10 Tahun Berdiri, Line Ungkap Kini Layani 200 Juta Pengguna Per Bulan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Line baru saja menutup konferensi tahunan untuk developer dan engineer, Line Developer Day, beberapa hari lalu. Untuk tahun ini, Line Developer menyoroti soal teknologi yang mendukung berjalanannya evolusi perusahaan selama satu dekade pertama.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (14/11/2021), CTO dan Direktur Line, Euivin Park, membahas mengenai inisiatif perusahaan yang dilakukan di masa lalu, sekarang, dan masa depan untuk memecahkan masalah secara dinamis.

Ia membandingkan kondisi Line saat ini dengan saat aplikasi pertama kali rilis 10 tahun lalu. Pada acara Line Developer Day tersebut, Elvin mengungkap, Line sudah bisa menawarkan berbagai layanan pada 200 juta penggunannya setiap bulan.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkap deretan capaian perusahaan hingga sekarang. "Ada 400.000 jumlah permintaan pesan Line yang diterima server per detik," tuturnya menjelaskan.

Hingga saat ini, Line mencatat ada 2,48 juta saluran yang dibuka, seperti Official Account. Sementara itu jumlah data media (seperti gambar dan video) yang dipertukarkan pengguna setiap hari mencapai 11 petabyte.

Untuk diketahui, ada 59 sesi yang diadakan dalam konferensi tahun ini. Beberapa tema yang dibahas mencakup tantangan yang dihadapi dan kemajuan teknologi AI, maching learning, pengetahuan server, sistem operasi iOS/Android, termasuk teknologi mutakhir yang dipakai Line.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

HyperCLOVA

CEO Line AI Company, Shinichiro Isago. (Ist.)
CEO Line AI Company, Shinichiro Isago. (Ist.)

Selain sejumlah capaian Line, CEO Line AI Company, Shinichiro Isago, juga memberikan presentasi mengenai perkembangan teknologi HyperCLOVA, termasuk kemampuan HyperCLOVA Studio.

Isago menunjukkan, teknologi ini dapat menghasilkan kalimat yang halus dan sesuai konteks berdasarkan data yang diterimanya.

Menurutnya, teknologi ini dapat menjadi salah satu opsi e-commerce untuk membuat deskripsi maupun copywriting mengenai produknya pada pelanggan.

Rencananya, perusahaan akan membuka pra-peluncuran bagi pengemban untuk melakukan uji coba dengan memanfaatkan teknologi dalam waktu dekat.

Line Blockchain

Sementara itu, pejabat eksekutif LVC Corporatioin, Yusuke Yoneyama, membahas mengenai informasi terbaru Line Blockchain NFT Market.

Untuk diketahui, sejak Agustus 2020, LVC telah mengoperasikan Line Bitmax Wallet, dompet digital untuk mengelola aset digital, seperti NFT yang diterbitkan di Line Blockchain.

Menurut Yusuke, pada Juni 2021, Line memperkenalkan Line Blockchain NFT Market bet yang memungkinkan perdagangan NFT dalam Line Bitmax Wallet untuk memperluas ekonomi token Line dan ekosistem blockchain.

Line juga telah mendistribusikan koleks Line Friends NFT pada pengguna yang berpartisipasi dalam acara kuis yang diadakan di platform Line de Oubo.

Yusuke menuturkan, ada lebih dari 170.000 Line Friends NFT yang didistribusikan untuk pengguna di Jepang, dan lebih dari 80 persen pengguna itu belum pernah memiliki aset blockchain.

(Dam/Ysl)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel