10 Penyerang Paling Gacor di Eropa: Wonderkid hingga Pemain Uzur, Termasuk Cristiano Ronaldo

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo menjadi pemberitaan belakangan ini karena berusaha untuk meninggalkan Manchester United (MU) yang dipastikan tidak bermain di Liga Champions pada musim 2022/2023. Hal tersebut sangat wajar mengingat pemain berlabel CR7 itu punya predikat sebagai satu di antara beberapa pemain paling tajam di Eropa.

Ada banyak versi mengenai alasan Cristiano Ronaldo ingin hengkang dari Old Trafford. Satu di antaranya adalah mengejar peluang tampil di Liga Champions, sementara yang lain menyebut kekecewaan terhadap performa The Red Devils menjadi sebabnya.

Terlepas dari alasan tersebut, Cristiano Ronaldo merupakan satu di antara penyerang terbaik MU. Bahkan menurut Whoscored, Cristiano Ronaldo merupakan satu di antara penyerang tersubur di Eropa.

Whoscored menghitung menit bermain dan membandingkannya dengan raihan gol pemain dalam dua musim terakhir. Cristiano Ronaldo pun ada di dalamnya. Siapa saja 10 pemain paling gacor di Eropa dalam dua musim terakhir?

10. Patrik Schick

Patrik Schick. Striker asal Republik Ceska berusia 25 tahun yang kini menjalani musim keduanya bersama Bayer Leverkusen ini kini berbanderol 40 juta euro, mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya 28 juta euro. Bersama Leverkusen musim ini ia telah mencetak 16 gol di semua ajang. (AFP/Uwe Kraft)
Patrik Schick. Striker asal Republik Ceska berusia 25 tahun yang kini menjalani musim keduanya bersama Bayer Leverkusen ini kini berbanderol 40 juta euro, mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya 28 juta euro. Bersama Leverkusen musim ini ia telah mencetak 16 gol di semua ajang. (AFP/Uwe Kraft)

Dalam peringkat ke-10 di daftar ini ada Patrik Schick. Pemain Bayer Leverkusen itu rata-rata mencetak satu gol dalam 119,9 menit bermain dalam dua musim terakhir.

Schick mencetak 33 gol di Bundesliga dalam dua musim belakangan. Sementara di sisi lain, dalam dua musim tersebut, Schick bermain dalam 3.961 menit.

Pemain asal Republik Ceska ini tak cuma tajam membobol gawang lawan. Schick juga piawai mencatatkan assist. Dalam ajang Bundesliga dua musim terakhir, pemain kelahiran 24 Januari 1996 itu juga mencetak tujuh assist.

9. Ciro Immobile

Ciro Immobile berhasil memimpin perolehan gol sementara di Liga Italia 2021/2022 dengan mengoleksi 19 gol dalam 21 penampilannya bersama Lazio. Ia terpaut dua angka dari Dusan Vlahovic sang penyerang baru mematikan milik Juventus. (AP/Massimo Paolone)
Ciro Immobile berhasil memimpin perolehan gol sementara di Liga Italia 2021/2022 dengan mengoleksi 19 gol dalam 21 penampilannya bersama Lazio. Ia terpaut dua angka dari Dusan Vlahovic sang penyerang baru mematikan milik Juventus. (AP/Massimo Paolone)

Posisi sembilan dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ditempati Ciro Immobile. Dalam dua musim ini, penyerang Lazio tersebut rata-rata mencetak satu gol tiap 118,8 menit bermain.

Dua musim belakangan, Immobile berseragam Lazio. Ia mencetak 47 gol di Serie A untuk Biancoceleste. Gol-gol tersebut diciptakannya dalam 5.579 menit bermain pada dua musim belakangan.

Immobile juga mencatatkan sejumlah assist bagi Lazio pada dua musim terakhir. Ia mencetak sepuluh assist di Serie A pada musim 2020/2021 dan 2021/2022.

8. Wissam Ben Yedder

Wissam Ben Yedder menjadi sosok kunci di balik kebangkitan AS Monaco usai sempat tertatih-tatih pada musim ini. Sebagai penyerang, ia mampu menunjukkan performa apik dengan membukukan 32 gol dan 7 assist dalam 52 penampilannya di semua kompetisi. Produktivitas Ben Yedder turut membawa timnya berada di posisi runner-up Ligue 1 sekaligus mengamankan tiket Liga Champions musim depan. (AFP/Valery Hache)
Wissam Ben Yedder menjadi sosok kunci di balik kebangkitan AS Monaco usai sempat tertatih-tatih pada musim ini. Sebagai penyerang, ia mampu menunjukkan performa apik dengan membukukan 32 gol dan 7 assist dalam 52 penampilannya di semua kompetisi. Produktivitas Ben Yedder turut membawa timnya berada di posisi runner-up Ligue 1 sekaligus mengamankan tiket Liga Champions musim depan. (AFP/Valery Hache)

Wissam Ben Yedder menempati posisi delapan daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini. Penyerang AS Monaco tersebut rata-rata mencetak satu gol tiap 114,8 menit bermain dalam dua musim terakhir.

Ben Yedder memperkuat AS Monaco pada dua musim terakhir. Bersama klub tersebut, ia mencetak 45 gol pada ajang Ligue 1. Gol-gol tersebut diciptakan Ben Yedder dalam 5.167 menit bermainnya.

Pemain kelahiran 12 Agustus 1990 ini juga tergolong rajin mencetak assist. Dalam dua musim belakangan, ia mencatatkan 13 assist di Ligue 1.

7. Cristiano Ronaldo

Striker Manchester United Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Norwich City pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Carrow Road, Norwich, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB. (Daniel LEAL / AFP)
Striker Manchester United Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Norwich City pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Carrow Road, Norwich, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB. (Daniel LEAL / AFP)

Cristiano Ronaldo mengisi posisi tujuh dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini. Penyerang Manchester United ini rata-rata mencetak satu gol tiap 112,6 menit bermain dalam dua musim belakangan.

Musim lalu, Ronaldo mencetak 18 gol untuk Manchester United di Premier League. Sementara, musim sebelumnya, ia mencetak 29 gol di Serie A untuk Juventus. Total, dalam dua musim berkompetisi bersama tim berbeda, ia bermain dalam 5.292 menit.

Tak hanya mencetak gol, Ronaldo juga mencatatkan sejumlah assist. Total, dalam dua musim terakhir, pemain kelahiran 5 Februari 1985 tersebut mencetak lima assist di kompetisi domestik.

6. Karim Benzema

Karim Benzema menjadi salah satu aktor utama di balik kesuksesan Real Madrid pada musim ini usai berhasil meraih trofi Liga Champions dan gelar juara Liga Spanyol. Dipercaya tampil sebanyak 46 kali di semua kompetisi, ia mampu melesatkan 44 gol dan 15 assist untuk Los Blancos. Perannya nyaris tak tergantikan di lini depan skuat asuhan Carlo Ancelotti. Bahkan, Benzema diprediksi akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d'Or tahun ini. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Karim Benzema menjadi salah satu aktor utama di balik kesuksesan Real Madrid pada musim ini usai berhasil meraih trofi Liga Champions dan gelar juara Liga Spanyol. Dipercaya tampil sebanyak 46 kali di semua kompetisi, ia mampu melesatkan 44 gol dan 15 assist untuk Los Blancos. Perannya nyaris tak tergantikan di lini depan skuat asuhan Carlo Ancelotti. Bahkan, Benzema diprediksi akan menjadi kandidat kuat peraih Ballon d'Or tahun ini. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Untuk peringkat keenam dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ada nama Karim Benzema. Penyerang Real Madrid itu rata-rata mencetak satu gol tiap 109.9 menit bermain dalam dua musim terakhir.

Dua musim terakhir, Benzema mencetak 50 gol di La Liga untuk Real Madrid. Raihan gol ini dicatatkan pemain kelahiran 19 Desember 1987 tersebut dalam 5.505 menit bermain.

Benzema bisa disebut sebagai andalan Madrid di lini serang mereka. Tak hanya lihai membobol gawang lawan, pemain asal Prancis ini juga piawai mencetak assist. Dua musim terakhir, ia mencatatkan 21 assist.

5. Zlatan Ibrahimovic

<p>Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain yang memiliki kisah manis dengan Mino Raiola. Ia bergabung dengan agensi Raiola sejak membela Juventus. Berkat pria Italia tersebut, Ibra pernah mencicipi karier di beberapa klub top Eropa bahkan Amerika seperti&nbsp;Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG, Manchester United, dan LA Galaxy. (AFP/Marco Bertorello)</p>

Zlatan Ibrahimovic menjadi salah satu pemain yang memiliki kisah manis dengan Mino Raiola. Ia bergabung dengan agensi Raiola sejak membela Juventus. Berkat pria Italia tersebut, Ibra pernah mencicipi karier di beberapa klub top Eropa bahkan Amerika seperti Inter Milan, Barcelona, AC Milan, PSG, Manchester United, dan LA Galaxy. (AFP/Marco Bertorello)

 

Urutan kelima dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ditempati Zlatan Ibrahimovic. Penyerang AC Milan tersebut rata-rata mencetak satu gol tiap 109 menit bermain pada dua musim belakangan.

Tua-tua keladi. Pepatah tersebut tampaknya cocok menggambarkan sosok Ibra. Meski sudah berusia senja untuk ukuran pesepak bola profesional, ia masih mampu mencetak 23 gol di Serie A bagi AC Milan dalam dua musim terakhir.

Catatan gol tersebut ditorehkannya dalam 2.503 menit bermain. Ibra juga tak egois berbagi peluang dengan pemain lain. Tercatat, dua musim terakhir, ia mencetak lima assist di Serie A.

4. Kylian Mbappe

Kylian Mbappe meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2017 saat mencuat bersama Monaco. Bakatnya terus berkembang usai dirinya bergabung bersama PSG. Mbappe juga sukses mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 sekaligus mencetak gol di partai final. (AFP/Franck Fife)
Kylian Mbappe meraih penghargaan Golden Boy pada tahun 2017 saat mencuat bersama Monaco. Bakatnya terus berkembang usai dirinya bergabung bersama PSG. Mbappe juga sukses mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 sekaligus mencetak gol di partai final. (AFP/Franck Fife)

 

Pada posisi keempat dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ada nama Kylian Mbappe. Penyerang PSG ini rata-rata mencetak satu gol tiap 98,5 menit bermain dalam dua musim belakangan.

Mbappe merupakan pendulang gol utama bagi PSG dalam dua musim terakhir. Pemain kelahiran Paris ini mencetak 55 gol di Ligue 1 bagi PSG dalam dua musim belakangan. Raihan ini ditorehkannya dalam 5.419 menit bermain.

Tak hanya tajam membobol gawang lawan, Mbappe juga lihai memberikan assist bagi rekan-rekannya. Dalam dua musim terakhir, pemain kelahiran 20 Desember 1998 tersebut mencatatkan 26 assist di Ligue 1.

3. Luis Muriel

Luis Muriel. Serupa dengan Juan Cuadrado, striker Kolombia berusia 31 tahun yang kini menjalani musim ke-3 bersama Atalanta sejak awal musim 2019/2020 ini juga pernah memperkuat Lecce di Serie A selama 1 musim usai didatangkan dari Udinese dengan status pinjaman pada awal musim 2011/2012. Ia total tampil dalam 29 laga di Serie A bersama Lecce dengan torehan 7 gol dan 8 assist. (AFP/Giuseppe Cacace)
Luis Muriel. Serupa dengan Juan Cuadrado, striker Kolombia berusia 31 tahun yang kini menjalani musim ke-3 bersama Atalanta sejak awal musim 2019/2020 ini juga pernah memperkuat Lecce di Serie A selama 1 musim usai didatangkan dari Udinese dengan status pinjaman pada awal musim 2011/2012. Ia total tampil dalam 29 laga di Serie A bersama Lecce dengan torehan 7 gol dan 8 assist. (AFP/Giuseppe Cacace)

Peringkat ketiga dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ditempati Luis Muriel. Penyerang Atalanta tersebut rata-rata mencetak satu gol tiap 95,9 menit bermain sepanjang dua musim belakangan.

Muriel memang tak setenar nama-nama lain dalam daftar ini. Namun, urusan mencetak gol, pemain asal Kolombia ini layak diadu. Dua musim terakhir, ia mencetak 31 gol di Serie A bagi Atalanta. Catatan gol ini ditorehkannya dalam 2.976 menit bermain.

Tak cuma membobol gawang lawan, Muriel juga rajin mencatatkan assist. Dalam dua musim terakhir, pemain kelahiran 16 April 1991 tersebut mencatatkan 18 assist di Serie A.

2. Erling Haaland

<p>Erling Haaland resmi bergabung dengan Man City. (Dok. Manchester City)</p>

Erling Haaland resmi bergabung dengan Man City. (Dok. Manchester City)

Erling Haaland mengisi posisi dua dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini. Penyerang yang musim ini memperkuat Manchester City tersebut mencetak satu gol tiap 88,2 menit bermain sepanjang dua musim belakangan.

Haaland tergolong ke dalam deretan pencetak gol terbaik di dunia. Kendati sempat diganggu cedera, dalam dua musim terakhir, Haaland sukses mencetak 49 gol di Bundesliga bagi Borussia Dortmund.

Catatan gol pemain asal Norwegia ini diraihnya dalam 4,325 menit bermain.

Selain piawai membobol gawang, Haaland juga apik dalam memberi peluang matang bagi rekan-rekannya. Pemain kelahiran 21 Juli 2000 ini mencetak 16 assist dalam dua musim terakhir di Bundesliga.

1. Robert Lewandowski

Robert Lewandowski. Striker Polandia berusia 35 tahun yang telah 8 musim memperkuat Bayern Munchen ini tercatat pernah mengoleksi 50 gol atau lebih dalam 1 musim sebanyak 2 kali pada musim 2019/2020 dengan 55 gol dan pada musim 2021/2022 dengan 50 gol. Keduanya dibuat saat ia memperkuat Bayern Munchen. Saat ini sang pemain dikabarkan diminati Barcelona untuk mengarungi musim 2022/2023. (AFP/Christof Stache)
Robert Lewandowski. Striker Polandia berusia 35 tahun yang telah 8 musim memperkuat Bayern Munchen ini tercatat pernah mengoleksi 50 gol atau lebih dalam 1 musim sebanyak 2 kali pada musim 2019/2020 dengan 55 gol dan pada musim 2021/2022 dengan 50 gol. Keduanya dibuat saat ia memperkuat Bayern Munchen. Saat ini sang pemain dikabarkan diminati Barcelona untuk mengarungi musim 2022/2023. (AFP/Christof Stache)

Dalam peringkat pertama dalam daftar sepuluh penyerang tersubur di Eropa saat ini ada nama Robert Lewandowski. Penyerang yang musim ini dikabarkan merapat ke Barcelona tersebut rata-rata mencetak satu gol tiap 71,2 menit bermain pada dua musim terakhir.

Lewandowski merupakan andalan Bayern Munchen dalam membobol gawang lawan. Dua musim terakhir, pemain asal Polandia tersebut mencetak 76 gol untuk Bayern Munchen di Bundesliga. Raihan gol Lewandowski ini dicatatkannya dalam 5.415 menit bermain.

Pemain kelahiran 21 Agustus 1988 tersebut juga tergolong tak egois. Dalam dua musim terakhir di Bundesliga, ia mencetak sebelas assist.

Disadur dari: Bola.net (Dendy Gandakusumah/Serafin Unus Pasi, published 19/7/2022)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel