10 petinju Papua Barat siap rebut medali di PON Papua

·Bacaan 1 menit

Sepuluh atlet tinju Papua Barat siapa naik ring merebut medali di perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang dijadwalkan 2-15 Oktober 2021 di Jayapura Papua.

Manajer Tinju Papua Barat Clinton Tallo melalui sambungan telepon, Jumat, mengatakan sepuluh atlet tinju PON Papua Barat terdiri dari lima putra dan lima putri sangat siap setelah dimatangkan selama di lokasi pemusatan latihan di Cisarua Bogor.

"Sepuluh atlet PON Papua Barat sangat siap dari sisi fisik dan taktik bertarung, kami siap menjajal medali di perhelatan PON XX nanti," ujar Clinton.

Ketua umum Pertina Papua Barat ini mengatakan lima atlet putra Papua Barat akan bertarung di lima kelas/berat 46, 52, 60, 75 dan 81 kilogram, sedangkan lima atlet putri akan bertarung di kelas/berat 48, 51, 57, 50 dan 64 kilogram.

Baca juga: Pertina DKI nilai PON Papua barometer olahraga Indonesia

"10 atlet di masing-masing kelas punya potensi yang tidak diragukan lagi, mereka siap mempertahankan wajah Papua Barat di PON XX," ujar Clinton Tallo.

Dia mengatakan kontingen tinju PON Papua Barat akan bergeser dari tempat pemusatan latihan menuju Jayapura Papua pada 11 September 2021 untuk melakukan penyesuaian kondisi suhu diisi latihan ringan selama tiga pekan jelang naik ring.

"Kami akan lebih dulu ke Jayapura pada 11 September, 10 atlet butuh penyesuaian kondisi suhu karena perbedaan suhu antara Cisarua Bogor dengan lokasi PON di Jayapura Papua pun sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik atlet," kata Clinton.

Kesempatan ini pula Clinton Tallo memohon dukungan penuh masyarakat pecinta tinju Papua Barat dalam doa dan support bagi 10 atlet tinju Papua Barat.

"Bagi masyarakat Papua Barat pecinta tinju, kami harap dukungan doanya, sehingga sepuluh atlet putra putri tampil lebih maksimal untuk Papua Barat," ujar Clinton Tallo. ***3***.

Baca juga: Pertina DKI sarakan PON XX Papua bergulir tanpa penonton

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel