10 Tanda Hamil Anggur yang Perlu Diwaspadai, Muncul Bercak Darah

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Ada beberapa tanda hamil anggur yang bisa dijadikan bentuk kewaspadaan agar penanganan terlambat tidak terjadi. Kecurigaan hamil anggur pada seorang wanita, muncul ketika ada tanda dan ciri-ciri kehamilan yang berlebihan.

Meski dikenal sebagai kasus yang jarang terjadi, tanda hamil anggur tidak boleh disepelekan. Tanda hamil anggur membuat sel-sel abnormal membentuk kista yang mirip anggur putih di dalam rahim. Kondisi seperti ini sudah pasti terasa menyakitkan bagi wanita yang mengalami.

Kehamilan anggur bisa terjadi karena ada ketidakseimbangan kromosom. Pada hamil anggur lengkap, kromosom sel telur ibu hilang dan kromosom ayah digandakan. Namun hamil anggur tidak lengkap, kromosom ibu tetap dan kromosom ayah ada dua set.

Bila diamati sekilas, tanda hamil anggur trimester pertama mirip dengan masa menstruasi dan implantasi. Memunculkan bercak darah tetapi ada bedanya, yakni darah keluar membentuk benjolan anggur. Selain bercak, masih ada banyak tanda hamil anggur yang perlu dipelajari.

Berikut Liputan6.com ulas tanda hamil anggur yang perlu diwaspadai dari berbagai sumber, Jumat (22/1/2021).

Tanda Hamil Anggur

Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/@freestocks)
Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/@freestocks)

Perut Lebih Besar

Perut seorang wanita yang menjadi lebih besar dari biasanya dan mengalami telat datang bulan, bisa menjadi tanda hamil anggur. Selain menjadi lebih besar, gejala lain yang menyertai ada mual dan muntah yang berlebihan dan hormon kehamilan yang tinggi.

Perut yang lebih besar dari usia kehamilan terjadi karena rahim mengalami abnormal. Ukuran perutnya benar-benar menjadi lebih besar dari wanita dengan kehamilan yang normal.

Proses ini terjadi sangat cepat dibandingkan dengan pembesaran perut pada umumnya yang terjadi di trimester pertama. Ketika mengalami tanda hamil anggur seperti ini, segera lakukan pemeriksaan agar segera mendapat penanganan.

Mual dan Muntah

Mual dan muntah merupakan salah satu tanda hamil anggur. Rata-rata mual di pagi hari dimulai pada minggu keempat dan keenam kehamilan. Morning sickness memengaruhi sekitar 80 persen dari semua wanita hamil.

Mual dan muntah menurut para ahli adalah tanda kehamilan yang sehat. Menandakan ada janin yang sedang berkembang. Berbeda ketika kondisi mual dan muntah yang terjadi sangat berlebih dan parah.

Kondisi semacam ini dapat mengindikasikan tanda hamil anggur. Apalagi kalau ibu sampai lemas dan tidak berdaya. Pemeriksaan ke dokter kandungan sangat perlu dilakukan ketika terjadi hal yang demikian.

Tanda Hamil Anggur

Ilustrasi hamil anggur. (Unsplash.com/Camylla)
Ilustrasi hamil anggur. (Unsplash.com/Camylla)

Muncul Kista

Banyak wanita tidak menyadari bahwa kista bisa muncul kapan saja dan bisa dikenali. Terutama bagi wanita yang mengalami tanda hamil anggur. Kista bisa dirasakan saat vagina diraba.

Ketika meraba vagina, benjolan seperti kista yang menyerupai anggur biasanya akan dirasakan. Saat hal ini dirasakan, segera konsultasikan dengan dokter kandungan agar bisa segera ditangani dengan tepat.

Kista adalah suatu benjolan yang berisi cairan kental. Dalam istilah medis, adanya benjolan biasa disebut dengan tumor. Saat diraba, benjolan ini akan terasa seperti balon terisi cairan.

Kista yang berada di dalam ovarium seperti tanda hamil anggur, akan memberikan gejala siklus haid tidak teratur, nyeri di daerah panggul dan keluhan sering merasakan nyeri saat buang air kecil jika ukuran kista semakin membesar.

Janin Kosong

Hamil anggur pada dasarnya membuat kondisi tubuh seorang wanita seperti sedang hamil biasa. Namun yang bertumbuh di dalam rahim bukanlah janin sehat, melainkan jaringan seperti anggur yang abnormal.

Tanda hamil anggur akan menunjukkan janin kosong atau tidak berkembang. Janin kosong yang dimaksud tidak memiliki detak jantung dan tidak bergerak sama sekali.

Istilahnya adalah blighted ovum atau kehamilan kosong. Biasanya terjadi pada sel telur yang telah dibuahi dan berimplantasi di dalam rahim, tetapi tidak berkembang menjadi embrio.

Tanda Hamil Anggur

Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/cottonbro)
Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/cottonbro)

Hipertiroidisme

Kelenjar tiroid pada umumnya berada di leher, bagian depan tengah, memiliki bentuk, dan ukuran serupa dengan kupu-kupu. Kelenjar tersebut menghasilkan hormon tiroid yang berfungsi untuk mengatur pertumbuhan dan metabolisme tubuh.

Pada saat tanda hamil anggur terjadi, hormon tiroid tidak diproduksi dengan benar. Justru produksi hormon tiroid sangat berlebihan dan membahayakan.

Hormon tiroid yang banyak menghasilkan banyak hormon tiroksin, yang malah bisa menyebabkan penurunan berat badan dan peningkatan nafsu makan.

Bercak Darah

Tanda hamil anggur yang kerap disepelekan adalah keluarnya bercak darah mirip implantasi dan haid. Cairan yang keluar memiliki warna lebih gelap.

Pada masa awal kehamilan, berwarna merah cokelat sampai dengan merah terang. Bercak darah tanda hamil anggur adalah disertai benjolan seperti buah anggur dari vagina.

Adanya perdarahan atau flek, sangat mirip dengan wanita yang mengalami keguguran, sehingga sering kali dikira sebagai keguguran. Meski sebenarnya, perdarahan dapat muncul keluar atau terjadi di dalam rongga perut saja.

Tanda hamil anggur dapat muncul cairan dari vagina yang kental atau cair dan dapat berwarna kecokelatan karena bercampur dengan darah. Pada perdarahan yang berat, dapat terjadi anemia.

Tanda Hamil Anggur

Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/Yunalya)
Ilustrasi hamil anggur. (Pexels.com/Yunalya)

HCG Tinggi

Biasanya setelah implantasi selesai, tubuh akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini membantu tubuh menjaga kehamilan. Hormon ini juga memberitahu ovarium untuk berhenti mengeluarkan telur matang setiap bulan.

Tanda hamil anggur membuat produksi hormon hCG justru tidak wajar. Jumlahnya menjadi lebih banyak dari biasanya. Bila dokter mencurigai diagnosis ke arah hamil anggur, dapat dilakukan pemeriksaan penunjang tertentu seperti ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan hormon beta-human chorionic gonadotropin (b-HCG) dalam darah.

Hasil USG pada hamil anggur lengkap dapat menunjukkan tidak adanya janin, tidak adanya cairan ketuban, plasenta tebal disertai kista yang memenuhi rahim, serta kista ovarium.

Preeklamsia Dini

Umumnya kondisi tekanan darah tinggi atau preeklamsia terjadi pada usia kehamilan 20 minggu. Berbeda dengan tanda hamil anggur yang membuatnya lebih cepat terjadi. Biasanya tekanan darah naik justru di awal masa kehamilan.

Para peneliti di the Mayo Clinic berhasil menemukan cara mendeteksi gangguan kehamilan preeklamsia dilihat dari adanya sel ginjal, podocytes, pada air seni atau urin sebelum gejala gangguan ini muncul baik diawal maupun di akhir kehamilan.

Dilansir oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya, data preeklamsia dan eklamsia tahun 2011 se Jawa Timur mencapai 114 kejadian per 110.000 kehamilan. Hal ini menjadikan pendeteksian preklamsia pada urin yang mengandung sel ginjal podocytes sangatlah penting bagi ibu.

Tanda Hamil Anggur

Ilustrasi hamil anggur. (Freepik.com)
Ilustrasi hamil anggur. (Freepik.com)

Nyeri Panggul

Jika terjadi perdarahan di dalam rongga perut, maka kondisi perut dengan nyeri berat dapat terjadi. Pada beberapa wanita, kram dan nyeri pada daerah panggul menjadi sangat mungkin terjadi.

Tanda hamil anggur juga menunjukkan gejala serupa. Ada nyeri panggul yang sangat parah pada masa awal kehamilan. Akan ada tekanan yang berlebihan dan sampai mengganggu aktivitas keseharian.

Umumnya kasus hamil anggur akan mengalami keguguran spontan, tetapi beberapa kondisi tidak demikian. Ketika tidak terjadi spontan, pemberian obat untuk pelepasan kehamilan perlu dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan dilatasi dan kuretase.

Sesak Napas

Ketika hamil anggur yang terjadi tergolong ganas, maka tanda hamil anggur dapat disertai gejala sesak napas, batuk atau batuk berdarah yang terjadi karena sel ganas telah menyebar ke paru-paru dan menyebabkan gangguan pada paru-paru.

Penanganan hamil anggur seharusnya dilakukan dengan mengangkat jaringan yang abnormal. Tentu saja bukan seperti pengangkatan janin yang sehat pada kondisi keguguran.

Dilansir dari Mayo Clinic, setelah prosedur pada kehamilan anggur dilakukan, biasanya dokter merekomendasikan menunda kehamilan selama enam bulan hingga satu tahun untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.