10 Saham Paling Moncer pada 5-9 Juli 2021, BMHS Melambung 142,65 Persen

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang mulai 3 Juli 2021, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada 5-9 Juli 2021.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (10/7/2021), IHSG naik 0,28 persen menjadi 6.039,84 dari posisi 6.023 pada pekan lalu. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar bursa meningkat 0,46 persen menjadi Rp 7.187,639 triliun dari Rp 7.154,948 triliun dari pekan sebelumnya.

Di tengah penguatan IHSG tersebut, sejumlah saham mampu naik di atas kinerja IHSG sepekan. Bahkan kenaikan saham tersebut bisa naik hingga ratusan persen.

Saham emiten bergerak di sektor kesehatan mendominasi catat penguatan terbesar. Pada pekan ini, saham pendatang baru PT Bundamedik Tbk, emiten bergerak di sektor kesehatan rumah sakit memimpin kenaikan. Saham emiten berkode BMHS ini naik 142,65 persen.

PT Bundamedik Tbk mencatatkan saham perdana pada Selasa, 6 Juli 2021 sebagai perusahaan tercatat ke-24 di BEI. Perseroan telah menggelar IPO dengan melepas 620 juta saham ke publik. Perseroan menawarkan harga saham perdana Rp 340 per saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Dengan demikian, total dana yang akan diraup dari IPO sekitar Rp 210,80 miliar.

Kenaikan saham signifikan juga dialami saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA). Saham PRDA naik 90,22 persen selama sepekan. Emiten sektor kesehatan lainnya yang catat penguatan yaitu saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Saham SRAJ menanjak 80,29 persen.

Ingin tahu saham-saham yang masuk top gainers pada pekan ini? Berikut 10 saham yang masuk top gainers pada 5-9 Juli 2021 dikutip dari data BEI dan RTI:

Saham BMHS-BOSS

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1.PT Bundamedik Tbk (BMHS)

Saham BMHS melonjak 142,65 persen ke posisi Rp 825 per saham dari pekan lalu Rp 340 per saham. Saham BMHS berada di level tertinggi Rp 825 dan terendah Rp 424 per saham. Total volume perdagangan 2,19 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,2 triliun.

2.PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)

Saham PRDA melonjak 90,22 persen dari Rp 4.600 per saham menjadi Rp 8.750 per saham. Total volume perdagangan saham 103.141.000 dengan total frekuensi perdagangan 54.765. Nilai transaksi harian saham Rp 695,9 miliar.

3.PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)

Saham SRAJ mendaki 80,29 persen ke posisi Rp 494 per saham. Saham SRAJ berada di level tertinggi Rp 575 dan terendah Rp 274 per saham. Total volume perdagangan saham 62.090.300. Nilai transaksi harian saham Rp 25,7 miliar.

4.PT Royal Prima Tbk (PRIM)

Saham PRIM menanjak 69,25 persen menjadi Rp 545 per saham dari pekan lalu Rp 322 per saham. Total volume perdagangan 356.292.500 dengan frekuensi perdagangan 24.511 kali dengan nilai transaksi Rp 188 miliar.

5.PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)

Saham BOSS menguat 57,69 persen dari Rp 52 per saham menjadi Rp 82 per saham. Total volume perdagangan saham 1,26 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 117,7 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 59.231 kali.

Saham DSSA hingga MSIN

Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA naik 56,76 persen menjadi Rp 14.500 per saham dari pekan lalu Rp 9.250 per saham. Total volume perdagangan saham 34.700. Nilai transaksi harian saham Rp 446,1 juta. Total frekuensi perdagangan saham 162 kali.

7. PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR)

Saham PCAR melompat 56,72 persen menjadi Rp 420 per saham dari pekan lalu Rp 268 per saham. Total volume perdagangan saham 14.182.500. Nilai transaksi harian saham Rp 6 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 7.239 kali.

8.PT First Media Tbk (KLBV)

Saham KLBV melonjak 51,67 persen ke posisi Rp 910 per saham dari pekan lalu Rp 600 per saham. Total volume perdagangan saham 5.110.600 dengan nilai transaksi Rp 4,7 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 2.611 kali.

9.PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)

Saham BBYB mendaki 47,73 persen dari Rp 396 per saham menjadi Rp 585 per saham. Total volume perdagangan saham 964.671.250. Nilai transaksi harian saham Rp 505,2 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 80.480 kali.

10.PT MNC Studios International Tbk (MSIN)

Saham MSIN naik 47,28 persen ke posisi Rp 595 per saham dari pemulihan ekonomi Rp 404. Saham MSIN berada di level tertinggi Rp 605 dan terendah Rp 388 per saham. Saham MSCIN mencatat volume perdagangan 340.285.500. Nilai transaksi harian saham Rp 174 miliar. Total frekuensi perdagangan saham 89.810 kali.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel