10 Selebrasi Unik Pemain Liga 1 2019, Gaya Ezechiel Ndoussel Kocak Habis

Bola.com, Jakarta - Setiap pesepak bola memiliki cara tersendiri merayakan golnya, tak terkecuali pemain Liga 1 2019. Ada pemain yang berselebrasi dengan gaya standar, ada juga yang sudah merancangnya agar spesial. 

Di kancah dunia, banyak pesepak bola top yang punya gaya ikonik dalam merayakan gol. Sebut saja dua bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Keduanya memiliki ciri khas tersendiri dan kerap ditiru oleh penggemarnya.  Salah satu selebrasi Ronaldo yang ikonik adalah berlari ke pinggir lapangan sambil memutar tangan lalu melompat dan berbalik badan sembari tangannya mengarah ke bawah membentu huruf V. Selebrasi ala Ronaldo itu dijuluki "Sii". 

Paulo Dybala punya selebrasi khas yang dijuluki Dybala Mask, yaitu menutup wajahnya dengan jari. Dybala pernah mengatakan gaya selebrasi tersebut terinspirasi dari film "Gladiator". 

Tak mau kalah, sederet pemain Liga 1 juga melakukan selebrasi unik untuk merayakan golnya pada musim ini. Mulai dari pemain Bali United hingga Bhayangkara FC memiliki gaya selebrasi tersendiri.

Lantas, bagaimana gaya selebrasi mereka? Berikut Bola.com mengumpulkan 10 selebrasi unik pemain Liga 1 2019, Jumat (15/11/2019).

1. Ezechiel N'Douassel (Persib Bandung)

Striker Persib, Ezechiel N'Douassel. (Bola.com/Erwin Snaz)

Striker asing Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel, melakukan selebrasi unik dalam beberapa pertandingan bersama timnya. Terbaru, pemain asal Chad itu membuka skor saat Persib menang 2-1 atas PSIS Semarang di Stadio Si Jalak Harupat, Rabu (6/11/2019).

Ezechiel mencetak gol saat laga baru berjalam sembilan menit. Pemain bernomor punggung 10 itu lantas melakukan selebrasi unik menyerupai goyang ayam. Namun, ada pula yang menilai selebrasi Ezechiel itu seperti orang yang sakit pinggul.

2. Marco Simic (Persija Jakarta)

Striker Persija Jakarta, Marco Simic . (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Pemain asing Persija Jakarta, Marco Simic, menjadi ujung tombak kemenangan Persija dengan skor 4-2 atas Borneo FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekas, Senin (11/11/2019).

Pemain asal Kroasia itu memborong empat gol sekaligus pada menit ke-20, 38, 50, dan menit 66. Marco Simic merayakan gol pembuka kemenangannya dengan selebrasi unik. 

Dia menempatkan dua tangan yang direntangkan di bawah telinga, sembari menjulurkan lidah. 

3. Frets Butuan (Persib Bandung)

Gelandang serang Persib Bandung, Frets Butuan. (Bola.com/Erwin Snaz)

Penyerang Persib Bandung, Frets Butuan, menjadi penutup kemenangan 3-0 atas Arema FC pada laga tunda pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019).

Frets Butuan mencetak gol pada menit ke-39. Pemain bernomor punggung 21 itu merayakan golnya dengan memeragakan hormat. Maklum, Frets merupakan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

4. Ilija Spasojevic (Bali United)

Selebrasi striker Bali United, Ilija Spasojevic, ke gawang Arema di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar (24/8/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Striker Bali United, Ilija Spasojevic, menyumbangkan dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Badak Lampung FC di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (22/10/2019). Kemenangan tim berjuluk Serdadu Tridatu dibuka oleh Fadhil Sausu pada menit ke-10.

Spasojevic menambah keunggulan pada menit ke-56 dan 63'. Pemain bernomor punggung 9 itu merayakan gol pertamanya dengan juga dengan gaya melakukan hormat.

5. Hari Nur Yulianto (PSIS Semarang)

Striker andalan PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Striker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, merupakan ujung tombak kemenangan 1-0 atas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (18/10/2019). Berkat kerja samanya dengan Bruno Silva, Hari sukses mencetak gol pada injury time babak kedua, yakni pada menit 90+3.

Hari Nur Yulianto lantas melakukan aksi selebrasi sangat unik bersama Bruno Silva. Keduanya saling melompati punggung satu sama lain.

 

6. Bruno Matos (Bhayangkara FC)

Gelandang Bhayangkara FC, Bruno Matos. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pemain Bhayangkara FC, Bruno Oliveire de Matos, mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 atas PSM Makassar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (29/10/2019).

Pemain berdarah Brasil itu merayakan golnya pada menit ke-52 dengan gerakan unik, yakni menari atau bergoyang. Tak butuh waktu lama, Bruno Matos menambah keunggulan pada menit ke-65.

7. Rivaldi Bawuoh, Arema FC

Pemain sayap Arema FC, Rifaldi Bawuoh, melakukan selebrasi dengan goyang lagu berjudul “Entah Apa yang Merasukimu

Pemain Arema FC, Rivaldi Bawuo, melakukan selebrasi menarik dengan memperlihatkan goyangan 'entah apa yang merasukimu' bersama rekannya, Ridwan Tawainella. Selebrasi tersebut saat Singo Edan menekuk PSS Sleman dengan skor 5-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 30 Juli 2019.

Rivaldi Bawuo mencetak dua gol pada menit ke-68 dan 90'.

8. Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya)

Gelandang Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pemain Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay, menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-1 atas Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda pada 20 Agustus 2019. Selepas mencetak gol pada menit ke-44, Osvaldo berselebrasi unik dengan berlari ke bench pemain dan mengambil selembar kertas bertuliskan "Say No To Racism"

Tentu selebrasi Osvaldo Haay memiliki makna mendalam untuk pada suporter di Tanah Air untuk tidak bertidak rasial.

 

9. Kushedya Yudo (PSS Sleman)

Ekspresi pemain PSS Slema, Kushedya Hari Yudo. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Pemain PSS Sleman, Kushedya Yudo, menyumbangkan satu gol ke gawang PSM Makassar do Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 23 Agustus 2019. Gol Yudo bersarang pada menit ke-85. Selepas golnya, Yudo langsung berselebrasi dengan lincah.

Dia berselebrasi dengan gaya seperti bermain kesenian tradisional jathilan. 

10. Jajang Mulyana (Bhayangkara FC)

Bek Bhayangkara FC, Jajang Mulyana. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bhayangkara FC melakukan selebrasi dalam kemenangan 4-1 atas Barito Putra di Stadion Demang Lehman, pada 18 Septermber 2019.

Para pemain Bhayangkara FC kompak melakukan selebrasi unik dan kocak selepas gol Jajan Mulyana pada menit ke-29. Mereka saling berpegangan pinggang dan melakukan goyang itik.