10 Penyerang Paling Efektif di Muka Bumi (2): Duet Harry Kane dan Son Heung-min Juaranya!

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kebangkitan analitik dalam olahraga selama beberapa tahun terakhir benar-benar luar biasa. Sajian data-data statistik memainkan peran penting dalam olahraga berorientasi hasil akhir seperti sepak bola.

Hampir setiap aspek permainan sekarang dievaluasi menggunakan kumpulan data yang besar dan berbagai parameter. Olahraga sekarang dijalankan berdasarkan data, baik itu membeli pemain berdasarkan statistik atau menyesuaikan program latihan melawan tim berdasarkan statistik kinerja mereka.

Sepak bola menjadi olahraga berbasis tujuan, berbagai statistik terkait tujuan dianalisis dengan cermat untuk menentukan beberapa faktor seperti pemain atau kemampuan menyerang tim, dan sebagainya. Dalam hal aspek mencetak gol, xG adalah salah satu metrik yang paling populer dan relevan.

xG adalah singkatan dari 'tujuan yang diharapkan' dan pada dasarnya adalah ukuran dari berapa banyak gol yang diharapkan untuk dicetak oleh pemain atau tim berdasarkan jumlah tembakan yang dilakukan.

Ini juga mempertimbangkan sejumlah besar detail seperti sudut tembakan, jenis tembakan, dan jarak dari gawang, antara lain. Dengan kata lain, xG adalah indikator terbaik tentang seberapa mematikan atau produktifnya pemain atau tim tertentu.

Skor xG yang baik biasanya berarti seorang pemain atau tim secara klinis dan dapat mencetak banyak gol dengan jumlah peluang dan tembakan yang relatif rendah.

Dalam konten listikal ini, situs Sportskeeda melihat 10 pemain yang memiliki persentase tertinggi atas xG: yaitu ukuran dari berapa banyak gol yang telah mereka cetak melebihi jumlah gol yang diharapkan berdasarkan analisis data, dengan untuk kemudian menyoroti seberapa klinisnya mereka.

Daftar ini didasarkan pada studi yang dilakukan oleh The Independent, di mana pencetak gol terbanyak dari liga-liga top Eropa dianalisis dan dibandingkan dalam hal persentase atas xG mereka.

Data yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan gol yang dicetak oleh pencetak gol terbanyak di liga top Eropa mulai Agustus 2016 dan seterusnya.

Khususnya, baik Cristiano Ronaldo (ke-13) maupun Robert Lewandowski (ke-16) tidak masuk dalam 10 besar.

Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat daftar 10 besar. Artikel ini bagian kedua dari tulisan, menyorot pemain yang ada di peringkat 5 hingga yang terbaik.

5. Sadio Mane

Penyerang Liverpool, Sadio Mane, berusaha melewati pemain West Ham United pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield,  Minggu (1/11/2020). Liverpool menang dengan skor 2-1. (AP Photo/Jon Super, Pool)
Penyerang Liverpool, Sadio Mane, berusaha melewati pemain West Ham United pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (1/11/2020). Liverpool menang dengan skor 2-1. (AP Photo/Jon Super, Pool)
  • Gol: 69

  • Persentase atas xG: 16,36

Sadio Mane menyelesaikan kepindahan ke Liverpool pada musim panas 2016. Sejak saat itu ia menjadi bagian integral dari tim asuhan Jurgen Klopp yang fenomenal.

Mane telah membantu Liverpool memenangkan Liga Champions UEFA dan Premier League dalam dua musim terakhir.

Selama waktunya di Liverpool, Mane yang berusia 28 tahun telah mencetak 69 gol liga, mencetak 16,36% lebih banyak dari yang diharapkannya.

Meskipun jumlah golnya mungkin tidak sesuai dengan yang lain di daftar ini, Mane lebih klinis daripada kebanyakan berdasarkan xG-nya.

4. Ciro Immobile

Striker Lazio, Ciro Immobile, berusaha melewati pemain Atalanta, Rafael Toloi, pada laga Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (30/9/2020). Atalanta menang dengan skor 4-1. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)
Striker Lazio, Ciro Immobile, berusaha melewati pemain Atalanta, Rafael Toloi, pada laga Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (30/9/2020). Atalanta menang dengan skor 4-1. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)
  • Gol: 116

  • Persentase atas xG: 21,14

Ciro Immobile, yang bergabung dengan Lazio pada musim panas 2016, menjadi salah satu penyerang paling efektif sejak saat itu.

Dia membantu Lazio memenangkan Coppa Italia pada 2018-19 dan Supercoppa Italiana dua kali (2017 dan 2019)

Musim ini, Immobile telah mencetak 13 gol liga dalam 17 pertandingan.

Sejak 2016, striker berusia 30 tahun itu telah mencetak 116 gol liga dalam 159 pertandingan, yang berarti 21,14% lebih banyak gol dari yang diharapkannya.

3. Lionel Messi

Striker Barcelona, Lionel Messi bersiap melakukan tendangan bebas ke gawang Granada dalam laga perempatfinal Copa del Rey 2020/21 di Nuevo Los Carmenes Stadium, Rabu (3/2/2021). Barcelona menang 5-3 (2-2) atas Granada melalui babak extra time. (AFP/Jorge Guerrero)
Striker Barcelona, Lionel Messi bersiap melakukan tendangan bebas ke gawang Granada dalam laga perempatfinal Copa del Rey 2020/21 di Nuevo Los Carmenes Stadium, Rabu (3/2/2021). Barcelona menang 5-3 (2-2) atas Granada melalui babak extra time. (AFP/Jorge Guerrero)
  • Gol: 143

  • Persentase atas xG: 21,31

Lionel Messi identik dengan gol sepanjang kariernya. Di usianya yang mulai uzur, penyerang asal Argentina tersebut terlihat masih konsisten dalam menjaga stabilitas produktivitas.

Sejak awal musim 2016-2017, Messi telah mencetak 143 gol untuk Barcelona dalam 154 pertandingan La Liga, yang berarti 21,31% lebih banyak dari yang diharapkannya.

2. Harry Kane

Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berusaha melewati pemain Sheffield United pada laga Liga Inggris di Stadion Bramall Lane, Minggu (17/1/2021). Tottenham Hotspur menang dengan skor 3-1. (Stu Forster/Pool via AP)
Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berusaha melewati pemain Sheffield United pada laga Liga Inggris di Stadion Bramall Lane, Minggu (17/1/2021). Tottenham Hotspur menang dengan skor 3-1. (Stu Forster/Pool via AP)
  • Gol: 106

  • Persentase atas xG: 21,33

Harry Kane menjadi salah satu striker terhebat di seantero muka bumi saat ini. Posisi yang satu dekade terakhir mulai jarang ditemui. Penyerang di era kekinian identik dengan pemain yang ada di posisi sayap.

Membangun reputasi sejak level junior di Tottenham Hotspur, pemain berusia 27 tahun itu sudah menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa buat klub.

Sejak Agustus 2016, Kane telah mencetak 106 gol liga dengan tingkat yang sangat baik yaitu 21,33% di atas xG-nya.

1. Son Heung-min

Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min berusaha menjebol gawang Liverpool dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Tottenham Hotspur Stadium, Jumat (29/1/2021) dini hari. (Foto: AP/Pool/Nick Potts)
Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min berusaha menjebol gawang Liverpool dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Tottenham Hotspur Stadium, Jumat (29/1/2021) dini hari. (Foto: AP/Pool/Nick Potts)
  • Gol: 61

  • Persentase atas xG: 44,41

Son Heung-min hanya mencetak 61 gol liga untuk Tottenham Hotspur sejak awal musim 2016-2017.

Namun, dia telah menjadi pencetak gol paling klinis berdasarkan jumlah dan kualitas peluang yang dia manfaatkan atau manfaatkan selama periode ini.

Di musim yang sedang berlangsung, ia telah mencetak 12 gol dalam 18 pertandingan Premier League, dengan rasio gol luar biasa di atas xG sebesar 44,41%.

Sumber: Sportskeeda

Video