10 Piala Dunia Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 2): Berakhirnya Era Pele dan Inggris Menangis

Bola.com, Jakarta - Setelah membahas Piala Dunia terbaik sepanjang masa peringkat 10 hingga keenam, kini kita memasuki bagian kedua. Pada bagian kedua ini, kita akan membahas Piala Dunia terbaik sepanjang masa peringkat kelima hingga pertama.

Seperti ulasan sebelumnya, dari 21 edisi Piala Dunia yang telah berlangsung, sejumlah rekor, catatan sejarah hingga kenangan indah tersaji. Tentu bakal sulit untuk menentukan 10 edisi Piala Dunia terbaik sepanjang masa.

Apabila memilih 10 edisi Piala Dunia terbaik sepanjang maka tentu akan sangat subjektif. Tetapi, kita bisa mulai meringkasnya dengan tidak melibatkan Piala Dunia1930 hingga 1962.

Berikut 10 Piala Dunia terbaik sepanjang masa bagian kedua untuk peringkat kelima hingga pertama. Langsung kita simak daftarnya.

 

5. Piala Dunia 1974

Kiper Jerman Sepp Maier gagal menghentikan penalti gelandang Belanda Johan Neeskens di final Piala Dunia 1974. (AFP)
Kiper Jerman Sepp Maier gagal menghentikan penalti gelandang Belanda Johan Neeskens di final Piala Dunia 1974. (AFP)

Piala Dunia yang diwarnai totaalvoetbal (Total Football) yang digagas Belanda hampir berujung gelar juara. De Oranje akhirnya takluk dengan gaya pragmatis Jerman Barat yang juga merupakan tuan rumah di laga final.

Nasib Belanda serupa Hungaria di Piala Dunia 1954. Mereka diunggulkan bakal jadi juara karena kehebatannya tetapi justru sama-sama kalah dari Jerman Barat di final. Kekalahan Belanda dan Hungaria juga berasal dari kesombongan mereka sendiri.

 

4. Piala Dunia 1990

Gelandang Jerman Barat, Lothar Matthaeus (kiri) dan Pierre Littbarski merayakan kemenangan atas Argentina 1-0 di Final Piala Dunia Roma 1990, (8/7/1990). (AFP PHOTO)
Gelandang Jerman Barat, Lothar Matthaeus (kiri) dan Pierre Littbarski merayakan kemenangan atas Argentina 1-0 di Final Piala Dunia Roma 1990, (8/7/1990). (AFP PHOTO)

Lagu Nessun Dorma yang dibawakan Des Lynam membuat Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia terasa hangat. Piala Dunia edisi kali ini menawarkan gaya yang klasik karena faktor stadion hingga jersey setiap peserta.

Sayang Inggris harus menangis patah hati karena kalah adu penalti dan Kamerun tampil mengejutkan. Jerman Barat yang akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Argentina yang tampil agresif.

 

3. Piala Dunia 1982

Pemain Timnas Italia merayakan gelar juara dunia pada Piala Dunia 1982 (AFP/Staff)
Pemain Timnas Italia merayakan gelar juara dunia pada Piala Dunia 1982 (AFP/Staff)

Spanyol, selaku tuan rumah edisi kali ini, kalah dari Irlandia Utara yang mengandalkan pemain berusia 17 tahun, Norman Whiteside. Brasil yang ajaib juga  takluk dari Italia yang dimotori Paolo Rossi.

Paolo Rossi tidak hanya memenangi sepatu emas untuk dirinya sendiri tetapi juga mempersembahkan gelar juara Piala Dunia bagi warga Italia. Gli Azzurri berhasil mengatasi perlawanan Jerman Barat pada final Piala Dunia yang melahirkan nama seperti Zico, Platini hingga Maradona.

 

2. Piala Dunia 1986

Penyerang Argentina, Diego Maradona, mengangkat trofi Piala Dunia saat usai mengalahkan Jerman Barat pada laga final Piala Dunia 1986 di Meksiko, (29/6/1986). (Photo by - / AFP)
Penyerang Argentina, Diego Maradona, mengangkat trofi Piala Dunia saat usai mengalahkan Jerman Barat pada laga final Piala Dunia 1986 di Meksiko, (29/6/1986). (Photo by - / AFP)

Kolombia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia edisi ini karena masalah ekonomi. Status tuan rumah akhirnya beralih ke Meksiko yang setahun sebelum kickoff dilanda gempa bumi dahsyat. Alhasil kualitas siaran agak terganggu hingga suara komentator yang terputus-putus sering terdegar.

Namun, gangguan itu tidak menyurutkan nama-nama seperti Maradona, Platini, Elkj Spongr, Laudrup, Francescoli untuk tampil luar biasa. Selain bakat hebat ada juga kontroversi yang melahirkan gol tangan Tuhan hingga akhirnya membuat Argentina juara.

 

1. Piala Dunia 1970

Pele. Striker Brasil yang kini berusia 81 tahun dan telah pensiun dari sepak bola internasional pada Juli 1971 ini menempati posisi ke-5 sebagai pencetak gol terbanyak di putaran final Piala Dunia. Dalam 4 edisi, 1958 hingga 1970 ia mampu mengoleksi 12 gol dan 8 assist dalam 14 laga dan berbuah 3 gelar juara kecuali pada edisi 1966. Gol ke-12 dicetak saat Brasil menang 4-1 atas Italia di partai final Piala Dunia 1970, 21 Juni 1970. (AFP)
Pele. Striker Brasil yang kini berusia 81 tahun dan telah pensiun dari sepak bola internasional pada Juli 1971 ini menempati posisi ke-5 sebagai pencetak gol terbanyak di putaran final Piala Dunia. Dalam 4 edisi, 1958 hingga 1970 ia mampu mengoleksi 12 gol dan 8 assist dalam 14 laga dan berbuah 3 gelar juara kecuali pada edisi 1966. Gol ke-12 dicetak saat Brasil menang 4-1 atas Italia di partai final Piala Dunia 1970, 21 Juni 1970. (AFP)

Meksiko juga yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 1970. Negara ini yang menjadi saksi sejarah saat Brasil menjadi negara pertama yang meraih gelar Piala Dunia ketiga kali, sekaligus berhak menyimpan trofi Jules Rimet selamanya meski akhirnya hilang dan lenyap.

Tidak hanya penampilan hebat Brasil, tetapi edisi ini menyuguhkan drama tujuh gol pada semifinal Italia melawan Jerman Barat. Piala Dunia ini juga menjadi saksi berakhirnya era Pele di Brasil untuk memunculkan bakat-bakat sepak bola baru di dunia.

Sumber: Give Me Sport