasia

Jika tidak ada gangguan organ pencernaan yang secara jelas menjadi penyebab BAB berdarah, kemungkinan pemicunya adalah angiodisplasia. Angiodisplasia adalah penyebab BAB berdarah orang dewasa berups kelainan pembuluh darah di saluran cerna. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan penyakit ginjal dan penyakit von Willebrand.

Pengobatan penyebab BAB berdarah orang dewasa bisa dilakukan dengan terapi hormon, transfusi darah rutin, dan pemberian suplemen zat besi. Untungnya pada kebanyakan kasus, penyebab BAB berdarah orang dewasa karena angiodisplasia bisa berhenti dengan sendirinya.

3. Inflammatory Bowel Disease

Inflammatory bowel disease (IBD) adalah penyakit autoimun yang menimbulkan peradangan kronis pada saluran pencernaan. Ini bisa menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa. Jenis IBD yang paling sering terjadi adalah penyakit crohn dan kolitis ulseratif.

Gejala-gejala dari IBD yang jadi penyebab BAB berdarah orang dewasa bisa diatasi dengan penggunaan steroid atau obat yang meningkatkan kekebalan tubuh. Pada tingkat lanjut, penyebab BAB berdarah orang dewasa bagi penderita IBD mungkin harus menjalani operasi.

4. Penyakit Divertikular

Penyakit divertikular terbagi dalam dua jenis, yaitu divertikulosis dan divertikulitis. Keduanya bisa menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa yang harus diwaspadai.

Divertikulosis adalah kondisi terbentuknya kantung-kantung di usus besar karena dinding usus besar yang lemah. Jika kantung-kantung ini terinfeksi, kondisinya disebut divertikulitis. Penderita divertikulitis biasanya diberi antibiotik dan dirawat di rumah sakit.

5. Kolitis Iskemik

Kondisi penyebab BAB berdarah ini terjadi saat aliran darah ke usus besar berkurang atau tersumbat. Hampir 90% penyebab BAB berdarah orang dewasa adalah orang-orang usia lanjut. Selain menjadi penyebab feses keluar bersama darah, kolitis iskemik juga bisa menimbulkan diare, keinginan BAB yang sulit ditahan, sakit perut, dan muntah.

Untungnya, penyebab BAB berdarah orang dewasa seperti kolitis iskemik tergolong cepat sembuh dan bisa membaik dengan sendirinya. Meski demikian, ada juga kasus parah penyebab BAB berdarah orang dewasa di mana penderita harus dirawat di rumah sakit dan sekitar 20% penderitanya membutuhkan tindakan operasi.

Penyebab BAB Berdarah Orang Dewasa

6. Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal juga bisa menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa. Terkadang, darah itu bisa masuk ke dalam saluran pencernaan. Itulah mengapa penyebab BAB berdarah orang dewasa seperti kanker kolorektal bisa menyebabkan BAB berdarah.

Kondisi ini bisanya akan ditandai dengan gejala seperti gangguan buang air besar, buang air besar berdarah, perut kembung, gangguan pencernaan, nyeri perut, penurunan berat badan, dan lemas. Masalah kesehatan ini disebabkan oleh faktor genetik, kurangnya asupan serat, dan kebiasaan buruk seperti merokok.

7. Perdarahan Saluran Pencernaan Atas

Penyebab BAB berdarah bisa berasal dari saluran pencernaan atas. Penyebab BAB berdarah orang dewasa yang cukup sering adalah perdarahan dari ligament Treitz, yang merupakan bagian dari usus dua belas jari. Guna memeriksa kondisi ini, dokter biasanya perlu melakukan endoskopi

8. Fisura Ani

Penyebab BAB berdarah orang dewasa bisa terjadi karena fisura ani. Fisura ani adalah robekan pada dinding anus. Kondisi penyebab BAB berdarah orang dewasa ini biasanya dipengaruhi oleh konstipasi atau karena mengeluarkan feses berukuran besar dan keras.

Robekan penyebab BAB berdarah orang dewasa ini bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk meredakan gejala dan mengurangi penyebab rasa sakitnya, Anda bisa menggunakan krim pereda sakit dan obat pelunak feses agar BAB tidak berdarah.

9. Polip

Penyebab BAB berdarah orang dewasa adalah karena polip. Istilah polip usus sebetulnya merujuk pada tonjolan apapun yang muncul di usus. Ada beberapa jenis polip yang dibedakan dari bentuk dan histologinya. Jenis polip yang cukup sering muncul di usus dan menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa adalah polip adenomatosa.

Polip adenomatosa yang menjadi penyebab BAB berdarah orang dewasa bisa berkembang menjadi kanker usus. Jika dokter mendiagnosis polip sebagai penyebab BAB berdarah orang dewawa, usahakan agar Anda rutin memeriksakan kesehatan guna mencegah kanker.

10. Ulkus Lambung

Penyebab BAB berdarah terakhir adalah ulkus lambung. Ini merupakan kondisi luka yang terjadi pada dinding lapisan dalam lambung yang menyebabkan nyeri pada ulu hati setelah makan, mual, dan perdarahan saat buang air besar yang ditunjukkan lewat feses berwarna gelap.

Penyebab BAB berdarah orang dewasa karena ulkus lambung pun beragam. Di antaranya meningkatnya asam lambung karena merokok, stres, faktor genetik, dan juga disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Jangan ragu melakukan pemeriksaan bila mengalami BAB berdarah.

Gejala BAB Berdarah Orang Dewasa

Ilustrasi mual | Andrea Piacquadio dari Pexels
Ilustrasi mual | Andrea Piacquadio dari Pexels

Banyak orang yang mengalami BAB berdarah tidak menyadari atau mengalami gejala apa pun. Namun, ada beberapa orang yang merasakan gejala lain, seperti:

1. Muntah

2. Tubuh lesu

3. Sulit bernafas

4. Sakit perut

5. Jantung berdebar

6. Pingsan

7. Diare

8. Kehilangan berat badan

Cara Mengatasi BAB Berdarah Orang Dewasa

Mengatasi buang air besar berdarah tergantung dari banyaknya darah yang kleuar dan penyebab yang mendasarinya. Perlu dilakukan pengobatan guna mengatasi kekurangan darah atau anemia, menghentikan perdarahan, serta mencegah perdarahan kembali terjadi pada penderita.

Pada kondisi yang ringan, mungkin tidak memerlukan perawatan medis. Kamu bisa melakukannya di rumah seperti:

- Berendam di air hangat

- Hindari duduk terlalu lama

- Konsumsi air putih yang cukup, sebanyak 8-10 gelas per hari

- Perbanyak konsumsi serat

- Hindari konsumsi alkohol

- Kompres sekitar anus dengan menggunakan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit

- Mandi dan membersihkan kulit sekitar anus setiap hari dengan benar

- Minum obat antinyeri

- Mengonsumsi suplemen dari bahan-bahan herbal yang aman

- Antibiotik untuk mengatasi bakteri penyebab BAB berdarah

- Konsumsi oralit atau infus

- Masalah ulkus lambung bisa dengan membatasi konsumsi obat golongan antiinflamasi nonsteeroid (OAINS) dan alkohol

- Pengangkatan jaringan polip

- Menghindari konsumsi daging merah

- Berhenti merokok

Apabila masalah buang air besar berdarah masih terus terjadi secara berkala, maka lebih baik lakukan konsultasi pada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menjaga pola makan dan gaya hidup menjadi salah satu cara mengatasi pendarahan saat buang air besar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel