10 Saham Pencetak Untung Terbesar pada 18-22 Oktober 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja positif pada periode 18-22 Oktober 2021 ke level 6.643,74, diikuti dengan pergerakan 10 saham paling moncer yang mencetak untung terbesar.

Selama periode sepekan pada 18-22 Oktober 2021, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, IHSG menguat 0,16 persen dari posisi pekan lalu 6.633,34. Pasar Modal Indonesia semakin bergairah, ditandai dengan menghijaunya indeks di semua sektor.

Meski tidak merata mewakili seluruh sektor yang ada, berikut daftar 10 saham yang mencetak untung paling besar selama sepekan ini, dikutip dari data BEI, Minggu (24/10/2021):

1. PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)

Saham GWSA menempati daftar tertinggi pencetak untung terbesar dengan kenaikan sebesar 69,70 persen menjadi Rp 224 per saham, dari pekan lalu sebesar Rp 132 per saham.

2. PT Steady Safe Tbk(SAFE)

Saham SAFE menempati daftar tertinggi kedua pencetak untung terbesar dengan 62,44 persen menjadi Rp 320per saham, dari pekan lalu Rp 197 per saham.

3. PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT)

Saham HDIT melonjak 58,68 persen menjadi Rp 560 per saham, dari pekan lalu Rp 334 per saham.

4. PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk(IATA)

Saham IATA meningkat 58 persen menjadi Rp 79 per saham, dari pekan lalu Rp 60 per saham.

5. PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN)

Saham IBFN meningkat 46 persen menjadi Rp 146 per saham, dari pekan lalu Rp 100 per saham.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

10 Saham Pencetak Untung Terbesar

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6. PT Golden Flower Tbk (POLU)

Saham POLU meningkat 45,04 persen menjadi Rp 380 per saham, dari pekan lalu Rp 262 per saham.

7. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)

Saham ROCK meningkat 44,35 persen menjadi Rp 895 per saham, dari pekan lalu Rp 620 per saham.

8. PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA)

Saham VRNA meningkat 40,43 persen menjadi Rp 198 per saham, dari pekan lalu Rp 141 per saham.

9. PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII)

Saham FMII meningkat 37,25 persen menjadi Rp 560 per saham, dari pekan lalu Rp 408 per saham.

10. PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI)

Saham PGLI meningkat 36,41 persen menjadi Rp 266 per saham, dari pekan lalu Rp 195 per saham.

Nilai Kapitalisasi Bursa

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sepekan kemarin, nilai kapitalisasi pasar bursa tercatat menguat sebesar 0,19 persen menjadi Rp 8.150,38 triliun dari pekan lalu Rp 8.134,67 triliun.

Pergerakan IHSG pekan lalu disupport oleh pergerakan 690 perusahaan yang sahamnya aktif diperdagangkan, dari total sebanyak 750 perusahaan tercatat. Transaksi perdagangan melibatkan 93 perusahaan broker.

Selama sepekan ini, Bursa Efek Indonesia mencatat, investor asing melakukan pembelian sebesar Rp 21,11 triliun, lebih tinggi dari aktivitas penjualan sahamnya yang sebesar Rp 17,86 triliun.

Reporter: Elizabeth Brahmana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel