10 Saham Paling Loyo Selama Sepekan, Ada WMUU

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat terbatas, sejumlah saham justru tertekan.

Selama periode 15-19 Februari 2021, IHSG naik 0,15 persen ke posisi 6.231,93. Kapitalisasi pasar saham meningkat 0,20 persen menjadi Rp 7.343,54 triliun pada pekan ketiga Februari 2021.

Saat IHSG menguat, ada sejumlah saham yang tertekan selama sepekan. Berikut saham-saham yang alami koreksi dalam pada 15-19 Februari 2021:

Saham PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) melemah 33,52 persen, dan memimpin koreksi dalam selama sepekan. Saham PLAN turun menjadi Rp 121 per saham. Menyusul saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) turun 29,02 persen ke posisi Rp 274 per saham.

Lalu saham PT Kokoh Inti Arebama (KOIN) tergelincir 24,61 persen dari Rp 191 per saham menjadi Rp 144 per saham. Saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) susut 23,40 persen ke posisi Rp 360 per saham.

Sementara itu, saham PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terpangkas 21,28 persen dari Rp 188 per saham menjadi Rp 148 per saham.

Saham SAPX hingga MBTO

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) turun 21,15 persen ke posisi Rp 1.100 per saham. Saham pendatang baru PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) merosot 19,17 persen ke posisi Rp 194 per saham. Lalu saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) turun 18,85 persen menjadi Rp 422 per saham.

Selain itu, saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) terpangkas 17,91 persen menjadi Rp 55 per saham. Saham PT Martina Berto Tbk (MBTO) susut 17,05 persen dari Rp 129 menjadi Rp 107 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini