10 Penyebab Pemanasan Global yang Perlu Diketahui dan Dipahami

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pemanasan global atau global warming adalah fenomena meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, lautan, dan daratan bumi secara menyeluruh.

Pemanasan global juga bisa diartikan sebagai naiknya suhu bumi secara menyeluruh, ditandai dengan es di Kutub yang mencair dan temperatur di berbagai tempat di seluruh dunia yang cenderung naik.

Saat terjadi pemanasan global tersebut, suhu di bumi terasa makin panas. Tak hanya itu, keadaan cuaca di bumi juga menjadi ekstrem dan tidak menentu.

Dalam kondisi tersebut, tentu susah untuk bisa dihindari dan dihentikan secara menyeluruh. Hal itu dikarenakan pola hidup manusia yang terus berkembang dan berubah.

Kendati demikian, yang perlu dilakukan ialah mengurangi dampak yang lebih parah dari pemanasan global. Itulah mengapa, setiap orang perlu mengetahui penyebab dari pemanasan global agar bisa mencegah dampak dari pemanasan global.

Berikut ini rangkuman mengenai penyebab pemanasan global, seperti dilansir dari laman dlh.semarangkota.go.id dan Ilmugeografi, Rabu (3/2/2021).

Penyebab Pemanasan Global

Ilustrasi pemanasan global. | Pixabay
Ilustrasi pemanasan global. | Pixabay

1. Meningkatnya gas rumah kaca

Gas rumah kaca terjadi karena pembakaran minyak bumi, bahan bakar batu bara serta pembakaran gas alam. Semua hal tersebut menyebabkan adanya pemanasan yang terpantul tidak diteruskan ke luar angkasa, tetapi kembali lagi ke bumi.

Gas yang paling berpengaruh adalah karbodiokasida.

2. Polusi udara karena bahan bakar

Bahan bakar mesin dari kendaraan bermotor, mobil, dan kendaraan lainya menghasilkan gas karbodiosida. Adanya gas ini menjadikan panas tidak bisa diteruskan keluar angkasa sehingga panas akan mengendap di bumi.

3. Efek rumah kaca

Efek rumah kaca ini menjadikan panas yang berada di bumi tidak dapat dipantulkan ke luar angkasa, tetapi terperangkap di atmosfer. Sebenarnya efek rumah kaca ini bisa bermanfaat untuk kehidupan manusia. Namun, jika berlebihan akan menjadikan efek pada iklim dan cuaca yang ada di bumi.

Penyebab Pemanasan Global

Ilustrasi pemanasan global. Credit: unsplash.com/veeterzy
Ilustrasi pemanasan global. Credit: unsplash.com/veeterzy

4. Adanya penggunaan CFC yang berlebihan

Seperti diketahui, CFC merupakan bahan kimia yang diproduksi untuk berbagai peralatan rumah tangga seperti AC atau pendingin dan kulkas.

5. Adanya penggundulan hutan

Hutan menjadi satu di antara penyadap karbondioksida yang ada di bumi. Jika hutan sudah makin digunduli, lama kelamaan tidak ada yang bisa mengurangi karboidosida lagi.

6. Adanya polusi metana karena peternakan, pertanian, dan perkebunan

Selain karbodiokasi yang berperan paling besar dalam menyebabkan global warming adalah metana. Adanya gas metana ini berasal dari bakteri yang kekurangan oksigen untuk memecah bahan-bahan organik. Selain itu juga karena adanya pemupukan yang berlebihan.

7. Boros Penggunaan Listrik

Boros menggunakan listrik bisa mengakibatkan terjadinya pemanasan global. Hal itu dikarenakan adanya penguapan pada listrik jika terlalu sering digunakan.

Jadi, sebaiknya pemakaian listrik digunakan secara efisien sesuai dengan keperluan agar tidak menyebabkan pemanasan global.

Penyebab Pemanasan Global

Ilustrasi pemanasan global. Credit: unsplash.com/JuniperPhoton
Ilustrasi pemanasan global. Credit: unsplash.com/JuniperPhoton

8. Perusakan hutan

Perusakan hutan akan menyebabkan pemanasan global. Hal itu dikarenakan hutan memiliki fungsi yang akan meyerap gas karbondioksida dan akan menghasilkan oksigen.

Jika makin banyak adanya penebangan liar dan pengundulan hutan maka jumlah karbondioksida akan makin banyak, yang berkumpul di atmosfer yang akan menyebabkan pemanasan global.

9. Polusi udara dari industri pabrik

Makin banyak industri pabrik yang berkembang akan menyebabkan banyaknya asap yang yang dihasilkan. Hal tersebut tentu bisa mengakibatkan polusi udara yang akan membuat lingkungan tercemar dan terjadinya pemanasan global.

10. Sampah plastik

Penyebab pemanasan global bisa berasal dari banyaknya tumpukan sampah plastik yang tak terkendali sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan.

Menurut penelitian, plastik mengeluarkan gas metana dan etilena ketika terkena sinar matahari dan berakibat rusak. Gas metana alami atau buatan dikatakan sebagai penyebab utama perubahan iklim. Tentu saja hal ini akan berhubungan dengan peningkatan pemanasan global.

Sumber: dlh.semarangkota.go.id, Ilmugeografi