10 Penyebab Bibir Kering dan Pecah-Pecah Beserta Cara Mengatasinya yang Ampuh

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab bibir kering dan pecah-pecah dipengaruhi oleh faktor gaya hidup. Konsumsi makanan dan minuman, kebiasaan menjilat bibir, hingga kondisi lingkungan dan kesehatan tertentu bisa menjadi penyebab kamu mengalami masalah bibir kering dan pecah-pecah ini.

Bibir lebih rentan mengalami kering dan pecah-pecah karena tidak mengandung kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya. Kurangnya kelembapan pada bibir tentunya membuat kamu akan semakin mudah mengalami masalah ini.

Penyebab bibir kering dan pecah-pecah yang paling umum adalah kurangnya asupan cairan. Hal ini tentunya berkaitan dengan kelembapan bibir seperti disebutkan sebelumnya. Oleh karena itu, kamu harus menghindari berbagai penyebab bibir kering dan menerapkan cara mengatasinya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (12/7/2021) tentang penyebab bibir kering.

Penyebab Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Ilustrasi Bibir Kering
Ilustrasi Bibir Kering

Dehidrasi

Penyebab bibir kering dan pecah-pecah yang paling utama adalah dehidrasi atau kurang asupan cairan. Bibir, mulut, dan mata yang kering adalah tanda-tanda dehidrasi. Ini adalah saat tubuh tidak memiliki jumlah cairan yang cukup. Banyak orang tidak cukup minum air.

Dehidrasi juga bisa terjadi karena muntah, diare, berkeringat hebat, dan sakit. Dehidrasi membuat tubuh lebih sulit untuk berfungsi dengan baik. Untuk menghindari dehidrasi, dianjurkan minum delapan hingga dua belas gelas air sehari. Dehidrasi mengganggu keseimbangan mineral alami dalam tubuh yang bisa memperburuk kondisi kulit.

Struktur kulit bibir yang berbeda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kulit bibir hanya memiliki 3-5 lapisan dan lebih tipis dibandingkan bagian kulit lainnya. Hal ini menyebabkan kulit bibir rentan mengalami kering.

Bernapas melalui mulut

Tidur dengan mulut terbuka lebar tidak hanya akan menyebabkan air liur di bantal, tetapi juga akan mengeringkan bibir. Kamu mungkin juga memperhatikan bahwa ketika hidung tersumbat dan dipaksa untuk bernapas melalui mulut, bibir menjadi pecah-pecah.

Penyebab Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dan angin, dapat menjadi penyebab bibir kering dan pecah-pecah menyakitkan. Kulit bibir tipis dan halus, sehingga udara musim dingin yang kering dan paparan sinar matahari dapat dengan mudah merusaknya.

Paparan jangka panjang menyebabkan bibir menjadi kaku dan kering, menyebabkan retak atau pecah. Lapisi bibir dengan lip balm pelindung untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari. Gunakan masker saat berada di tempat yang kering atau dingin.

Cheilitis aktinik adalah istilah yang diberikan untuk bibir pecah-pecah kronis yang berkembang sebagai akibat kerusakan akibat sinar matahari. Ini adalah kondisi prakanker yang biasanya memengaruhi bibir bawah.

Menjilat bibir

Penyebab bobir kering berikutnya adalah menjilat bibir. Banyak yang mengira menjilat bibir akan membuat kulit bibir menjadi lembap. Padahal sebaliknya, kulit justru akan semakin kering. Hal ini terjadi karena air liur mengering dan turut menarik cairan alami dari kulit.

Kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit bibir

Kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit bibir juga dapat membuat bibir kering dan pecah-pecah. Kulit bibir yang tipis akan semakin tipis dan semakin mudah rusak bila kebiasaan ini diteruskan. Lebih jauh lagi, proses penyembuhannya pun akan semakin lama.

Penyebab Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Bibir kering. Foto: dfemale
Bibir kering. Foto: dfemale

Kekurangan vitamin

Vitamin B2, atau riboflavin, diperlukan untuk hal-hal seperti fungsi sel, metabolisme lemak, dan mempertahankan kadar normal asam homocysteine dalam darah. Karena vitamin B juga berkontribusi pada kulit yang sehat, kekurangan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, bibir pecah-pecah, kekeringan, dan ruam.

Kadar seng dan zat besi yang rendah juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, terutama di sudut mulut. Makan banyak makanan kaya vitamin B2 seperti telur dan daging tanpa lemak.

Terlalu banyak vitamin A

Sebaliknya, bibir kering bisa berarti tubuh terlalu banyak mengonsumsi vitamin A. Keracunan vitamin A dapat terjadi jika mengonsumsi terlalu banyak suplemen. Jika tubuh memiliki terlalu banyak vitamin A dalam sistem, kulit dan bibir dapat mulai mengelupas dan pecah.

Jenis hipervitaminosis A akut dan kronis dapat menyebabkan sakit kepala dan ruam. Berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen vitamin A karena sebagian besar harus berasal dari makanan.

Penyebab Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Alergi

Reaksi alergi terhadap lipstik, pasta gigi, pelembab, dan benda apa pun yang diaplikasikan pada bibir atau sekitarnya dapat menjadi penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Gejala lain dapat berupa kekeringan parah, iritasi dan gatal-gatal, atau ruam seperti eksim akut pada bibir.

Jika mengalami masalah bibir setelah menggunakan produk bibir baru, hentikan penggunaan dan lihat apakah kondisi membaik. Seseorang juga bisa alergi terhadap makanan tertentu. Kondisi ini dapat menjadi berkelanjutan jika masalah yang menyebabkan alergi tidak teridentifikasi dan diperbaiki.

Kondisi kesehatan tertentu

Penyebab bibir pecah-pecah juga dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi medis yang mendasarinya, termasuk penyakit tiroid, kekurangan vitamin, dan penyakit radang usus. Fungsi tiroid yang rendah dapat menyebabkan mulut dan bibir kering.

Meskipun kurang umum, beberapa penyakit dapat penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Ini termasuk pertumbuhan candida yang berlebihan, Penyakit Kawasaki, impetigo atau infeksi herpes.

Bibir pecah-pecah juga merupakan gejala menopause yang umum. Ketika kadar estrogen turun, kulit dan bibir kering, keriput, nyeri sendi, dan gejala menyenangkan lainnya mungkin muncul.

Cheilitis sudut, atau radang di sudut mulut, adalah kondisi umum lainnya yang dapat menjadi penyebab bibir kering atau pecah-pecah. Ini biasanya disebabkan oleh cuaca dingin, pertumbuhan berlebih ragi, dan atau iritasi dari air liur.

Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah. (Foto: pixabay.com)
Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah. (Foto: pixabay.com)

Berikut cara mengatasi bibir kering dan pecah-pecah seperti liputan6.com kutip dari KlikDokter:

Gunakan pelembap bibir yang tepat

Cara mengatasi bibir kering dan pecah-pecah yang pertama adalah memilih pelembap bibir yang tepat. Pilih produk dengan kandungan yang tepat, misalnya ceramide, petrolatum, shea butter, petroleum jelly. Hindari lip balm dengan kandungan kampor, eukaliptus, menthol, dan asam salisilat karena kandungan tersebut dapat mengiritasi kulit bibir. Pilih juga lip balm yang tidak mengandung pewangi atau rasa tertentu untuk menghindari iritasi.

Selain itu, rutin aplikasikan pelembap bibir. Aplikasikan pelembap bibir saat sebelum tidur dan beberapa kali di siang hari. Oleskan lip balm terutama di bagian yang kering dan pecah.

Tidak hanya itu, karena bibir pun terpapar sinar matahari, jadi penting untuk memilih pelembap bibir dengan kandungan SPF minimal 30. Hal ini dapat mencegah iritasi bibir akibat sinar matahari.

Minum air cukup

Penyebab bibir kering yang paling sering terjadi adalah karena asupan cairan yang kurang, jadi kamu harus minum air yang cukup. Jangan lupa untuk selalu memastikan kecukupan asupan cairan setiap harinya. Minumlah air putih minimal 2 liter per hari.

Hentikan kebiasaan menggigit, menjilat, atau mengelupas bibir

Kebiasaan menggigit, menjilat dan mengelupas bibir hanya akan membuat bibir semakin kering dan pecah-pecah. Jadi, bila ingin bibir sehat, hentikan kebiasaan tersebut. Alihkan dengan mengoleskan lip balm.

Konsumsi vitamin C

Salah satu vitamin yang dapat membantu regenerasi kulit dan menyembuhkan luka adalah vitamin C. Karena itu, rutin konsumsi buah dan sayuran yang kaya vitamin C bisa membuat bibir lebih sehat.

Berhenti merokok

Kebiasaan merokok dapat menyebabkan bibir iritasi, kering, dan pecah-pecah. Karena itu, segera hentikan kebiasaan merokok Anda.

Hentikan menggigit benda berbahan metal

Klip kertas atau jepit dapat mengiritasi bibir yang sensitif. Karena itu, hindari menahan atau menggigit benda tersebut dengan bibir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel