10 Saham Paling Loyo Selama Sepekan, Ada ZYRX hingga MOLI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selama sepekan pada 26-30 April 2021, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir 0,35 persen ke posisi 5.995,61.

Pada pekan lalu tepatnya 19-23 April 2021, IHSG ditutup ke posisi 6.016,86. Kapitalisasi pasar saham pun susut 0,35 persen pada pekan ini. Kapitalisasi pasar saham dari Rp 7.121,39 triliun pada pekan lalu menjadi Rp 7.096,12 triliun.

Penurunan juga diikuti rata-rata volume transaksi harian bursa. Rata-rata volume transaksi harian bursa tergelincir 0,70 persen selama sepekan.

Rata-rata volume transaksi harian bursa menjadi 14,662 miliar saham dari 14,765 miliar saham pada pekan lalu.

Selama sepekan ini, ada sejumlah saham yang alami tekanan bahkan alami melebihi IHSG. Berikut 10 saham yang masuk top losers, berdasarkan data Bursa Efek Inondonesia (BEI), ditulis Sabtu (1/5/2021):

1.PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)

Saham INPS susut 23,92 persen ke posisi Rp 1.320 per saham dari pekan lalu di kisaran Rp 1.735 per saham.

2.PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX)

Saham ZYRX melemah 23,92 persen menjadi Rp 510 per saham. Pada pekan lalu, saham ZYRX berada di posisi Rp 655 per saham.

3.PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF)

Saham NPGF susut 20,63 persen dari Rp 160 persen menjadi Rp 127 per saham.

4.PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA)

Saham OASA melemah 19,50 persen dari Rp 318 per saham menjadi Rp 256 pada 26-30 April 2021.

5.PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP)

Saham Fimperkasa Utama tergelincir 17,65 persen menjadi Rp 70 per saham.

Saham KJEN hingga JECC

Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

6.PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN)

Saham KJEN merosot 16,79 persen dari Rp 685 per saham menjadi Rp 570 per saham.

7.PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX)

Saham SAPX merosot 16,53 persen ke posisi Rp 1.010 per saham dari pekan lalu Rp 1.210 per saham.

8.PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH)

Saham CASH melemah 16,19 persen ke posisi Rp 352 per saham dari pekan lalu Rp 420 per saham.

9.PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI)

Saham MOLI tersungkur 15,02 persen ke posisi Rp 905 per saham. Pada pekan lalu, saham MOLI berada di posisi Rp 1.065 per saham.

10. PT Jembo Cable Company Tbk (JECC)

Saham JECC susut 13,18 persen dari Rp 7.775 per saham menjadi Rp 6.750 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini