10 Rekomendasi Desain Batu Alam Dinding Teras Depan Rumah yang Auto Bikin Wah!

10 Rekomendasi Desain Batu Alam Dinding Teras Depan Rumah yang Auto Bikin Wah!
10 Rekomendasi Desain Batu Alam Dinding Teras Depan Rumah yang Auto Bikin Wah!

Rumah.com – Batu alam merupakan salah satu material yang sering kali digunakan untuk mempercantik tampilan rumah. Batu alam bisa digunakan pada bagian rumah apa saja, termasuk dinding teras depan rumah. Meski begitu, batu alam memiliki banyak jenis yang bisa disesuaikan dengan gaya desain rumah dan kebutuhan.

Sementara untuk harganya sendiri pun beragam, tergantung pada jenis dan motif dari batu alam itu sendiri. Batu alam di dinding teras depan rumah selain bisa mempercantik tampilan rumah, juga bisa membuat rumah tampak lebih sejuk dan alami, serta kokoh.

Untuk mengetahui lebih lanjut batu alam dinding teras di depan rumah, berikut rekomendasi desain batu alam dinding teras depan rumah yang akan membuat kagum:

  1. Batu Alam Penuh

  2. Batu Alam Bata

  3. Batu Alam Separuh

  4. Batu Alam Antara Pintu

  5. Batu Alam Elegan

  6. Batu Alam Bertumpuk

  7. Batu Alam Warna-Warni

  8. Batu Alam Kombinasi Kayu

  9. Batu Alam ala Korea

  10. Batu Alam Mediterania

  11. 9 Jenis Batu Alam Paling Rekomendasi

1. Batu Alam Dinding Teras Depan Penuh

<em>Batu alam dinding teras depan penuh. (Foto: Buechelstone.com)</em>
Batu alam dinding teras depan penuh. (Foto: Buechelstone.com)

Desain batu alam dinding teras depan pertama adalah yang bergaya penuh. Seperti namanya, seluruh bagian dinding menggunakan batu alam, hingga ke bagian lantainya. Tampilan ini membuat rumah tampak elegan, membumi, dan akan lebih cantik jika dipercantik dengan bingkai jendela berwarna kontras.

Batu alam dinding teras depan rumah jadi pilihan banyak orang untuk mendekorasi hunian karena membuat rumah terasa lebih sejuk. Mau punya rumah di area yang masih sejuk seperti di Parung Panjang? Cek pilihan rumahnya dengan harga di bawah Rp500 jutaan di sini!

2. Batu Alam Dinding Teras Depan Bata

<em>Batu alam dinding teras depan menggunakan bata. (Foto: Pixabay – Mikes Photography)</em>
Batu alam dinding teras depan menggunakan bata. (Foto: Pixabay – Mikes Photography)

Dinding batu alam teras depan bata merupakan salah satu yang paling sering ditemui. Dinding bata membuat rumah tampak hangat dan cozy. Supaya lebih menonjol, pilih juga lantai di teras depan dengan aksen kayu atau batu alam juga. Memberikan pot tanaman hijau besar juga bisa membantu menopang fasad rumah.

3. Batu Alam Dinding Teras Depan Separuh

<em>Batu alam dinding teras depan separuh. (Foto: Pexels – Mikes-Photography)</em>
Batu alam dinding teras depan separuh. (Foto: Pexels – Mikes-Photography)

Salah satu desain batu alam dinding teras depan rumah yang menjadi favorit adalah dengan mengaplikasikan batu alam separuh pada dinding. Hal ini membuat tampilan rumah menjadi tampak modern, namun juga tetap membumi dan hangat. Pastikan memilih warna cat yang sesuai dengan model batu alam yang digunakan supaya serasi.

4. Batu Alam Dinding Teras Depan Antara Pintu

<em>Batu alam dinding teras depan di antara pintu. (Foto: Affinitystone.com)</em>
Batu alam dinding teras depan di antara pintu. (Foto: Affinitystone.com)

Pilihan lainnya yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan batu alam di dinding teras depan di antara pintu. Menggunakan warna-warna alami yang kemudian dipadukan dengan pintu yang umumnya memiliki satu warna seperti cokelat bisa menopang penampilan rumah. Perpaduan ini juga bisa memberikan rumah tampak jauh lebih menarik dan estetik.

[ArticleCallout]{ “title”: “<strong>12 Rumah Batu Alam Beragam Gaya, Dijamin Suka!</strong>”, “excerpt”: “<strong>Simak 12 rumah batu alam untuk inspirasi Anda di sini!</strong>”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/rumah-batu-alam-61131”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/1110×624-crop/static/2022/02/1-Rumah-Batu-Alam.jpg” } [/ArticleCallout]

5. Batu Alam Dinding Teras Depan Elegan

<em>Batu alam dinding teras depan elegan. (Foto: Affinitystone.com)</em>
Batu alam dinding teras depan elegan. (Foto: Affinitystone.com)

Batu alam dinding teras depan selanjutnya adalah bagi mereka yang ingin mengadopsi gaya elegan. Penggunaan batu alam di dinding memang bisa membuat tampilan rumah menjadi mewah. Selain dari pemilihan batu yang digunakan, desain rumah juga patut dipertimbangkan. Seperti batu marmer dan atap teras yang tinggi, dilengkapi pencahayaan klasik yang unik.

6. Batu Alam Dinding Teras Depan Bertumpuk

<em>Batu alam dinding teras depan bertumpuk. (Foto: Hansetile.com)</em>
Batu alam dinding teras depan bertumpuk. (Foto: Hansetile.com)

Desain batu alam dinding teras depan bertumpuk merupakan salah satu yang paling populer. Selain mudah diaplikasikan, desain ini bisa memberikan tampilan pada rumah yang hangat, cozy, namun masih tetap elegan. Desain batu alam bertumpuk juga sangat mudah dipadu padankan dengan warna bingkai jendela atau daun pintu rumah karena memiliki berbagai pilihan warna yang menarik.

7. Batu Alam Dinding Teras Depan Warna-Warni

<em>Batu alam dinding teras depan warna-warni. (Foto: Pixabay – Jeonsango)</em>
Batu alam dinding teras depan warna-warni. (Foto: Pixabay – Jeonsango)

Bagi mereka yang senang dengan sesuatu yang tidak monoton, desain batu alam dinding teras depan warna-warni dapat menjadi pilihan yang tepat. Batu alam warna-warni dapat membuat penghuni bebas mengkreasikan dinding teras depan rumah sesuai keinginan mereka.

Selain tidak membosankan, batu alam warna-warni juga membuat tampilan rumah menjadi unik dan berbeda dengan yang lain.

[PropertyTip]<strong>Batu alam tidak hanya memberikan keindahan visual saja, tetapi juga material yang sangat kuat dan tahan lama untuk sebuah rumah.</strong>[/PropertyTip]

8. Batu Alam Dinding Teras Depan Kombinasi Kayu

<em>Batu alam dinding teras depan kombinasi kayu. (Foto: Pexels – Marriane)</em>
Batu alam dinding teras depan kombinasi kayu. (Foto: Pexels – Marriane)

Menggunakan batu alam di dinding teras depan rumah juga bisa dikombinasikan dengan material lainnya, seperti kayu. Kedua material ini bisa saling melengkapi meskipun sama-sama berasal dari alam. Memadukan batu alam dengan kayu bisa membuat rumah tampak sangat sejuk, alami, cozy, dan pastinya nyaman ditinggali.

9. Batu Alam Dinding Teras Depan ala Korea

<em>Batu alam dinding teras depan ala Korea. (Foto: Pixabay – Jeonsango)</em>
Batu alam dinding teras depan ala Korea. (Foto: Pixabay – Jeonsango)

Bagi mereka yang menyukai Korea Drama ataupun menginginkan rumah dengan nuansa oriental bisa mencoba batu alam dinding teras depan ala Korea. Selain unik dan khas, batu alam yang digunakan cenderung bertekstur halus dan memiliki beberapa warna berbeda. Memadukannya dengan atap, tiang kayu, pintu, ataupun jendela berwarna gelap, tentunya akan sangat menopang tampilan batu alam ini.

10. Batu Alam Dinding Teras Depan Mediterania

<em>Batu alam dinding teras depan mediterania. (Foto: Pixabay – Travel Spot)</em>
Batu alam dinding teras depan mediterania. (Foto: Pixabay – Travel Spot)

Rumah-rumah ala mediterania juga tidak kalah populernya belakangan ini, sehingga tidak ada salahnya untuk mencoba desain batu alam dinding teras depan ala desain mediterania. Biasanya, bebatuan alam yang digunakan pada dinding memiliki bentuk tidak beraturan dan bertekstur sedikit kasar.

Agar semakin sempurna, lengkapi juga dengan lantai dari bebatuan alam. Kemudian padukan dinding batu alam dengan pintu, bingkai pintu, dan jendela berwarna terang, seperti putih atau biru agar nuansa sejuk dan cozy ala mediterania terwujud.

9 Jenis Batu Alam untuk Dinding Teras Depan Paling Rekomendasi

<em>Rekomendasi jenis batu alam untuk dinding. (Foto: Pexels – Maria Orlova)</em>
Rekomendasi jenis batu alam untuk dinding. (Foto: Pexels – Maria Orlova)

Selain mempelajari berbagai desain batu alam untuk teras depan rumah, ada baiknya untuk mengetahui juga berbagai jenis batu alam yang ada. Terdapat beberapa tipe batu alam yang memiliki bentuk dan memberikan kesan yang berbeda. Yakni:

Andesit

Andesit menjadi salah satu batu alam dinding yang paling banyak digunakan dalam sebuah bangunan. Tidak hanya memberikan kesan alami dan estetik, tetapi batu ala mini juga cukup awet. Terbentuk dari lava yang membeku, andesit yang memiliki warna hitam dan abu-abu sering dipakai untuk finishing bangunan modern minimalis.

Palimanan

Palimanan merupakan batu alam yang berasal dari Cirebon dan sangat cocok digunakan di berbagai ruangan, baik di dalam maupun luar ruangan. Batu alam ini memiliki pori-pori yang besar dan warna yang cukup terang. Dengan harganya yang sangat terjangkau, batu ala mini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memberikan sentuhan alami pada ruangan dan huniannya.

Marmer

Marmer merupakan salah satu jenis batu alam dinding yang sering digunakan. Marmer bisa memberikan kesan alami, mewah, dan juga elegan. Memiliki banyak pola warna dan corak menjadikan marmer juga menghasilkan tampilan yang estetik. Sayangnya, harganya cenderung mahal.

Koral

Batu alam koral sering kali digunakan sebagai hiasan lantai, padahal sebenarnya bisa juga digunakan untuk batu dinding. Hasilnya, tentu saja unik dan estetik. Untuk penggunaannya sendiri bisa disesuaikan dengan selera dan desain, baik mereka yang ingin menggunakan batu alam koral warna-warni atau satu warna saja.

Granit

Granit menjadi batu alam dinding lainnya yang lumayan populer. Memiliki pori-pori yang kecil, batu alam ini tidak mudah kotor dan mudah sekali dibersihkan. Bukan itu saja, granit juga kuat dan tahan dalam berbagai kondisi seperti hujan dan panas. Meski demikian, harganya juga cukup mahal walaupun tidak semahal marmer.

Templek

Batu alam dengan bentuk keras dan padat ini biasanya berasal dari daerah Garut, Purwakarta, dan Salagedang dengan motif dan pola yang berbeda-beda. Tidak hanya tahan di segala cuaca, batu templek juga sangat mudah dirawat. Hadir dalam motif acak dan persegi, batu ini lumayan terjangkau dengan hasil akhir yang memukau dan alami.

Candi

Batu alam candi merupakan pilihan bagi mereka yang menginginkan bangunan terlihat alami dan sejuk. Sesuai dengan namanya, jenis batu alam ini biasanya digunakan sebagai material pembuatan stupa dan candi. Harganya juga cenderung murah dan mudah dibersihkan. Meski begitu akibat memiliki sifat yang menyerap air, batu ala mini kurang cocok digunakan di dinding luar ruangan.

Paras Jogja

Seperti namanya, batu alam ini berasal dari Yogyakarta. Karakteristiknya memiliki warna yang cerah dengan tekstur yang kasar. Selain itu, batu alam ini juga termasuk yang mudah dibentuk karena tidak terlalu keras. Batu alam paras Jogja biasanya digunakan pada dinding rumah bergaya minimalis. Sayangnya, batu alam ini harus dirawat dengan ekstra karena mudah berlumut.

Sukabumi

Batu alam Sukabumi merupakan salah satu batu alam yang cukup langka dan berasal dari Sukabumi. Batu ini sering disebut juga dengan nama batu hijau karena karakteristiknya yang berwarna hijau alami, licin, anti air, dan bisa menyesuaikan temperatur ruangan. Karena tergolong batu alam yang langka, harga jualnya pun cukup tinggi.

Tonton video berikut untuk mempelajari soal KPR Multiguna!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah